Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Opini

TNI Gagalkan Serangan Kelompok Bersenjata Di Tembagapura, Warga Sipil Berhasil Diselamatkan

badge-check


TNI Gagalkan Serangan Kelompok Bersenjata Di Tembagapura, Warga Sipil Berhasil Diselamatkan Perbesar

Mimika, Papua Tengah — Aparat Komando Operasi (Koops) TNI Papua menggagalkan upaya penyerangan yang diduga dilakukan kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (2/3/2026). Insiden bermula saat kelompok bersenjata melakukan aksi penembakan di sekitar permukiman warga sipil yang memicu kepanikan masyarakat. Dalam peristiwa tersebut, seorang warga dilaporkan mengalami luka tembak pada bagian tangan dan kaki.

Menerima laporan dari masyarakat, tim patroli Koops TNI Papua segera bergerak menuju lokasi untuk mengamankan situasi sekaligus mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan perawatan medis. Namun, saat proses pengamanan berlangsung, aparat kembali mendapat serangan tembakan dari kelompok bersenjata. Prajurit TNI kemudian mengambil tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur tetap yang berlaku.

TNI Gagalkan Serangan Kelompok Bersenjata Di Tembagapura, Warga Sipil Berhasil Diselamatkan

Dalam kontak tembak yang terjadi, satu anggota kelompok bersenjata dilaporkan tewas di lokasi kejadian. Selain itu, enam orang lainnya berhasil diamankan dan kini menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh aparat keamanan. Dari lokasi kejadian, aparat turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu pucuk pistol FN, tiga butir munisi kaliber 9 milimeter, satu senapan angin, satu set panah dan busur, serta beberapa barang lainnya yang masih dalam tahap pendataan.

Kepala Penerangan Koops TNI Papua, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, menyampaikan bahwa tindakan aparat merupakan respons cepat untuk melindungi masyarakat dari ancaman keamanan. “Tindakan yang dilakukan prajurit di lapangan merupakan langkah profesional dan sesuai ketentuan hukum dalam rangka menjaga keselamatan warga,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Koops TNI Papua juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi maupun propaganda yang belum dapat dipastikan kebenarannya. TNI, lanjutnya, berkomitmen menjalankan tugas secara profesional, terukur, dan berlandaskan hukum demi menjaga stabilitas keamanan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Koops TNI Papua)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jelang TMMD ke-129, Dandim 1505/Tidore Tekankan Disiplin, Rasa Syukur, dan Jaga Nama Baik TNI

6 Juli 2026 - 12:12 WIB

Jelang TMMD ke-129, Dandim 1505/Tidore Tekankan Disiplin, Rasa Syukur, dan Jaga Nama Baik TNI

Basuki: Jangan Jadikan Petani Tameng dalam Sengketa Kepemilikan Tanah Banjarmlati

4 Juli 2026 - 16:09 WIB

Basuki: Jangan Jadikan Petani Tameng dalam Sengketa Kepemilikan Tanah Banjarmlati

Banyak Salah Kaprah! Praktisi Hukum Dedy Luqman Hakim Jelaskan Beda Wanprestasi dan Penipuan

4 Juli 2026 - 07:23 WIB

Banyak Salah Kaprah! Praktisi Hukum Dedy Luqman Hakim Jelaskan Beda Wanprestasi dan Penipuan

Diduga BUMDES Di Banggai ” Milik Pengurusnya ” Penyertaan Modal DD Terkubur , Langgar UU No.43 Tahun 2021, Proses Terbukti Penjarakan.

3 Juli 2026 - 20:35 WIB

Diduga BUMDES Di Banggai " Milik Pengurusnya " Penyertaan Modal DD Terkubur , Langgar UU No.43 Tahun 2021, Proses Terbukti Penjarakan.

Diduga Tambang Ilegal Sedot Pasir di Lahan Sawah Blitar Terus Beroperasi, Aparat Dinilai Tutup Mata

3 Juli 2026 - 10:54 WIB

Diduga Tambang Ilegal Sedot Pasir di Lahan Sawah Blitar Terus Beroperasi, Aparat Dinilai Tutup Mata
Trending di Opini