Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Daerah

Harga Pangan (Beras) Di Banggai Turun, Baca Disini !!

badge-check

 

 

Harga Pangan (Beras) Di Banggai Turun, Baca Disini !!

Banggai – Pada Kamis 29 Februari 2024, Salah satu sumber yang dapat di percaya kepada media dan enggan di publikasikan namanya menjelaskan, yang mana harga bahan pangan berupa beras di Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, harga beras turun.

Sehingga diharapkan pemerintah Kabupaten Banggai dan para pihak terkait agar selalu mengkontrol harga pangan berupa beras yang ada di Banggai tetap stabil bahkan kalau bisa pemerintah mensiasati supaya bisa turun lagi harganya dari yang saat ini,”ucapnya.

Lanjut, Masih dari sumber yang dapat di percaya yang mana bahwa perkembangan harga Bahan pangan/Stok Beras jumat tanggal 23 Februari 2024 Di Gudang Bulog Kab. Banggai dengan rincian sebagai berikut :

a. Harga Beras Impor

– Beras Vietnam :
• Harga Pembelian Rp. 9.950/kg
• Harga Penjualan Rp. 10.900/kg

– Beras Thailand :
• Harga Pembelian Rp. 9.950/kg
• Harga Penjualan Rp. 10.900/kg

b. Stok Beras Impor :
*Beras Vietnam*
– Gudang Bulog Keraton :
• 5kg : –
• 10kg : Nihil
• 50kg : –
– Gudang Bulog Jaya Kencana :
• 5kg : –
• 10kg : 150,120.00
• 50kg : 500,129.50

*Beras Thailand*
– Gudang Bulog Keraton :
• 5kg : 100,000.00
• 10kg : –
• 50kg : 336,276.60
– Gudang Bulog Jaya Kencana :
• 5kg : –
• 10kg : –
• 50kg : 600,000.00

Selanjutnya, Berdasarkan keterangan sumber yang dapat di percaya, dimana beras Lokal Tidak masuk ke Perum Bulog dikarenakan dari Produksi atau Penggilingan padi Beras Lokal melihat dari harga beli dan jual dari Perum Bulog sangatlah Rendah, maka dari itu dari Produksi atau Penggilingan padi Beras Lokal Menjualnya Ke Pasar Tradisional dengan harga cukup berfariasi lebih tinggi dari harga beli atau jual dari pihak Perum Bulog.

Dalam hal ini berdasarkan harga jual dan beli di pasaran melonjak tinggi dikarenakan belum pada masa bulan Pemanenan padi dari Petani sehingga pihak Produksi atau penggilingan padi Beras lokal yang mempunyai stok beras menjualnya ke pasar tradisional dengan harga jual di atas harga Perum Bulog yang sudah di tetapkan oleh pemerintah,”ucapnya.

Oleh sebab itu diharapkan agar pemerintah tetap menjaga stabilnya harga pangan tersebut menjelang bulan puasa mendatang.

Sampai berita ini tayang beberapa pihak terkait belum bisa dikonfirmasi.

LP. Red/tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rumah Nyaris Roboh di Jorongan Terungkap, Ketua AWPR Sentil Keras Slogan “Probolinggo SAE”

3 Mei 2026 - 13:50 WIB

Rumah Nyaris Roboh di Jorongan Terungkap, Ketua AWPR Sentil Keras Slogan “Probolinggo SAE”

Refleksi Hari Pers Sedunia 2026, Meneguhkan Independensi dan Marwah Jurnalisme Investigasi

3 Mei 2026 - 12:47 WIB

Refleksi Hari Pers Sedunia 2026, Meneguhkan Independensi dan Marwah Jurnalisme Investigasi

Ketua Umum PRIMA Kecam Aksi Premanisme di Toili, Desak Polres Banggai Segera Tangkap Pelaku Pengancaman

3 Mei 2026 - 12:08 WIB

Ketua Umum PRIMA Kecam Aksi Premanisme di Toili, Desak Polres Banggai Segera Tangkap Pelaku Pengancaman

Dugaan Pengancaman Sajam Teror Warga Dongin, Polsek Toili Terima Laporan Resmi ​

3 Mei 2026 - 12:06 WIB

Dugaan Pengancaman Sajam Teror Warga Dongin, Polsek Toili Terima Laporan Resmi ​

Roby. Tangkap Dan Penjarakan Para Pelaku Premanisme, Serta Proses Pelanggaran Izin Bukan Perbaikan Izin, Merugikan Negara.

3 Mei 2026 - 08:27 WIB

Roby. Tangkap Dan Penjarakan Para Pelaku Premanisme, Serta Proses Pelanggaran Izin Bukan Perbaikan Izin, Merugikan Negara.
Trending di Berita