Tulungagung – Pos Pelayanan Terpadu (Posbindu) di Desa Dono, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, kini menjadi pusat perhatian masyarakat setempat dalam meningkatkan kesehatan secara terpadu. Posbindu ini rutin diadakan tiap satu bulan sekali pada minggu kedua, guna untuk memantau dan mengendalikan faktor risiko penyakit tidak menular, seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung.
Kegiatan yang diadakan di Posbindu ini meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengecekan kadar gula darah, pengukuran tinggi dan berat badan, serta konseling kesehatan. Selain itu, penyuluhan tentang pola hidup sehat dan pentingnya aktivitas fisik juga disampaikan kepada warga, yang sebagian besar adalah lanjut usia. Antusias dari warga pun sangat bersemangat untuk mengikuti kegiatan ini. Peserta posbindu di ikuti kurang lebih sekitar 70 orang.


Warga desa dono mengikuti kegiatan posbindu
Kepala Desa Dono, Priyambodo menyatakan bahwa Posbindu merupakan wujud komitmen desa dalam meningkatkan kualitas kesehatan warga. “Kami ingin semua warga bisa hidup sehat dan sejahtera. Posbindu ini adalah salah satu langkah nyata kami untuk mencegah penyakit-penyakit yang bisa dicegah,” ujarnya.
Para kader kesehatan yang bertugas di Posbindu juga selalu siap memberikan informasi dan pendampingan, memastikan warga mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal. Kehadiran Posbindu ini diharapkan dapat menurunkan angka penyakit tidak menular di Desa Dono dan menjadikan desa ini lebih sehat.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak warga yang berharap agar program Posbindu terus dilakukan secara berkala dan mendapat dukungan lebih dari pemerintah, baik dalam hal fasilitas maupun tenaga kesehatan. (awr)



























