Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Masyarakat Petani Bungku Utara Mengeluh Irigasi Dan Pupuk

badge-check

Morut Patroli Hukum Net, berdasarkan hasil penelusuran dan investigasi media ini, di wilayah kecamatan Bungku Utara, secara umum hasil produksi masyarakat petani di kecamatan tersebut, masih sangat minim dan belum bisa mencapai sesuai yang diharapkan oleh petani.

Ada beberapa Indikator penyebab minimnya hasil produksi pertanian masyarakat antara lain, pengadaan pupuk untuk kelompok tani masih sangat minim , obat hama padi, termasuk belum tersedianya sarana prasarana saluran pengairan, irigasi yang belum ada, termasuk alat panen dan pengering.
Masyarakat Petani Bungku Utara Mengeluh Irigasi Dan Pupuk
Kepala Desa Siliti ” Sahrir Sulemana mengungkapkan, dari 150 hektar percetakan sawah, yang diolah oleh masyarakat sekarang hanya 50 hektar sementara yang 100 hektar medanya kering karena belum ada irigasi ujar kades singkat.

Masyarakat Petani Bungku Utara Mengeluh Irigasi Dan Pupuk

Sebagai pemerintah desa, terus berupaya mencari solusi terkait peningkatan produksi pertanian bagi warga masyarakat Siliti, menuju mandiri ( sejahtera ) atau bahasa trendnya swasembada pangan, ” terang Sahrir .

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah desa yaitu, alat panen ( Combaine) berupa proposal di Pemda Morut maupun provinsi namun hingga kini belum ada, ” ujar kades singkat. Pihaknya memohon kepada Pemda Morut bisa mengupayakan pengadaan alat panen tersebut, sejalan dengan visi misi Bupati Sehat Cerdas Sejahtera (SCS).

Hal senada diungkapkan salah satu petani ” Rini , kendala yang dibutuhkan pupuk , obat hama padi, juga alat panaen (combaine) harus didatangkan alat panen dari luar daerah seperti, Luwuk, Toili dan Sulawesi Selatan tutupnya.Semoga pemda Morut bisa membantu kami masyarakat petani agar daoat meningkatkan hasil produksi kami tutup , ” Rini .(Laporan Apri Kelo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kang Suli Ketua Koordinator Aliansi Aktifis Probolinggo Apresiasi Penetapan Tersangka Kasus Penganiayaan Suarni Sapikerep

31 Januari 2026 - 14:14 WIB

Kang Suli Ketua Koordinator Aliansi Aktifis Probolinggo Apresiasi Penetapan Tersangka Kasus Penganiayaan Suarni Sapikerep

Latihan Rutin, Prajurit Kodim 1710/Mimika Tempuh Lari 8 Km

30 Januari 2026 - 17:15 WIB

Latihan Rutin, Prajurit Kodim 1710/Mimika Tempuh Lari 8 Km

Sengketa Tanah Mencuat, Pemdes Sumber Disomasi atas Dugaan Perubahan Data Adminduk

29 Januari 2026 - 19:51 WIB

Sengketa Tanah Mencuat, Pemdes Sumber Disomasi atas Dugaan Perubahan Data Adminduk

LSM Macan Kumbang Ajukan Unjuk Rasa, Soroti Dugaan Mafia Tanah di BPN Probolinggo

29 Januari 2026 - 15:18 WIB

LSM Macan Kumbang Ajukan Unjuk Rasa, Soroti Dugaan Mafia Tanah di BPN Probolinggo

Sengketa Rumah di Kota Probolinggo Resmi Dilaporkan ke Polisi

29 Januari 2026 - 14:15 WIB

Sengketa Rumah di Kota Probolinggo Resmi Dilaporkan ke Polisi
Trending di Kabar Viral