Pramono Mendorong KORMI DKI Membidik Gelar Juara Umum FORNAS 2027

Pramono Mendorong KORMI DKI Membidik Gelar Juara Umum FORNAS 2027
banner 468x60

PALU, SULAWESI TENGAH — Berdasarkan laporan yang diterbitkan pada 4 Oktober 2026, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mendorong Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) DKI Jakarta membidik gelar juara umum pada Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) IX yang akan berlangsung di Sulawesi Tengah pada 2027. Target tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi olahraga masyarakat sekaligus memperkuat peran Jakarta dalam ajang nasional tersebut.

Pramono menyampaikan harapan itu ketika membuka Festival Olahraga Rakyat (FOR) Jakarta 2026 di Jakarta International Velodrome, Jakarta, pada Minggu. Dalam kesempatan tersebut, ia menilai kegiatan olahraga masyarakat tidak hanya penting untuk menjaga kebugaran, tetapi juga dapat menjadi wadah pembinaan dan pengembangan potensi warga dari berbagai kelompok usia.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Ia mengatakan telah menyampaikan target tersebut kepada Ketua Umum KORMI DKI Jakarta. Pramono berharap pengurus KORMI mampu mempersiapkan kontingen ibu kota secara optimal agar dapat tampil kompetitif pada FORNAS IX di Palu, Sulawesi Tengah. Menurutnya, Jakarta memiliki modal berupa jumlah peserta, pengalaman, serta potensi pegiat olahraga rekreasi yang dapat dikembangkan untuk menghadapi persaingan antardaerah.

Harapan untuk menjadi juara umum juga diiringi dorongan agar persiapan dilakukan sejak awal dan melibatkan seluruh unsur terkait. Pembinaan yang terarah, pemilihan peserta, serta penguatan koordinasi pemerintah daerah dan organisasi olahraga masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam mencapai sasaran tersebut. Melalui FOR Jakarta 2026, pemerintah daerah sekaligus ingin membangun semangat berolahraga dan memperluas partisipasi masyarakat sebagai fondasi menuju penampilan terbaik di FORNAS IX.

Dorongan Pramono kepada KORMI DKI Jakarta untuk membidik gelar juara umum FORNAS 2027 berangkat dari keyakinan bahwa Jakarta memiliki capaian yang dapat menjadi pijakan untuk meraih prestasi lebih tinggi. Target tersebut dipandang sejalan dengan perkembangan Jakarta di sejumlah bidang, sehingga prestasi olahraga masyarakat juga diharapkan mampu mencerminkan semangat kemajuan yang sedang berlangsung di ibu kota.

Pramono menyebut pertumbuhan ekonomi Jakarta mencapai 5,52 persen. Angka itu menjadi salah satu capaian yang ia kaitkan dengan dorongan agar KORMI DKI tampil secara maksimal dalam ajang olahraga masyarakat tingkat nasional. Dengan pertumbuhan ekonomi tersebut, Jakarta memiliki dasar pencapaian yang menurutnya patut diikuti melalui hasil terbaik di FORNAS 2027. Karena itu, KORMI DKI tidak hanya diarahkan untuk berpartisipasi, tetapi juga mengejar posisi tertinggi dalam persaingan nasional.

Selain pertumbuhan ekonomi, Pramono menyampaikan bahwa investasi Jakarta berada di posisi teratas secara nasional. Capaian tersebut memperkuat alasan untuk menetapkan target juara umum bagi KORMI DKI. Keunggulan Jakarta pada bidang investasi diharapkan berjalan beriringan dengan keberhasilan para pegiat olahraga masyarakat saat membawa nama daerah dalam FORNAS 2027. Dorongan itu menempatkan target juara umum sebagai tujuan yang selaras dengan capaian Jakarta, sekaligus sebagai harapan agar KORMI DKI dapat membawa pulang prestasi terbaik dari ajang nasional tersebut. Dengan demikian, partisipasi KORMI DKI di FORNAS 2027 diarahkan untuk menghasilkan pencapaian yang setara dengan kebanggaan atas berbagai perkembangan Jakarta.

Pramono menegaskan bahwa target KORMI DKI Jakarta pada Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) 2027 tidak boleh berhenti pada partisipasi atau sekadar mempertahankan pencapaian sebelumnya. Menurutnya, organisasi olahraga masyarakat di Ibu Kota harus memiliki ambisi yang lebih tinggi dengan membidik gelar juara umum. Penegasan itu disampaikan sebagai bentuk dorongan agar seluruh jajaran KORMI DKI bekerja secara terarah, terukur, dan konsisten dalam mempersiapkan kontingen Jakarta.

Ia menilai posisi Jakarta saat ini hampir selalu berada di peringkat teratas dalam berbagai ukuran. Dengan kapasitas sumber daya manusia, dukungan pemerintah daerah, serta ekosistem olahraga yang relatif kuat, Jakarta semestinya mampu menunjukkan keunggulan dalam ajang olahraga masyarakat tingkat nasional. Pramono menyampaikan bahwa akan menjadi sesuatu yang tidak semestinya apabila Jakarta memiliki banyak keunggulan, tetapi KORMI DKI justru gagal meraih posisi pertama di FORNAS 2027.

Pernyataan tersebut tidak dimaksudkan sebagai tekanan semata, melainkan sebagai penegasan arah dan harapan terhadap organisasi olahraga masyarakat Jakarta. Pramono mendorong KORMI DKI untuk menjadikan target juara umum sebagai sasaran bersama yang diterjemahkan ke dalam program pembinaan, pemetaan potensi atlet, serta peningkatan kualitas persiapan setiap cabang olahraga. Ia juga menekankan pentingnya kerja kolektif pengurus, pegiat olahraga, komunitas, dan pemerintah agar peluang Jakarta dapat dioptimalkan.

Ambisi tersebut perlu diikuti dengan evaluasi yang objektif terhadap kekuatan kontingen dan persaingan antardaerah. KORMI DKI dituntut menyusun strategi sejak dini, termasuk memastikan kesiapan peserta, pelatih, sarana, serta dukungan teknis selama kompetisi. Dengan persiapan yang matang, target juara umum dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi sekaligus memperkuat budaya olahraga masyarakat di Jakarta.

Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) IX menjadi salah satu agenda penting dalam pengembangan olahraga masyarakat di Indonesia. Ajang ini tidak hanya mempertemukan pegiat olahraga dari berbagai daerah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan keragaman aktivitas fisik yang tumbuh di tengah masyarakat. Sebelumnya, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) menetapkan Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah penyelenggaraan FORNAS IX pada 2027. Penetapan tersebut diharapkan dapat memperluas pemerataan kegiatan olahraga sekaligus memberikan kesempatan bagi daerah untuk menunjukkan potensi dan kekhasannya.

Ketua Umum KORMI, Adil Hakim, menjelaskan bahwa FORNAS merupakan salah satu agenda prioritas organisasi. Melalui kegiatan ini, KORMI berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam olahraga, baik melalui cabang olahraga rekreasi maupun berbagai permainan tradisional. Pendekatan tersebut menempatkan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup yang sehat, menyenangkan, dan dapat diikuti oleh masyarakat dari beragam usia serta latar belakang.

Selain mendorong kebugaran, FORNAS diarahkan untuk melestarikan dan mengembangkan olahraga masyarakat serta olahraga tradisional Indonesia. Beragam permainan dan aktivitas lokal yang diwariskan antargenerasi dapat memperoleh ruang untuk dikenal lebih luas. Nilai sportivitas, rekreasi, dan kebersamaan juga menjadi unsur utama, sehingga penyelenggaraan FORNAS tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian prestasi atau perolehan medali. Semangat partisipasi dan interaksi antardaerah menjadi bagian penting dari tujuan tersebut.

Penyelenggaraan FORNAS juga memiliki dampak yang lebih luas di luar bidang olahraga. Kehadiran peserta, pendamping, dan masyarakat dalam jumlah besar dapat menghidupkan sektor transportasi, akomodasi, kuliner, perdagangan, serta usaha mikro dan kecil di daerah tuan rumah. Karena itu, FORNAS dipandang sebagai salah satu upaya menggerakkan perekonomian masyarakat melalui olahraga. Kegiatan ini sekaligus memperkuat hubungan sosial dan memperkenalkan potensi daerah kepada khalayak nasional.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60