Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Aksi demo di lakukan oleh aktifis Tosan bentuk protes pemerintah

badge-check

Patrolihukum.Net.//.-Lumajang- Tosan mengatasnamakan Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Lingkungan (FKMPL), membakar ban di badan jalan JLS (Jalur Lintas Selatan) masuk Desa Selok Awar – Awar Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, Rabu (26/2/2025) siang.

Aksi tersebut nekad dilakukan, sebagai bentuk protes.

Aksi demo di lakukan oleh aktifis Tosan bentuk protes pemerintah

Menurutnya, aktivitas tambang yang diduga menyalahi aturan (ilegal), dibiarkan tak ada tindakan nyata dari pemangku kewenangan.

Tosan merupakan salahsatu korban peristiwa ‘Salim Kancil’ tahun 2015 silam, hingga kini kokoh, kontra terhadap aktivitas tambang pasir yang dianggap ilegal.

“Jalur yang tempat saya aksi tadi pertemuan dari jalur armada angkutan pasir dari dua lokasi, jadi di tengah. Supaya saya tidak dikira memihak salahsatunya,” ucap Tosan.

Sempat terjadi adu mulut dengan pengemudi angkutan pasir.

Memaksa menerobos namun dipaksa berhenti.

Namun terus melebar, lantaran diredam polisi.

Merunut sebelumnya, Tosan melapor/bersurat (ke Polres Lumajang, DPRD Lumajang dan Kejaksaan Lumajang) pada 21 Januari 2025.

Diterangkan di dua kawasan diantaranya Desa Pandanwangi (Tempeh) dan Desa Bago (Pasirian) ada aktivitas tambang pasir, menurutnya menabrak aturan (menggunakan mesin sedot).

Juga menggunakan alat berat dan keluar dari titik koordinat.

Merasa tak direspon, lantas pada bulan berikutnya Tosan berkirim keranda ke Polres Lumajang, sebagai bentuk kekecewaan.

Hingga diwaktu berikutnya Tosan bersama rekannya beraudensi ke Direskrimsus Polda Jatim pada pertengahan Februari 2025.

“Hingga saat ini tidak ada respon. Saya pernah bilang, kalau tidak ada tindakan maka saya sendiri yang akan nutup,” ujarnya.

Persiapan bersurat ke Propam Polda Jatim ditegaskan Tosan telah dilakukan. “Besok atau lusa, surat ke Propam akan saya kirim. Saya anggap ini pembiaran,” ulasnya.

Selang sekira satu jam lamanya, aksi tersebut bubar. Jalur macet semula sempat terjadi, akhirnya kembali seperti sedia kala.

Penulis : Supriyono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Madas Nusantara Bentuk Jatim Watch, Perkuat Pengawasan Tata Kelola Pemerintahan di Jawa Timur

16 Januari 2026 - 21:22 WIB

Madas Nusantara Bentuk Jatim Watch, Perkuat Pengawasan Tata Kelola Pemerintahan di Jawa Timur

Ruang Publik atau Area Dagang? PKL Menetap di Taman Maramis Tanpa Penertiban

16 Januari 2026 - 20:52 WIB

Ruang Publik atau Area Dagang? PKL Menetap di Taman Maramis Tanpa Penertiban

Polisi Amankan 11 Paket Sabu Milik Seorang Buruh di Luwuk Selatan

16 Januari 2026 - 15:34 WIB

Polisi Amankan 11 Paket Sabu Milik Seorang Buruh di Luwuk Selatan

Dikejar Linmas Antar Desa, Terduga Pelaku Pencurian Motor Diamankan di Sapikerep Sukapura 

16 Januari 2026 - 12:19 WIB

Dikejar Linmas Antar Desa, Terduga Pelaku Pencurian Motor Diamankan di Sapikerep Sukapura 

Masuk Lewat Pintu Belakang, Pelaku Pencurian Rumah di Lumajang Dibekuk Polisi

16 Januari 2026 - 11:38 WIB

Masuk Lewat Pintu Belakang, Pelaku Pencurian Rumah di Lumajang Dibekuk Polisi
Trending di Hukum dan Kriminal