By Boyko Nikolov
Rusia kini meluncurkan program ambisius untuk memodernisasi pembom strategis Tu-160M “White Swan” sekaligus mempercepat pengembangan pesawat generasi berikutnya. Pendekatan jalur ganda ini menunjukkan fokus strategis Moskow dalam memperkuat kemampuan serangan jarak jauh dan mempertahankan posisinya sebagai pemimpin dalam inovasi kedirgantaraan militer.

Modernisasi Tu-160M bukan sekadar upaya mempertahankan relevansi pembom ini. Proyek ini merupakan perombakan total yang bertujuan mendefinisikan ulang perannya dalam peperangan modern. Dilengkapi dengan avionik mutakhir, sistem senjata canggih, dan teknologi propulsi terbaru, pembom ini siap memberikan performa yang tak tertandingi.
Peningkatan mencakup kemampuan peperangan elektronik, sistem serangan presisi, serta daya tahan terhadap ancaman pertahanan udara terbaru. Perubahan ini menjadikan Tu-160M semakin relevan dalam skenario peperangan kontemporer.
Namun, menghidupkan kembali produksi pembom legendaris ini bukan tugas mudah. Teknologi pengelasan vakum titanium yang sangat kompleks harus dihidupkan kembali, sebuah proses yang masih dianggap maju menurut standar modern. Selain itu, jalur produksi untuk komponen struktural utama, seperti badan pesawat besar dan sistem unik untuk kecepatan supersonik, juga harus dibangun ulang.
Tidak hanya berhenti pada Tu-160M, Rusia juga telah memulai pengembangan pesawat strategis generasi baru untuk memastikan kesiapan masa depan. Langkah ini menegaskan bahwa Moskow terus berinovasi guna memperkuat kekuatan tempurnya.
(Edi D/Red/*)





























