Jakarta | Cahyadi Ramadani mengalami kecelakaan tunggal di atas Flyover Pesing, Jakarta Barat, pada Kamis (29/10) sekitar pukul 23.00 WIB. Dalam peristiwa tersebut, pengendara motor itu terjatuh ke bawah jembatan layang. Informasi mengenai kejadian disampaikan oleh Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Kharisma Arbita Bangsa.
Menurut keterangan Kompol Kharisma, Cahyadi sedang melaju ke arah timur sebelum terjatuh dari flyover. Peristiwa itu melibatkan satu pengendara dan dikategorikan sebagai kecelakaan tunggal. Keterangan yang tersedia menjelaskan arah perjalanan korban serta lokasi kejadian, tetapi tidak merinci bagaimana rangkaian peristiwa tersebut berlangsung sebelum ia jatuh.
Akibat kecelakaan itu, Cahyadi mengalami luka pada bagian tangan dan kaki. Setelah kejadian, korban menjalani perawatan di RSUD Cengkareng. Informasi tersebut menjadi gambaran kondisi yang dialami korban dan penanganan medis yang diterimanya setelah terjatuh dari atas jembatan layang.
Hingga keterangan yang disampaikan dalam laporan ini, penyebab kecelakaan tidak dijelaskan. Karena itu, tidak ada dasar untuk menyimpulkan apakah insiden berkaitan dengan kondisi jalan, kendaraan, cuaca, kecepatan, atau faktor lain. Rincian mengenai dugaan penyebab maupun urutan kejadian sebelum korban terjatuh juga tidak tersedia dalam informasi yang disampaikan pihak kepolisian.
Peristiwa pada Kamis malam tersebut kembali menempatkan Flyover Pesing dalam perhatian setelah adanya kecelakaan yang berujung pada korban jatuh dari ketinggian. Namun, informasi mengenai kejadian terbaru ini terbatas pada identitas korban, waktu dan lokasi, arah perjalanan, kondisi luka, serta tempat perawatan. Keterangan itu penting dicatat secara terpisah dari dugaan yang belum terkonfirmasi, sehingga gambaran insiden tetap sesuai dengan informasi resmi yang tersedia.
Dengan demikian, hal yang dapat dipastikan adalah Cahyadi Ramadani mengalami kecelakaan tunggal di Flyover Pesing ketika melaju ke arah timur, sekitar pukul 23.00 WIB pada Kamis (29/10). Ia terjatuh ke bawah jembatan layang, mengalami luka pada tangan dan kaki, lalu dirawat di RSUD Cengkareng. Penyebab kejadian belum dijelaskan oleh sumber yang memberikan keterangan.
Pada tahun sebelumnya, kecelakaan fatal juga terjadi di sekitar Flyover Pesing, wilayah Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Peristiwa tersebut melibatkan seorang pengendara sepeda motor berinisial K, berusia 49 tahun, dan sebuah truk boks. Kecelakaan berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB. Berdasarkan keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto, K saat itu melaju dari arah timur menuju barat. Rangkaian kejadian yang disampaikan oleh pihak kepolisian mencatat bahwa sepeda motor yang dikendarai K menabrak pembatas jalan di dekat Flyover Pesing.
Setelah menabrak pembatas, K terpental dari sepeda motornya. Pada saat yang sama, sebuah truk boks bergerak dari arah berlawanan. K kemudian jatuh ke bawah truk tersebut. Keterangan mengenai urutan ini bersumber dari AKP Joko Siswanto, yang menyampaikan informasi sebagai Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat. Dalam catatan kejadian, lokasi disebut berada dekat Flyover Pesing, bukan sekadar di kawasan yang jauh dari jalur layang. Informasi tersebut menggambarkan keterlibatan pembatas jalan, pengendara motor, dan truk boks dalam peristiwa yang berakhir fatal.
Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah K kemudian dibawa ke RSUD Tangerang. Informasi yang tersedia menyebut waktu kejadian, arah perjalanan korban, tabrakan dengan pembatas jalan, serta jatuhnya korban ke bawah truk boks yang datang dari arah berlawanan. Tidak ada keterangan lain dalam uraian tersebut yang memastikan adanya faktor tambahan di balik kecelakaan. Karena itu, rangkaian peristiwa ini dapat dicatat sesuai penjelasan kepolisian tanpa menambahkan dugaan mengenai penyebabnya. Insiden tahun sebelumnya menjadi salah satu catatan kecelakaan fatal di sekitar Flyover Pesing, dengan rincian yang disampaikan oleh petugas berwenang setelah kejadian.
Selain insiden yang melibatkan pengendara sepeda motor, terdapat kejadian lain yang turut mengganggu kelancaran lalu lintas di Flyover Pesing. Sebuah truk bermuatan semen dilaporkan mengalami patah as roda belakang. Kerusakan tersebut membuat kendaraan berat itu tidak dapat melanjutkan perjalanan seperti biasa di flyover. Arus kendaraan dari arah Pesing menuju Grogol pun sempat dialihkan ke jalur bawah. Keterangan mengenai kejadian truk ini disampaikan KBO Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Sudarmo, pada Jumat (17/10/2025). Informasi tersebut menggambarkan gangguan lalu lintas akibat kendaraan mengalami kerusakan, bukan keterangan bahwa truk terlibat dalam kecelakaan pengendara motor.
Pengalihan sementara ke jalur bawah menjadi langkah untuk mengatur pergerakan kendaraan ketika truk bermuatan semen menghambat jalur di flyover. Bagi pengguna jalan, perubahan rute seperti ini dapat memengaruhi perjalanan, terutama bagi pengendara yang sebelumnya berencana melintas melalui arah Grogol. Namun, informasi yang tersedia tidak menyebutkan berapa lama pengalihan berlangsung, berapa banyak kendaraan yang terdampak, ataupun apakah terjadi antrean dengan durasi tertentu. Karena itu, rincian tersebut tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan keterangan mengenai patahnya as roda belakang. Hal yang dapat dicatat ialah arus di Flyover Pesing arah Grogol sementara diarahkan melalui jalur bawah saat truk tersebut mengalami kendala.
Kejadian truk ini perlu dibedakan dari insiden kecelakaan sepeda motor yang menjadi perhatian dalam catatan kejadian di Flyover Pesing. Keterangan AKP Sudarmo menyebut kerusakan pada truk dan pengalihan arus, tetapi tidak menghubungkan peristiwa itu dengan kecelakaan pengendara motor. Dengan demikian, keduanya sebaiknya dipahami sebagai kejadian berbeda, kecuali ada informasi terverifikasi yang menyatakan sebaliknya. Pembedaan ini penting agar rangkaian gangguan di lokasi tersebut tidak ditafsirkan sebagai satu peristiwa yang saling menyebabkan. Catatan tentang truk tetap relevan karena menunjukkan bahwa hambatan di flyover juga dapat muncul akibat masalah teknis kendaraan, dan penanganannya dapat memerlukan pengaturan lalu lintas sementara.
Catatan mengenai Flyover Pesing memuat beberapa peristiwa yang berbeda, bukan satu kejadian yang berulang dalam satu rangkaian waktu singkat. Insiden terbaru yang disebut dalam sumber melibatkan pengendara sepeda motor yang terluka. Informasi tersebut menandai adanya kecelakaan kembali di kawasan flyover, tetapi ringkasan yang tersedia tidak merinci waktu kejadian, identitas pengendara, ataupun keadaan lebih lanjut terkait korban. Karena itu, kejadian terbaru dapat dicatat secara terpisah tanpa menambahkan rincian yang belum tercantum.
Selain insiden tersebut, terdapat catatan kecelakaan fatal di Flyover Pesing pada tahun sebelumnya. Peristiwa itu merupakan kejadian lain dengan akibat yang berbeda, dan disebut sebagai bagian dari riwayat insiden di lokasi yang sama. Sumber yang dirangkum tidak memberikan rincian tambahan yang dapat memastikan hubungan kecelakaan fatal tersebut dan kecelakaan terbaru. Kedua peristiwa sebaiknya dipahami sebagai laporan terpisah, masing-masing dengan keterangan yang terbatas pada informasi yang tersedia.
Catatan lain menyebut gangguan lalu lintas akibat sebuah truk bermuatan semen di kawasan Flyover Pesing. Peristiwa yang melibatkan truk tersebut menambah konteks mengenai kejadian yang pernah memengaruhi arus lalu lintas di lokasi itu, tetapi tidak dengan sendirinya menunjukkan bahwa peristiwa tersebut merupakan kecelakaan yang sama dengan laporan lainnya. Dengan demikian, rangkuman sumber mencakup kecelakaan terbaru yang menyebabkan pengendara motor terluka, kecelakaan fatal pada tahun sebelumnya, serta gangguan lalu lintas terkait truk bermuatan semen. Penyebutan beberapa kejadian ini memperlihatkan bahwa insiden kembali dilaporkan di kawasan Flyover Pesing. Namun, informasi yang tersedia tidak menyatakan angka frekuensi, penyebab kejadian, ataupun penilaian mengenai kondisi keselamatan. Rangkuman ini hanya menempatkan laporan-laporan tersebut sebagai catatan peristiwa berbeda di lokasi yang sama, tanpa menarik kesimpulan tambahan tentang hubungan di kejadian-kejadian itu.
Baca juga: Informasi Terbaru Tentang Layanan SIM Keliling di Jakarta | Alasan Masinis Argo Bromo Jadi Tersangka Kecelakaan di Bekasi | Jadwal Terbaru Pekan Ke-4 Super League Indonesia 2026/2027















