KEDIRI — Momentum Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah menjadi wujud nyata rasa syukur dan kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh Kantor Hukum Dedy Luqman Hakim & Partners bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) CAKRA Tirta Mustika (CAKRAM) Kediri Raya.
Pada perayaan Idul Adha tahun ini, kedua lembaga tersebut melaksanakan ibadah kurban dengan menyembelih satu ekor sapi sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat dan rezeki yang diberikan Allah SWT.

Praktisi hukum sekaligus Ketua Kantor Hukum Dedy Luqman Hakim & Partners dan LBH CAKRAM Kediri Raya, Dedy Luqman Hakim, menyampaikan rasa syukur mendalam atas keberkahan yang diterima sepanjang perjalanan pengabdian lembaga yang dipimpinnya.
“Ucapan syukur Alhamdulillah atas rizqi Allah kepada kami tahun ini. Semoga apa yang kami lakukan menjadi bentuk ibadah, kepedulian sosial, dan kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujar Dedy Luqman Hakim, S.H., saat menyampaikan pesan Hari Raya Idul Adha 1446 H.
Tak hanya menjadi seremoni tahunan, pelaksanaan kurban tersebut juga disebut sebagai simbol komitmen moral dan kemanusiaan dari lembaga hukum yang selama ini aktif memberikan pendampingan dan bantuan hukum kepada masyarakat luas, khususnya di wilayah Kediri Raya.
Dalam pernyataannya, Dedy menegaskan bahwa semangat Idul Adha harus dimaknai lebih dalam sebagai momentum pengorbanan, keikhlasan, dan pengabdian terhadap kepentingan masyarakat.
“Semoga ke depannya Kantor Hukum dan Lembaga Bantuan Hukum kami bisa semakin maju, berkembang, dan berdaya guna, bukan hanya untuk diri kami pribadi, tetapi juga untuk masyarakat pada umumnya,” pungkasnya.
Di tengah dinamika sosial dan persoalan hukum yang terus berkembang, keberadaan Kantor Hukum Dedy Luqman Hakim & Partners serta LBH CAKRAM Kediri Raya dinilai semakin menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga yang tidak hanya bergerak dalam bidang advokasi hukum, namun juga memiliki kepedulian sosial dan nilai kemanusiaan yang kuat.
Perayaan Idul Adha 1446 H kali ini pun menjadi pengingat bahwa di balik profesi dan tanggung jawab hukum, terdapat nilai-nilai spiritual, solidaritas, dan rasa syukur yang terus dijaga dalam pengabdian kepada masyarakat.
(luck)
- Isu Dugaan Pungli SIM-C di Tulungagung Kian Bergulir, Publik Soroti Transparansi Pelayanan Satpas
- Tangkap Dan Penjarakan Dugaan Bos (RHM) Pembeli Kayu Kumea, Gunakan Jonder Langsir Kayu Dari Nuang, Tidak Miliki Izin Diminta Tunjukan PHAT.
- Meski Cuaca Tak Menentu, Anggota Kodim 1505/Tidore dan Warga Tetap Semangat Bangun Jembatan Garuda






























1 Komentar