PROBOLINGGO, Patrolihukum.net – Penguatan disiplin, profesionalisme, dan pelayanan humanis kembali ditegaskan Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif sebagai fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Penekanan tersebut disampaikan saat memimpin apel jam pimpinan yang diikuti seluruh personel Polres Probolinggo, Senin (19/1/2026).
Dalam arahannya, Kapolres menilai bahwa tantangan tugas kepolisian ke depan tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga menyangkut kemampuan membangun legitimasi sosial di tengah masyarakat. Oleh karena itu, setiap personel dituntut untuk bekerja secara disiplin, profesional, dan berorientasi pada pelayanan.

“Disiplin dan integritas adalah kunci. Setiap anggota wajib memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing serta menjalankannya dengan penuh tanggung jawab. Jangan ada ruang bagi pelanggaran sekecil apa pun yang dapat mencederai nama baik institusi,” tegas AKBP Wahyudin Latif.
Kapolres juga menekankan bahwa profesionalisme anggota Polri tidak hanya diukur dari keberhasilan penanganan perkara, tetapi juga dari cara anggota melayani dan berinteraksi dengan masyarakat. Pendekatan humanis, menurutnya, harus menjadi budaya kerja yang melekat dalam setiap aktivitas kepolisian.
“Polri harus hadir sebagai pelindung dan pelayan masyarakat. Sikap santun, responsif, dan empati dalam pelayanan adalah bagian dari profesionalisme. Masyarakat bukan objek, melainkan mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya.
Lebih lanjut, AKBP Wahyudin Latif mengingatkan seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi dinamika situasi kamtibmas yang terus berkembang. Ia menilai soliditas internal dan komunikasi yang baik antarpersonel menjadi faktor penentu keberhasilan pelaksanaan tugas di lapangan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menekankan peran penting para perwira sebagai pengawas dan pembina bagi anggota. Pengawasan yang berjenjang dinilai krusial untuk memastikan setiap personel bekerja sesuai prosedur, sekaligus sebagai langkah pencegahan terhadap potensi pelanggaran disiplin dan kode etik.
Apel jam pimpinan ini sekaligus dimanfaatkan untuk melakukan pengecekan kesiapan personel, evaluasi pelaksanaan tugas, serta penyampaian apresiasi kepada anggota yang dinilai menunjukkan dedikasi dan kinerja baik. Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk motivasi agar seluruh personel terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
Melalui penguatan nilai disiplin, integritas, dan pelayanan humanis, Kapolres Probolinggo berharap jajaran Polres Probolinggo mampu menjaga marwah institusi Polri serta menjawab harapan publik terhadap kehadiran aparat penegak hukum yang profesional dan berkeadilan.
(Bambang)

























