Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Warga Sekotong Barat Keluhkan Kurangnya Respons Dinas Kesehatan terhadap Kasus DBD

badge-check

Lombok Barat, 24 Februari 2025 – Warga Desa Sekotong Barat, Kabupaten Lombok Barat, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kurangnya perhatian Dinas Kesehatan setempat dalam menangani kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terus meningkat di wilayah mereka. Keluhan tersebut disampaikan oleh seorang warga bernama Sahnil melalui grup WhatsApp Membangun Lombok Barat pada Sabtu (24/2/2025), yang kemudian mendapat respons positif serta dukungan dari netizen.

Menurut Sahnil, dalam beberapa bulan terakhir, Desa Sekotong Barat, khususnya Dusun Batu Kijuk, mengalami lonjakan kasus DBD. Namun, hingga saat ini, tidak ada tindakan nyata dari Dinas Kesehatan Lombok Barat, seperti fogging atau upaya pencegahan lainnya.

Warga Sekotong Barat Keluhkan Kurangnya Respons Dinas Kesehatan terhadap Kasus DBD

“Dalam beberapa bulan terakhir, sudah ada beberapa warga yang terkena DBD, terutama di Dusun Batu Kijuk. Sayangnya, kami belum melihat adanya petugas dari Dinas Kesehatan yang datang untuk melakukan monitoring atau penanganan kasus ini,” ujar Sahnil dalam pernyataannya.

Lebih lanjut, warga setempat melaporkan bahwa setidaknya tujuh orang telah terjangkit DBD dalam beberapa minggu terakhir. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran yang semakin besar di kalangan masyarakat, mengingat DBD merupakan penyakit yang dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

Warga meminta agar Dinas Kesehatan segera turun tangan untuk melakukan tindakan preventif, seperti fogging dan penyuluhan terkait pencegahan DBD. Mereka berharap pemerintah daerah lebih proaktif dalam menangani permasalahan kesehatan masyarakat, terutama dalam menghadapi potensi wabah penyakit menular.

Hingga berita ini dimuat, pihak Dinas Kesehatan Lombok Barat belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan warga ini. Masyarakat berharap ada langkah konkret dari pihak berwenang untuk menekan penyebaran DBD sebelum kasus semakin bertambah.

(ms/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dandim 1505/Tidore Hadiri Aksi Sosial Kogabwilhan III Peduli Masyarakat Pulau Maitara

17 Januari 2026 - 13:59 WIB

Dandim 1505/Tidore Hadiri Aksi Sosial Kogabwilhan III Peduli Masyarakat Pulau Maitara

Viral Jenazah Dibawa Naik Motor, Warga Uematopa Hadapi Jalan Rusak dan Keterbatasan Ambulans

17 Januari 2026 - 12:20 WIB

Viral Jenazah Dibawa Naik Motor, Warga Uematopa Hadapi Jalan Rusak dan Keterbatasan Ambulans

KKPRI Prastiwi Probolinggo Gelar RAT 2025, Pengurus Akui Target SHU Belum Tercapai

17 Januari 2026 - 08:19 WIB

KKPRI Prastiwi Probolinggo Gelar RAT 2025, Pengurus Akui Target SHU Belum Tercapai

Madas Nusantara Bentuk Jatim Watch, Perkuat Pengawasan Tata Kelola Pemerintahan di Jawa Timur

16 Januari 2026 - 21:22 WIB

Madas Nusantara Bentuk Jatim Watch, Perkuat Pengawasan Tata Kelola Pemerintahan di Jawa Timur

Ruang Publik atau Area Dagang? PKL Menetap di Taman Maramis Tanpa Penertiban

16 Januari 2026 - 20:52 WIB

Ruang Publik atau Area Dagang? PKL Menetap di Taman Maramis Tanpa Penertiban
Trending di Kabar Viral