Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Nasional

Gema Desa Nuswantoro Siap Kawal UMKM Desa dan Program MBG Lewat Koperasi Lokal

badge-check


Gema Desa Nuswantoro Siap Kawal UMKM Desa dan Program MBG Lewat Koperasi Lokal Perbesar

PROBOLINGGO, Patrolihukum.net — Gerakan Membangun Desa (Gema Desa) Nuswantoro Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam memperkuat fondasi ekonomi perdesaan melalui penguatan kepemimpinan, manajemen organisasi, dan digitalisasi. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi Berbasis Digital yang diikuti perwakilan 29 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) se-Jawa Timur, di Aula Rumah Makan Masada, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (24/1/2026).

Dalam forum tersebut, Gema Desa Nuswantoro secara terbuka mendorong pemerintah pusat maupun daerah untuk memberikan perhatian yang lebih serius terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa. Ketua Umum Gema Desa Nuswantoro, Subari Pratondo, SE, menilai ketimpangan perkembangan UMKM antara wilayah perkotaan dan perdesaan masih sangat mencolok, terutama dalam hal akses permodalan.

Gema Desa Nuswantoro Siap Kawal UMKM Desa dan Program MBG Lewat Koperasi Lokal

“UMKM di desa sebenarnya punya potensi yang tidak kalah, bahkan unggul karena produknya alami dan berbasis kearifan lokal. Namun, keterbatasan akses modal membuat mereka sulit berkembang. Banyak pelaku usaha desa akhirnya terjerat rentenir dengan bunga tinggi,” ujar Subari dalam sambutannya.

Menurut Subari, kondisi tersebut menunjukkan belum optimalnya kehadiran negara dalam melindungi dan memberdayakan pelaku usaha kecil di akar rumput. Ia menegaskan, UMKM desa membutuhkan skema permodalan yang adil, mudah diakses, dan berkelanjutan agar mampu bersaing dan naik kelas.

Tak hanya soal permodalan, Subari juga menegaskan kesiapan Gema Desa Nuswantoro untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjalankan berbagai program nasional. Salah satunya adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menekankan pentingnya pelibatan masyarakat desa dalam rantai pasok program tersebut agar manfaat ekonomi tidak hanya terpusat pada pihak tertentu.

“Desa tidak boleh hanya jadi penonton. Warga yang punya telur, sayur, beras, atau produk pangan lokal harus bisa terlibat langsung. Kami mendorong agar ini dikelola melalui koperasi desa sehingga ekonomi lokal benar-benar bergerak,” kata Subari.

Selain mendorong peran ekonomi, Gema Desa Nuswantoro juga memfokuskan programnya pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) desa melalui pelatihan kepemimpinan dan pemanfaatan teknologi digital. Digitalisasi dinilai menjadi kunci agar organisasi desa mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

Pelatihan ini menyasar berbagai elemen masyarakat desa, mulai dari pemuda, perangkat desa, hingga tokoh masyarakat dan pensiunan, agar memiliki kapasitas manajerial dan wawasan teknologi yang memadai.

“Kalau SDM desa kuat, maka potensi apa pun bisa dikembangkan. Digitalisasi bukan pilihan, tapi kebutuhan agar desa tidak tertinggal,” ujarnya.

Subari mengakui, Gema Desa Nuswantoro saat ini telah memiliki sejumlah UMKM binaan di berbagai wilayah. Namun, untuk mendorong kemajuan secara menyeluruh—mulai dari penyediaan bahan baku, teknologi produksi, pengemasan (packaging), hingga branding—dibutuhkan dukungan kebijakan yang lebih komprehensif.

Ia berharap pemerintah dapat menghadirkan regulasi atau payung hukum yang secara khusus melindungi dan memberdayakan pelaku usaha kecil di desa.

“Kami siap menjadi jembatan antara UMKM desa dengan pemerintah pusat dan daerah. Harapannya, kebijakan yang lahir benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat kecil,” tegas Subari.

Dukungan Lintas Sektoral

Kegiatan pelatihan ini berlangsung tertib dan mendapat dukungan lintas sektor. Hadir dalam acara tersebut jajaran pengurus pusat dan daerah Gema Desa Nuswantoro, antara lain Ahmad Mustofa, MM (Sekretaris Jenderal Pusat), Budi Santoso, SH (Ketua DPD Jawa Timur), Sariwan, MM.Pd (Sekretaris Jenderal Jawa Timur), serta seluruh perwakilan DPD se-Jawa Timur.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri Kepala Desa Karanggeger, Bawon Santoso, serta unsur Koramil dan Polsek Pajarakan, sebagai bentuk sinergi antara organisasi masyarakat, pemerintah desa, dan aparat kewilayahan.

Melalui pelatihan ini, Gema Desa Nuswantoro optimistis setiap desa mampu melahirkan minimal satu produk unggulan berbasis potensi lokal (One Village One Product), yang didukung oleh kepemimpinan desa yang adaptif, berwawasan digital, dan berdaya saing tinggi.

(Bambang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kang Suli Ketua Koordinator Aliansi Aktifis Probolinggo Apresiasi Penetapan Tersangka Kasus Penganiayaan Suarni Sapikerep

31 Januari 2026 - 14:14 WIB

Kang Suli Ketua Koordinator Aliansi Aktifis Probolinggo Apresiasi Penetapan Tersangka Kasus Penganiayaan Suarni Sapikerep

Sinergi Baznas dan Pemkab Probolinggo: Ribuan Bantuan Sosial Disalurkan Jelang Ramadan

31 Januari 2026 - 05:47 WIB

Sinergi Baznas dan Pemkab Probolinggo: Ribuan Bantuan Sosial Disalurkan Jelang Ramadan

Ratusan Botol Miras Siap Edar Disita Satpol PP Probolinggo Saat Operasi Malam

31 Januari 2026 - 05:39 WIB

Ratusan Botol Miras Siap Edar Disita Satpol PP Probolinggo Saat Operasi Malam

‎Independensi Adalah Marwah! Pembina Trabas Nusantara Tekankan Profesionalisme Saat Sambangi Ketua Trabas Usai Umroh

30 Januari 2026 - 16:32 WIB

‎Independensi Adalah Marwah! Pembina Trabas Nusantara Tekankan Profesionalisme Saat Sambangi Ketua Trabas Usai Umroh

LSM Macan Kumbang Ajukan Unjuk Rasa, Soroti Dugaan Mafia Tanah di BPN Probolinggo

29 Januari 2026 - 15:18 WIB

LSM Macan Kumbang Ajukan Unjuk Rasa, Soroti Dugaan Mafia Tanah di BPN Probolinggo
Trending di Kabar Viral