Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Progres Relokasi Warga Kohod Mulai Terlihat, Sekdes: Sabar dan Jangan Mudah Terprovokasi

badge-check

 

Tangerang,patrolihukum.net –
Pembangunan relokasi warga Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hasil liputan Global Banten com pada Senin, 7 Oktober 2024, penulusuran tempat relokasi dari bidang satu sampai dengan bidang tiga memperlihatkan bahwa proses pembangunan di lokasi relokasi yang terbagi dalam tiga bidang telah memasuki tahap yang lebih lanjut.

Progres Relokasi Warga Kohod Mulai Terlihat, Sekdes: Sabar dan Jangan Mudah Terprovokasi

Bidang satu dan dua yang terletak di Kampung Pintu Air telah disiapkan untuk menampung sekitar 230 kepala keluarga (KK) dengan estimasi luas lahan mencapai 8 hektare. Sementara itu, bidang tiga di Kampung Alar Bangka akan menjadi tempat tinggal baru bagi 180 KK dari Kampung Alar Jiban dan Arteri, dengan luas area sekitar 3-4 hektare.

“Proses penempatan di bidang dua dan tiga, yakni warga Kampung Tanjung Burung dan Alar Jiban, hampir selesai,” ungkap Sekretaris Desa Kohod, Ujang Karta. Ia juga meminta masyarakat untuk bersabar dan terus berdoa agar proses relokasi dapat berjalan lancar sesuai harapan.

Pihak desa, lanjut Ujang, bekerja keras siang dan malam untuk memastikan proses relokasi berjalan sesuai rencana. “Ada yang sedang dalam tahap progres pembangunan, ada pula yang masih dalam proses pengajuan dan penitikan,” jelasnya.

Ujang juga memberikan penjelasan kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang belum melihat progres pembangunan di lahannya. “Bagi warga yang belum melihat progres pembangunan, mohon bersabar. Saat ini, kami tengah melakukan proses pencocokan data untuk dilaporkan ke pihak pengembang. Setelah data tersebut divalidasi, maka pihak pengembang akan melakukan penitikan di lapangan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kohod, Arsin SH, Bin Asip memberikan jaminan bahwa penempatan bagi warga yang terdampak relokasi akan sesuai dengan rencana awal. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Saya berharap uang ganti rugi bangunan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk membangun kembali tempat tinggal yang layak dan bermanfaat bagi keluarga,” tegas Kepala Desa.(S.Bahri / Rom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ruang Publik atau Area Dagang? PKL Menetap di Taman Maramis Tanpa Penertiban

16 Januari 2026 - 20:52 WIB

Ruang Publik atau Area Dagang? PKL Menetap di Taman Maramis Tanpa Penertiban

Polisi Amankan 11 Paket Sabu Milik Seorang Buruh di Luwuk Selatan

16 Januari 2026 - 15:34 WIB

Polisi Amankan 11 Paket Sabu Milik Seorang Buruh di Luwuk Selatan

Dari Pekarangan hingga Ketahanan Pangan, Desa Kertosuko Kembangkan Jadam Sulfur dan Pupuk Organik

16 Januari 2026 - 10:10 WIB

Dari Pekarangan hingga Ketahanan Pangan, Desa Kertosuko Kembangkan Jadam Sulfur dan Pupuk Organik

Ketika Kepala Sekolah Bicara Demi Murid: Kritik MBG dari SDN 03 Sumber Sari Menggema

16 Januari 2026 - 07:32 WIB

Ketika Kepala Sekolah Bicara Demi Murid: Kritik MBG dari SDN 03 Sumber Sari Menggema

Dispensasi Kawin Tak Lagi Sekadar Administrasi, Pemkab Probolinggo Wajibkan Konseling Keluarga melalui PUSPAGA

16 Januari 2026 - 06:13 WIB

Dispensasi Kawin Tak Lagi Sekadar Administrasi, Pemkab Probolinggo Wajibkan Konseling Keluarga melalui PUSPAGA
Trending di Nasional