Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Kabar Viral

Madas Nusantara Bentuk Jatim Watch, Perkuat Pengawasan Tata Kelola Pemerintahan di Jawa Timur

badge-check


Madas Nusantara Bentuk Jatim Watch, Perkuat Pengawasan Tata Kelola Pemerintahan di Jawa Timur Perbesar

SURABAYA, Patrolihukum.net – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Madas Nusantara Jawa Timur menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan pembentukan Jatim Watch Madas Nusantara, sebuah lembaga sayap resmi yang difokuskan pada penguatan pengawasan terhadap tata kelola pemerintahan dan potensi penyalahgunaan wewenang di Jawa Timur.

Pembentukan Jatim Watch Madas Nusantara merupakan tindak lanjut atas instruksi langsung Ketua Umum Madas Nusantara, KRH. HM. Jusuf Rizal, SH, sebagai bagian dari strategi organisasi dalam memperkuat peran kontrol sosial dan partisipasi publik dalam mendorong pemerintahan yang bersih dan transparan.

Madas Nusantara Bentuk Jatim Watch, Perkuat Pengawasan Tata Kelola Pemerintahan di Jawa Timur

Sebagai lembaga sayap, Jatim Watch Madas Nusantara dirancang untuk bekerja secara terstruktur dan berbasis data, dengan lingkup kerja meliputi pengawasan kebijakan publik, monitoring penggunaan anggaran, investigasi laporan masyarakat, serta advokasi terhadap isu-isu tata kelola pemerintahan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Ketua Umum Madas Nusantara, Jusuf Rizal, menegaskan bahwa pembentukan lembaga sayap tersebut merupakan respons atas meningkatnya kebutuhan pengawasan publik yang sistematis dan profesional.

“Jatim Watch Madas Nusantara dibentuk untuk memperluas fungsi kontrol rakyat. Lembaga ini harus bergerak cepat, objektif, dan berbasis fakta dalam mengawal integritas pejabat daerah serta transparansi pengelolaan anggaran. Prinsip good and clean governance harus diwujudkan dalam praktik nyata, bukan sekadar slogan,” ujar Jusuf Rizal dalam rapat koordinasi tersebut.

Instruksi strategis tersebut segera ditindaklanjuti DPW Madas Nusantara Jawa Timur di bawah kepemimpinan H. Romlan, dengan menyiapkan kerangka organisasi, struktur operasional, serta pembentukan divisi-divisi fungsional, termasuk investigasi, pengaduan masyarakat, dan analisis kebijakan publik.

Menurut Romlan, kehadiran Jatim Watch Madas Nusantara diharapkan dapat menjadi kanal resmi partisipasi masyarakat dalam menyampaikan laporan dugaan penyimpangan birokrasi, sekaligus menjadi mitra kritis pemerintah daerah.

“Sebagai lembaga sayap resmi Madas Nusantara, Jatim Watch akan menjadi garda depan pengawasan publik di Jawa Timur. Kami siap menerima laporan masyarakat, melakukan verifikasi lapangan, serta menyusun rekomendasi yang akan disampaikan kepada instansi berwenang apabila ditemukan indikasi pelanggaran,” kata Romlan.

Dalam rapat koordinasi tersebut, DPP dan DPW juga membahas sejumlah aspek teknis, mulai dari penyusunan standar operasional prosedur (SOP), mekanisme penerimaan dan pengelolaan laporan masyarakat, metode pengumpulan serta validasi data investigasi, hingga strategi publikasi temuan yang tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan pada hukum.

Pengurus Madas Nusantara menegaskan bahwa seluruh kerja Jatim Watch akan dijalankan secara independen, transparan, dan akuntabel, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta menghormati kewenangan aparat penegak hukum dan lembaga negara terkait.

Dengan dukungan jejaring aktivis pengawasan, masyarakat sipil, serta media di berbagai daerah di Jawa Timur, Jatim Watch Madas Nusantara diharapkan dapat memperkuat ekosistem pengawasan publik yang konstruktif dan bertanggung jawab.

Peluncuran resmi Jatim Watch Madas Nusantara direncanakan akan diumumkan dalam waktu dekat melalui konferensi pers, sebagai penanda dimulainya peran aktif lembaga sayap tersebut dalam mengawal integritas dan transparansi pemerintahan daerah di Jawa Timur. (Bambang/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Makanan MBG Diduga Berulat dan Telur Busuk, Program Gizi di Probolinggo Tuai Sorotan

16 Februari 2026 - 17:43 WIB

Makanan MBG Diduga Berulat dan Telur Busuk, Program Gizi di Probolinggo Tuai Sorotan

Badrus Seman: Penguatan LBH Jadi Kunci Perlindungan Hak Konstitusional Warga

16 Februari 2026 - 15:51 WIB

Badrus Seman: Penguatan LBH Jadi Kunci Perlindungan Hak Konstitusional Warga

Wujud Implementasi SAE Kesehatan, LKNU Kota Kraksaan Gelar Baksos Harlah ke-103 NU

16 Februari 2026 - 14:09 WIB

Wujud Implementasi SAE Kesehatan, LKNU Kota Kraksaan Gelar Baksos Harlah ke-103 NU

Dugaan Pelanggaran ITE, Warga Wonokerso Berinisial SS Resmi Dilaporkan ke Polisi

16 Februari 2026 - 12:52 WIB

Dugaan Pelanggaran ITE, Warga Wonokerso Berinisial SS Resmi Dilaporkan ke Polisi

Skandal KDMP di Kabupaten Kediri: Program Desa Diduga Berdiri di Atas Lahan Terlarang, Hukum Dilanggar Terang-Terangan

16 Februari 2026 - 12:33 WIB

Skandal KDMP di Kabupaten Kediri: Program Desa Diduga Berdiri di Atas Lahan Terlarang, Hukum Dilanggar Terang-Terangan
Trending di Opini