Jakarta, 20 Juni 2024 – Meskipun diterpa berbagai fitnah dan kritik pedas, dukungan publik terhadap Presiden Joko Widodo tetap stabil tinggi menjelang akhir masa kepemimpinannya. Berdasarkan survei terbaru dari Litbang Kompas yang dirilis hari ini, tingkat kepuasan terhadap pemerintahan Jokowi mencapai 76,5%. Angka ini menunjukkan kenaikan dari survei sebelumnya pada Desember 2023 yang berada di 73,5%.
Kepopuleran Jokowi tidak hanya didukung oleh survei Litbang Kompas, tetapi juga oleh lembaga survei lainnya seperti Polling Institute, LSI, dan Lembaga Indikator Politik Indonesia yang mencatatkan approval rating yang stabil di atas 76%. Survei ini menunjukkan bahwa kebijakan-kebijakan pemerintahannya, termasuk penggunaan dana operasional presiden untuk program-program sosial seperti bansos, mendapat dukungan positif dari masyarakat.

“Kami menganggap bahwa peningkatan ini adalah hasil dari konsistensi kerja pemerintahan Jokowi-Amin dalam mengutamakan kepentingan rakyat,” ujar Grace Natalie, Staf Khusus Presiden. Dia juga menegaskan bahwa penggunaan dana operasional presiden untuk kegiatan sosial telah sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Polemik seputar pembagian bansos oleh pemerintahan Jokowi yang sempat menjadi sorotan, terbantahkan dengan kesaksian dari beberapa menteri di pengadilan Mahkamah Konstitusi. Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, dana operasional presiden yang digunakan untuk inisiatif sosial telah diatur dengan baik sesuai peraturan yang berlaku.
Meskipun menghadapi berbagai tantangan seperti kasus korupsi dan isu pembangunan Ibu Kota Nusantara, dukungan publik terhadap Jokowi tetap solid. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat lebih memilih mempercayai hasil survei independen daripada informasi yang cenderung fitnah dan tidak berdasar.
Sebagai informasi tambahan, pemerhati masalah ekonomi dan politik, Andre Vincent Wenas, menyatakan bahwa meningkatnya approval rating ini menunjukkan bahwa masyarakat menghargai kinerja pemerintahan Jokowi meskipun di tengah tekanan ekonomi global yang sulit.
Dengan demikian, pemerintahan Jokowi-Amin terus menjaga kepercayaan publiknya di masa akhir kepemimpinannya, membuang jauh-jauh dugaan negatif yang mencoba merusak citra positifnya.
*Andre Vincent Wenas, MM, MBA.*, pemerhati masalah ekonomi dan politik.
**Edi D/Red**




























