Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Nasional

Cegah Pendangkalan dan Risiko Banjir, Pemdes Pajarakan Kulon Fokus Bersihkan Saluran Irigasi

badge-check

Cegah Pendangkalan dan Risiko Banjir, Pemdes Pajarakan Kulon Fokus Bersihkan Saluran Irigasi Perbesar

Probolinggo, Patrolihukum.net – Pemerintah Desa (Pemdes) Pajarakan Kulon, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, merealisasikan Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) Tahun Anggaran 2026 melalui kegiatan normalisasi saluran irigasi. Program tersebut mulai dilaksanakan pada Minggu (12/4/2026) dan dijadwalkan berlangsung selama lima hari.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam menjaga fungsi infrastruktur pengairan sekaligus membuka kesempatan kerja bagi masyarakat setempat. Melalui program tersebut, warga dilibatkan secara langsung dalam pekerjaan yang berdampak terhadap lingkungan dan kebutuhan pertanian desa.

Kepala Desa Pajarakan Kulon, Anas, mengatakan bahwa normalisasi saluran irigasi dilakukan pada sejumlah titik yang dinilai membutuhkan penanganan segera akibat pendangkalan dan penumpukan sampah. Sebanyak 20 orang yang terdiri dari warga dan perangkat desa diterjunkan untuk melaksanakan pekerjaan di lapangan.

Menurutnya, keterlibatan perangkat desa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan dan komitmen pemerintah desa agar pelaksanaan program berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Seluruh jajaran perangkat desa turun langsung mendampingi masyarakat. Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan program PKTD berjalan dengan baik, transparan, dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga,” ujar Anas saat meninjau lokasi kegiatan.

Ia menjelaskan, fokus utama pekerjaan meliputi pengangkatan sedimen tanah yang menyebabkan pendangkalan serta pembersihan sampah yang menghambat aliran air. Dengan normalisasi tersebut, fungsi saluran irigasi diharapkan kembali optimal sehingga distribusi air menuju wilayah pertanian maupun pemukiman dapat berjalan lancar.

Saluran yang dinormalisasi membentang dari wilayah Dusun Krajan hingga Dusun Karangrejo. Kondisi tersebut dinilai penting mengingat wilayah Kabupaten Probolinggo saat ini memasuki musim penghujan yang berpotensi meningkatkan risiko genangan apabila saluran air tidak berfungsi maksimal.

Karena itu, Anas juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke saluran irigasi. Menurutnya, keberhasilan pembangunan infrastruktur desa tidak hanya bergantung pada pemerintah desa, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat dalam merawat fasilitas yang telah tersedia.

“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga saluran irigasi. Jangan membuang sampah sembarangan karena kelancaran aliran air menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah genangan maupun banjir di lingkungan permukiman,” tegasnya.

Pelaksanaan program tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Purnomo, salah satu tokoh masyarakat Dusun Krajan, menilai langkah yang dilakukan pemerintah desa sudah tepat karena menyentuh kebutuhan warga secara langsung.

Menurutnya, selain memperbaiki kondisi saluran irigasi, kegiatan PKTD juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga yang terlibat dalam pekerjaan tersebut.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Selain membersihkan saluran irigasi, program ini juga memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami siap bersinergi dengan pemerintah desa untuk mendukung berbagai program pembangunan demi kemajuan Desa Pajarakan Kulon,” kata Purnomo.

Program Padat Karya Tunai Desa sendiri merupakan salah satu skema pemberdayaan masyarakat yang mengedepankan penggunaan tenaga kerja lokal dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan desa. Melalui program ini, pemerintah desa tidak hanya berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat dalam menjaga aset publik.

Dengan normalisasi saluran irigasi yang tengah berlangsung, Pemdes Pajarakan Kulon berharap aliran air dapat kembali berfungsi secara optimal, mendukung sektor pertanian, mengurangi potensi banjir, serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat.

Pewarta: Bambang
Editor: Redaksi

📚 Artikel Terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Polemik Honda N 1194 PP Aset Pemkot Probolinggo Berlanjut, Tim Investigasi dan LSM Macan Kumbang Siapkan Surat Resmi

25 Juli 2026 - 14:35 WIB

Perkenalan di TikTok Berujung Petaka, Siswi SMP Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

25 Juli 2026 - 07:53 WIB

Kenalan Lewat Media Sosial, Pria Asal Probolinggo Diduga Hamili Anak Berusia 11 Tahun

25 Juli 2026 - 07:16 WIB

Sinyal Darurat BUMDes di Banggai Diduga Massal Tabrak Perbup No. 43/2021, Praktisi Hukum dan Pegiat Kontrol Sosial Desak APH Usut Tuntas

25 Juli 2026 - 06:29 WIB

Breaking News: Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Kok Gak Pakai Rompi Tahanan?

25 Juli 2026 - 05:58 WIB

Trending di Hukum dan Kriminal