Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Diduga Kawasan Magrove Berdekatan Wisata Magrove Dan Budidaya Magrove Di Jadikan Kebun Sawit, Diminta APH Kroscek Lokasi Tersebut, Terbukti Proses, Penjarakan.

badge-check

Tolbar – Pada Rabu 07 Juli 2024, Kepada media ini beberapa sumber yang enggan di publikasikan namanya menjelaskan, yang mana terkait lokasi yang di bongkar (kerjakan) oleh salah satu warga Desa Kamewangi insial (DT) guna kebun sawit atas dasar kepemilikan salah satu pengusaha di Banggai, oleh sebab itu diharapka aparat penegak hukum (APH) turun kroscek guna memastikan dan apa bila terbukti diharapkan proses sesuai prosedur yang berlaku terbukti penjarakan, karena dapat mengancam kepunahan ekosistim Magrove di Toili Barat,”harapnya.

Adapun lokasi dimaksud terletak di Desa Pandan Wangi Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai, persis berhimpitan dengan lokasi budidaya Magrove dan lokasi wisata mangrove, sehingga pihak aparat penegak hukum (APH) di Banggai turun pengecekan agar dapat di ketahui kebenarannya, karena ini demi menyelamatkan ekosistem mangrove yang terancam punah,”pintanya.

Diduga Kawasan Magrove Berdekatan Wisata Magrove Dan Budidaya Magrove Di Jadikan Kebun Sawit, Diminta APH Kroscek Lokasi Tersebut, Terbukti Proses, Penjarakan.

Bahkan berdasarkan keterangan Kepala Desa (Kades) Pandan Wangi kepada media ini beberapa waktu lalu, melalui telepon Was,ap dengan nomor 08xxxxxxxxx mengungkapkan, yang mana terkait lokasi di maksud adalah kawasan mangrove, dengan luasan kurang lebih 9 HK, sehingga pihaknya sudah memperingati secara lisan kepada oknum masyarakat yang melakukan aktifitas di lokasi tersebut namun tidak di indahkan,”jelasnya.

Selanjutnya, awak media ini menghubungi salah satu orang kepercayaan pemilik lokasi Magrove yang sudah di tanami pohon sawit, dengan nomor 08xxxxxxxx, dengan jawaban oh begitu pak, ia nanti saya mau sampaikan juga sama pemiliknya,”tulisnya.

Dengan adanya peristiwa ini, diharapkan agar aparat penegak hukum (APH) segera mengambil langkah guna mencegah punahnya ekosistim Magrove yang ada di Kecamatan Toili Barat,”pungkasnya.

Sampai berita ini tayang beberapa pihak terkait belum bisa di konfirmasi.

(Bersambung….!)
LP. Red/tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Madas Nusantara Bentuk Jatim Watch, Perkuat Pengawasan Tata Kelola Pemerintahan di Jawa Timur

16 Januari 2026 - 21:22 WIB

Madas Nusantara Bentuk Jatim Watch, Perkuat Pengawasan Tata Kelola Pemerintahan di Jawa Timur

Ruang Publik atau Area Dagang? PKL Menetap di Taman Maramis Tanpa Penertiban

16 Januari 2026 - 20:52 WIB

Ruang Publik atau Area Dagang? PKL Menetap di Taman Maramis Tanpa Penertiban

Polisi Amankan 11 Paket Sabu Milik Seorang Buruh di Luwuk Selatan

16 Januari 2026 - 15:34 WIB

Polisi Amankan 11 Paket Sabu Milik Seorang Buruh di Luwuk Selatan

Dikejar Linmas Antar Desa, Terduga Pelaku Pencurian Motor Diamankan di Sapikerep Sukapura 

16 Januari 2026 - 12:19 WIB

Dikejar Linmas Antar Desa, Terduga Pelaku Pencurian Motor Diamankan di Sapikerep Sukapura 

Masuk Lewat Pintu Belakang, Pelaku Pencurian Rumah di Lumajang Dibekuk Polisi

16 Januari 2026 - 11:38 WIB

Masuk Lewat Pintu Belakang, Pelaku Pencurian Rumah di Lumajang Dibekuk Polisi
Trending di Hukum dan Kriminal