Lombok Barat, 24 Februari 2025 – Warga Desa Sekotong Barat, Kabupaten Lombok Barat, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kurangnya perhatian Dinas Kesehatan setempat dalam menangani kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terus meningkat di wilayah mereka. Keluhan tersebut disampaikan oleh seorang warga bernama Sahnil melalui grup WhatsApp Membangun Lombok Barat pada Sabtu (24/2/2025), yang kemudian mendapat respons positif serta dukungan dari netizen.
Menurut Sahnil, dalam beberapa bulan terakhir, Desa Sekotong Barat, khususnya Dusun Batu Kijuk, mengalami lonjakan kasus DBD. Namun, hingga saat ini, tidak ada tindakan nyata dari Dinas Kesehatan Lombok Barat, seperti fogging atau upaya pencegahan lainnya.

“Dalam beberapa bulan terakhir, sudah ada beberapa warga yang terkena DBD, terutama di Dusun Batu Kijuk. Sayangnya, kami belum melihat adanya petugas dari Dinas Kesehatan yang datang untuk melakukan monitoring atau penanganan kasus ini,” ujar Sahnil dalam pernyataannya.
Lebih lanjut, warga setempat melaporkan bahwa setidaknya tujuh orang telah terjangkit DBD dalam beberapa minggu terakhir. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran yang semakin besar di kalangan masyarakat, mengingat DBD merupakan penyakit yang dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani.
Warga meminta agar Dinas Kesehatan segera turun tangan untuk melakukan tindakan preventif, seperti fogging dan penyuluhan terkait pencegahan DBD. Mereka berharap pemerintah daerah lebih proaktif dalam menangani permasalahan kesehatan masyarakat, terutama dalam menghadapi potensi wabah penyakit menular.
Hingga berita ini dimuat, pihak Dinas Kesehatan Lombok Barat belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan warga ini. Masyarakat berharap ada langkah konkret dari pihak berwenang untuk menekan penyebaran DBD sebelum kasus semakin bertambah.
(ms/**)


























