**Jakarta** – Pemerintah Kabupaten Probolinggo turut ambil bagian dalam acara penilaian penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) tahun 2024 di Hotel Grand Mercure Kemayoran Jakarta pada Rabu (26/6/2024). Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi, termasuk Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Probolinggo, Heri Sulistyanto, S.Sos., M.Si, serta sejumlah kepala dinas dan staf terkait.
Dalam sesi tanya jawab dengan juri yang terdiri dari berbagai instansi termasuk Kementerian Perhubungan dan Korps Lalu Lintas Polri, Kabupaten Probolinggo memaparkan berbagai inovasi dalam lima bidang, seperti Lalu Lintas, Angkutan Jalan, Sarana, Prasarana, dan Umum. Pj Sekda Heri Sulistyanto menyatakan komitmen Kabupaten Probolinggo dalam menjaga keselamatan transportasi dan masyarakat, melalui pembangunan palang pintu, uji kir portable, dan inisiatif Lapor Kand4 untuk pelayanan publik yang maksimal.

Pj Sekda Heri juga menyoroti partisipasi aktif Pemerintah Desa Alassapi dalam pembangunan infrastruktur transportasi dengan menggunakan Dana Desa (DD), yang mendukung upaya pengembangan jaringan transportasi hingga ke tingkat desa. Kehadiran mereka menjadi salah satu ciri khas yang unik dalam penilaian ini.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo, Edy Suryanto, juga menyampaikan berbagai inovasi terbaru dalam bidang transportasi seperti Dishub Teramat Sip dan Gus Tampan, yang mendukung upaya keselamatan dan pelayanan transportasi di wilayah tersebut.
Dengan berbagai upaya kolaboratif antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan partisipasi aktif masyarakat desa, Kabupaten Probolinggo optimis dapat meraih penghargaan WTN tahun 2024 ini, setelah sebelumnya berhasil meraihnya pada tahun 2019.
Acara penilaian WTN ini digelar berdasarkan pedoman yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan, sebagai bentuk pengakuan terhadap kinerja dan inovasi dalam pengelolaan transportasi daerah. Kabupaten Probolinggo menjadi salah satu dari 102 Kabupaten/Kota se-Indonesia yang lolos ke tahap pemaparan di Jakarta, menggambarkan komitmen mereka dalam meningkatkan tata kelola transportasi yang baik dan berkesinambungan.
*Dilaporkan oleh Edi D*
- Diminta Pemcam Toili Barat Cabut Rekom Izin Cafe/Resto Reges, Terkait Dugaan Ledis/LC Baku Hantam, Gegara Mabuk.
- DPUPR Kabupaten Probolinggo Gembleng 35 Operator Alat Berat, Perkuat Standar K3 untuk Dukung Infrastruktur Berkualitas
- Rutan Kraksaan dan Lapas Probolinggo Bentuk Karakter CASN Lewat Pembinaan FMD dan Pembaretan




























