Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Pemerintah

Hadiri Forum MWA PTN-BH, Mendagri Berpesan pada Pemda Susun Kebijakan Berbasis Kajian Ilmiah

badge-check

Semarang – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menghadiri Forum Majelis Wali Amanat (MWA) Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) di Ballroom Hotel Tentrem, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (9/5/2025). Dalam pertemuan tersebut, Mendagri berpesan kepada pemerintah daerah (Pemda) agar dalam menyusun kebijakan, perlu berlandaskan kajian ilmiah.

 

Hadiri Forum MWA PTN-BH, Mendagri Berpesan pada Pemda Susun Kebijakan Berbasis Kajian Ilmiah

“Jadi the best scenario adalah making policy based on theory, atau based on scientific findings, scientific research. Itu akan [menghasilkan] policy that is strong,” ujarnya saat menyampaikan materi pada forum tersebut.

 

Ia menjelaskan, penyusunan kebijakan dapat melibatkan kalangan akademisi dari perguruan tinggi, termasuk PTN-BH. Dengan demikian, baik Pemda maupun akademisi akan memperoleh manfaat bersama.

 

Lebih lanjut, Mendagri menyebut bahwa kebijakan yang dibangun dengan dasar ilmiah akan membantu Pemda terhindar dari risiko kerugian besar. Ia mencontohkan kasus di suatu daerah yang mengalami kerugian karena amblesnya infrastruktur jalan. Setelah dianalisis, diketahui bahwa jalan tersebut dibangun di atas sumber mata air. Untuk itu, ia berharap kejadian semacam ini tidak terulang di daerah lain.

 

Pada kesempatan itu, Mendagri mengapresiasi langkah Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang menginisiasi penyusunan kebijakan dengan melibatkan kalangan akademisi. Menurutnya, hal tersebut merupakan langkah yang baik dan akan sangat bermanfaat bagi Pemda.

 

“Itu good idea, itu good move. Kenapa? Supaya kalau kita membuat kebijakan, bukan hanya menghitung kancing, feeling-feeling, tapi sudah [berbasis kajian ilmiah],” imbuhnya.

 

Selain itu, Mendagri juga memberikan apresiasi kepada daerah lain yang telah melibatkan perguruan tinggi dalam pelaksanaan program kerja, seperti Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan DKI Jakarta. Ia berharap ikhtiar serupa juga dilakukan oleh daerah-daerah lain di Indonesia.

 

Mendagri menuturkan, Pemda dapat melibatkan akademisi dalam mengkaji berbagai persoalan daerah, mulai dari penurunan angka stunting hingga penanganan bencana banjir. Para akademisi dapat melakukan penelitian, menganalisis penyebab permasalahan, serta memberikan rekomendasi kebijakan kepada kepala daerah.

 

“Pemerintah kan enggak punya kemampuan riset metodologi. Penelitian itu dilakukan oleh dunia akademik. Jadi mereka juga jangan hanya berteori, [hasil kajian] ini bisa menjadi kebijakan, itu kebanggaan sendiri bagi perguruan tinggi,” tandasnya.

 

Puspen Kemendagri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ruang Publik atau Area Dagang? PKL Menetap di Taman Maramis Tanpa Penertiban

16 Januari 2026 - 20:52 WIB

Ruang Publik atau Area Dagang? PKL Menetap di Taman Maramis Tanpa Penertiban

Dari Pekarangan hingga Ketahanan Pangan, Desa Kertosuko Kembangkan Jadam Sulfur dan Pupuk Organik

16 Januari 2026 - 10:10 WIB

Dari Pekarangan hingga Ketahanan Pangan, Desa Kertosuko Kembangkan Jadam Sulfur dan Pupuk Organik

Ketika Kepala Sekolah Bicara Demi Murid: Kritik MBG dari SDN 03 Sumber Sari Menggema

16 Januari 2026 - 07:32 WIB

Ketika Kepala Sekolah Bicara Demi Murid: Kritik MBG dari SDN 03 Sumber Sari Menggema

Dispensasi Kawin Tak Lagi Sekadar Administrasi, Pemkab Probolinggo Wajibkan Konseling Keluarga melalui PUSPAGA

16 Januari 2026 - 06:13 WIB

Dispensasi Kawin Tak Lagi Sekadar Administrasi, Pemkab Probolinggo Wajibkan Konseling Keluarga melalui PUSPAGA

Dari Balik Jeruji, Rutan Kraksaan Ambil Peran dalam Program Ketahanan Pangan Nasional

16 Januari 2026 - 04:47 WIB

Dari Balik Jeruji, Rutan Kraksaan Ambil Peran dalam Program Ketahanan Pangan Nasional
Trending di Pemerintah