Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Tragisnya Akhir Kekuasaan Bashar Al Assad dan Pelariannya ke Rusia

badge-check

Patrolihukum.net — Tragika di penghujung kekuasaan Presiden Suriah Bashar Al Assad bersama keluarganya dapat menjadi pelajaran bagi para pemimpin yang tidak amanah dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Selama hampir tiga bulan dalam pelarian sejak 8 Desember 2024, Bashar Al Assad terpaksa meninggalkan kampung halamannya dan bersembunyi di Rusia setelah terguling dari kekuasaannya yang dinilai korup. Kini, secara de facto, Suriah dikendalikan oleh pemimpin oposisi Ahmed Al Sharaa dari Tahrir Al Sham, organisasi pembebasan Syam.

Isu di Pengasingan: Perceraian hingga Ancaman Pembunuhan

Beragam isu menyeruak dari pengasingan Bashar Al Assad. Salah satunya adalah permintaan cerai dari istrinya, Asma Al Assad, wanita asal Inggris, yang ingin kembali ke kampung halamannya. Selain itu, beredar kabar bahwa Bashar Al Assad menjadi target upaya pembunuhan melalui racun untuk meredakan gejolak di Suriah.

Media Turki, Haberturk, melaporkan bahwa Asma Al Assad telah mengajukan gugatan cerai karena merasa tidak nyaman tinggal di pengasingan. Asma sendiri memegang dua kewarganegaraan, Inggris dan Suriah, yang memungkinkan dirinya kembali ke tanah kelahirannya. Namun, media Inggris The Times mengabarkan bahwa Asma menghadapi kemungkinan pencabutan kewarganegaraan Inggris akibat keterlibatannya dalam rezim Bashar Al Assad yang dianggap berlumuran darah.

Sementara itu, The Telegraph melaporkan bahwa Asma mengidap kanker leukemia dan dalam kondisi kritis. Dokter yang merawatnya di Moskow menyatakan bahwa peluang hidupnya hanya 50:50. Bahkan, ayah Asma, Fawaz Akhras, seorang dokter spesialis jantung, secara langsung menangani pengobatan putrinya selama enam bulan terakhir.

Kehidupan Mewah yang Berakhir Tragis

Sebelum jatuh dari kekuasaan, Bashar Al Assad menikmati kehidupan mewah di Suriah. Ia memiliki tiga istana megah dan koleksi lebih dari 1.300 mobil mewah, termasuk kendaraan antik yang sudah tidak lagi diproduksi. Saat ini, di pengasingannya di Rusia, ia masih memiliki 19 apartemen mewah di kawasan elit Moskow.

Namun, kehidupannya di Rusia tidaklah mudah. Otoritas Rusia menerapkan pembatasan ketat terhadap Bashar Al Assad, melarangnya meninggalkan Moskow dan terlibat dalam aktivitas politik. Selain itu, aset dan uang miliknya dibekukan guna membatasi kekuatan finansial serta pengaruhnya.

Pelarian yang Bertolak Belakang dengan Pernyataannya

Melalui saluran Telegram resmi Kepresidenan Suriah, Bashar Al Assad pernah menyatakan bahwa ia tidak merencanakan pelarian dan ingin tetap berada di Damaskus untuk menghadapi tanggung jawabnya. Namun, kenyataannya, pada 8 Desember 2024 dini hari, ia melarikan diri ke Rusia setelah kelompok oposisi mulai memasuki ibu kota Suriah.

Ketika Ahmed Al Sharaa, pemimpin kelompok Islamis Suriah Hayati Tahrir Al Sham, tiba di Masjid Umayyah, ia langsung mengambil alih kendali Suriah sebagai pemimpin de facto. Sejak saat itu, Bashar Al Assad kehilangan legitimasi politiknya dan hanya bisa bertahan di pengasingan.

Akhir Dinasti Al Assad yang Berkuasa Lebih dari Setengah Abad

Bashar Al Assad, lahir pada 22 September 1965, adalah seorang politikus, perwira militer, dan dokter bedah. Ia menjabat sebagai Presiden Suriah sejak Juli 2000 setelah menggantikan ayahnya, Hafiz Al Assad, yang telah memimpin sejak 1971. Dengan tergulingnya Bashar Al Assad, dinasti keluarga Al Assad yang telah berkuasa selama lebih dari setengah abad akhirnya berakhir dalam kehancuran dan pengasingan.

Kini, nasib Bashar Al Assad di Rusia masih belum jelas. Saudaranya, Maher Al Assad, yang berada dalam tahanan rumah, mengaku tidak tahu menahu tentang suaka politik Bashar. Akankah ia mampu kembali ke panggung politik, atau justru akan menghabiskan sisa hidupnya dalam keterasingan?

(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tekanan Publik Menguat, Dua LSM Siapkan Aksi untuk Bongkar Polemik Perumdam Bayuangga

20 April 2026 - 14:07 WIB

Sikap Arogan Bos ‘RHM’ di Balik Teror Preman, Motor Dirampas di Baturube, Diduga Terkait Mafia Pembalakan Liar Cagar Alam Taronggo! ​

20 April 2026 - 10:18 WIB

Diduga Bos (RHM) Gunakan Preman Menagih, Ambil Motor Utang Lunas, Jangan Main Ancam, Diminta APH Tidak Tinggal Diam.

20 April 2026 - 07:51 WIB

Diduga Bos (RHM) Gunakan Preman Menagih, Ambil Motor Utang Lunas, Jangan Main Ancam, Diminta APH Tidak Tinggal Diam.

20 April 2026 - 07:47 WIB

Izin Tambang Tongas Diduga Bermasalah, Eks Pejabat ESDM Jatim Disebut dalam Pusaran

20 April 2026 - 07:41 WIB

Trending di Kabar Viral