Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Kabar Viral

Konfirmasi Soal Pendataan Jadup Belum Dijawab, Kabid RR BPBD Langsa Bungkam Saat Dihubungi Wartawan

badge-check


Konfirmasi Soal Pendataan Jadup Belum Dijawab, Kabid RR BPBD Langsa Bungkam Saat Dihubungi Wartawan Perbesar

Patrolihukum.net // Aceh – Polemik mengenai pendataan penerima bantuan Jaminan Hidup (Jadup) pascabanjir di Gampong Meurandeh Tengah, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, kembali menjadi perhatian publik. Hingga kini, masyarakat yang belum menerima bantuan mengaku masih menunggu kepastian atas usulan data yang sebelumnya telah diajukan kembali oleh pemerintah gampong kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa.

Persoalan tersebut mencuat setelah sebelumnya sejumlah media memberitakan belum terealisasinya penyaluran bantuan Jadup bagi sebagian warga Dusun Bahagia III. Dalam pemberitaan sebelumnya yang terbit pada 3 Juli 2026, warga mempertanyakan kelanjutan pendataan dan realisasi bantuan yang dinilai belum jelas.

Konfirmasi Soal Pendataan Jadup Belum Dijawab, Kabid RR BPBD Langsa Bungkam Saat Dihubungi Wartawan

Salah seorang warga berinisial R mengatakan dirinya mendatangi Kantor Gampong Meurandeh Tengah pada 25 Juni 2026 sekitar pukul 10.37 WIB untuk memperoleh informasi mengenai perkembangan usulan nama-nama warga yang belum menerima bantuan.

Menurut pengakuan R, perangkat desa yang menangani pelayanan masyarakat menyampaikan bahwa data warga yang belum menerima bantuan telah diajukan kembali kepada BPBD Kota Langsa pada April 2026.

“Dari pihak perangkat desa disampaikan kepada saya bahwa data nama-nama warga yang belum mendapatkan bantuan Jadup sudah diajukan kembali ke BPBD Kota Langsa. Saat ini tinggal menunggu hasilnya,” ujar R kepada wartawan.

Berangkat dari informasi tersebut, wartawan kemudian berupaya melakukan konfirmasi kepada BPBD Kota Langsa guna memperoleh penjelasan mengenai status usulan data tersebut.

Konfirmasi disampaikan kepada Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) BPBD Kota Langsa melalui pesan WhatsApp pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 10.39 WIB. Dalam pesan tersebut, wartawan meminta klarifikasi terkait informasi bahwa terdapat usulan susulan data warga Gampong Meurandeh Tengah yang telah diajukan kembali oleh pemerintah desa, termasuk mengenai kabar adanya sekitar 63 nama warga yang menjadi bagian dari pendataan tersebut.

Namun, hingga berita ini disusun, pesan konfirmasi tersebut belum memperoleh tanggapan dari pejabat yang bersangkutan. Tidak adanya jawaban tersebut menjadi perhatian masyarakat yang masih menantikan kepastian mengenai proses verifikasi maupun realisasi bantuan Jadup.

Sementara itu, masyarakat berharap BPBD Kota Langsa dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai perkembangan pendataan, mekanisme verifikasi, maupun alasan apabila proses penyaluran bantuan belum dapat direalisasikan.

Keterbukaan informasi dari instansi terkait dinilai penting agar masyarakat memperoleh kepastian sekaligus menghindari munculnya berbagai spekulasi di tengah publik.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPBD Kota Langsa, khususnya Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi yang telah disampaikan wartawan. Apabila di kemudian hari terdapat penjelasan atau hak jawab dari pihak BPBD Kota Langsa, redaksi akan memuatnya sebagai bagian dari keberimbangan pemberitaan sesuai Kode Etik Jurnalistik.

(Pasukan Ghoib)

📚 Artikel Terkait:

Baca Lainnya

Ketua GWI Desak Oknum Sekdes Sumber Sari Minta Maaf atas Pernyataan yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

7 Juli 2026 - 22:19 WIB

Ketua GWI Desak Oknum Sekdes Sumber Sari Minta Maaf atas Pernyataan yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

Aktivitas Bongkar Muat Barang Diduga Tanpa Dokumen di Bengkalis Jadi Sorotan, Bea Cukai Belum Beri Keterangan

7 Juli 2026 - 21:54 WIB

Aktivitas Bongkar Muat Barang Diduga Tanpa Dokumen di Bengkalis Jadi Sorotan, Bea Cukai Belum Beri Keterangan

Tiktoker Ayuokta dan Wartawan Candra Salurkan Santunan untuk Keluarga Korban Pembunuhan Alas Sumur Kulon

7 Juli 2026 - 21:42 WIB

Tiktoker Ayuokta dan Wartawan Candra Salurkan Santunan untuk Keluarga Korban Pembunuhan Alas Sumur Kulon

Mantan Penyidik KPK Minta Penyidik Telusuri Aliran Dana Kasus Dugaan Korupsi Suplai Batu Bara ke PLTU

7 Juli 2026 - 21:31 WIB

Mantan Penyidik KPK Minta Penyidik Telusuri Aliran Dana Kasus Dugaan Korupsi Suplai Batu Bara ke PLTU

Pemerhati Desak Polres Langsa Transparan Tangani Dugaan Persoalan Perizinan BUMDes Gampong Tengoh

7 Juli 2026 - 21:11 WIB

Pemerhati Desak Polres Langsa Transparan Tangani Dugaan Persoalan Perizinan BUMDes Gampong Tengoh
Trending di Kabar Viral