LUMAJANG, Patrolihukum.net – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Lumajang terus mengusut kasus pembunuhan yang menewaskan seorang pria bernama Wahyudi (32), warga Dusun Jatian, Desa Tegalrandu, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang. Peristiwa berdarah yang terjadi pada Selasa (14/7) dini hari itu diduga dipicu persoalan yang mengarah pada aksi carok.
Meski demikian, kepolisian menegaskan motif tersebut masih merupakan dugaan awal berdasarkan hasil penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP). Penyidik masih mengumpulkan alat bukti, memeriksa sejumlah saksi, serta menunggu hasil autopsi untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti kematian korban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika korban bersama istrinya sedang beristirahat di dalam rumah. Tak lama kemudian, dua orang pria datang dan memanggil korban.
Salah seorang tamu tersebut kemudian masuk ke dalam rumah hingga korban keluar dari kamar untuk menemui mereka. Sesaat setelah bertemu, diduga terjadi percekcokan yang berujung pada penyerangan menggunakan senjata tajam jenis celurit.
Korban mengalami sejumlah luka bacok serius di beberapa bagian tubuh. Meski sempat berusaha menyelamatkan diri, korban akhirnya terjatuh di lorong rumah dan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.
Seorang saksi yang berada di lokasi disebut sempat berupaya meminta pertolongan warga dan mencoba melerai kejadian tersebut. Namun, upaya itu tidak berhasil menghentikan aksi kekerasan yang berlangsung dalam waktu singkat.
Sementara itu, istri korban diketahui baru terbangun setelah mendengar keributan di dalam rumah. Ia mendapati suaminya telah mengalami luka parah dan bersimbah darah, sehingga langsung mengalami syok.
Kepala Desa Tegalrandu, Sadi, mengatakan pihak pemerintah desa segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian setelah menerima laporan dari kepala dusun mengenai kejadian tersebut.
Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, memasang garis polisi, mengamankan sejumlah barang bukti, serta mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Haryoto Lumajang guna dilakukan autopsi.
Kanit Pidum Satreskrim Polres Lumajang, Ipda Yanuar Ishaq, membenarkan bahwa penyidik masih mendalami dugaan motif di balik pembunuhan tersebut.
“Kami sudah melakukan olah TKP. Dugaan sementara mengarah pada persoalan carok. Saat ini penyelidikan masih terus dilakukan dan kami menunggu hasil autopsi untuk melengkapi proses penyidikan,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih memburu pelaku yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan pelaku agar segera melaporkannya kepada aparat penegak hukum.
Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Kepolisian mengingatkan masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai motif maupun identitas pelaku sebelum ada keterangan resmi dari penyidik.
(Edi D/Bbg)













1 Komentar