Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Cegah Kenakalan Remaja Polres Madiun Tekankan Pola Asuh dan Keteladanan Orang Tua yang Positif*

badge-check

MADIUN || Patrolihukum.net — Upaya mencegah kenakalan remaja, Polres Madiun Polda Jatim gencar melakukan sosialisasi baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat.

Seperti halnya yang dilaksanakan oleh Kapolsek Geger, Polres Madiun, AKP Hafiz Prasetia Akbar kali ini di Balai Desa Purworejo.

Cegah Kenakalan Remaja Polres Madiun Tekankan Pola Asuh dan Keteladanan Orang Tua yang Positif*

AKP Hafiz bekerjasama dengan aparat desa setempat mengumpulkan para orang tua dan remaja untuk diberikan wawasan agar para remaja di desa tersebut tidak terjerumus dalam kenakalan remaja.

Kapolsek Geger Polres Madiun mengatakan perilaku remaja kerap disalah artikan sebagai kenakalan, padahal secara ilmiah otak mereka masih dalam tahap perkembangan. 

“Pada masa remaja, bagian otak yang mengejar sensasi dan pujian lebih cepat “menyala” sementara pusat kontrol diri masih berkembang, karena itu rangsangan emosional yang positif dan struktur di rumah sangat menentukan,” kata AKP Hafiz, Sabtu (20/9)

Ia mengajak pemuda untuk membangun kebiasaan baik di lingkungan yang positif, dan mengajak orang tua menghadirkan aturan yang jelas tanpa kekerasan, serta hadir dalam kehidupan anak sebagai teladan.

“Jika orang tua seharian memegang ponsel, jangan berharap anak gemar membaca, jika orang tua terbiasa menonton TV sampai larut, jangan berharap anak menyukai matematika”, ujar Kapolsek Geger.

Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah desa, PKK, tokoh agama, pelatih silat, guru dan komunitas pemuda perlu menjadi figur panutan yang konsisten dan peduli dalam kehidupan anak.

“Bimbingan orangtua, keluarga dan lingkungan sekitar sangat berpengaruh terhadap pola berpikir dan tumbuh kembang anak untuk menjadi lebih baik dan positif”, pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Ada Permintaan Rp30 Juta, Penanganan Kasus Narkotika di Sidoarjo Jadi Sorotan

9 Juli 2026 - 22:54 WIB

Diduga Ada Permintaan Rp30 Juta, Penanganan Kasus Narkotika di Sidoarjo Jadi Sorotan

SAPA Desak Kapolda Aceh Prioritaskan Pemberantasan Korupsi dan Kejahatan Lingkungan

9 Juli 2026 - 22:47 WIB

SAPA Desak Kapolda Aceh Prioritaskan Pemberantasan Korupsi dan Kejahatan Lingkungan

Baru 10 Hari Bebas, Residivis di Sampang Diduga Bacok Paman dan Adik Kandung

9 Juli 2026 - 17:33 WIB

Baru 10 Hari Bebas, Residivis di Sampang Diduga Bacok Paman dan Adik Kandung

Terekam CCTV, Diduga Pasutri Bawa Anak Curi Helm di Area Parkir RSUD Bangil

9 Juli 2026 - 16:26 WIB

Terekam CCTV, Diduga Pasutri Bawa Anak Curi Helm di Area Parkir RSUD Bangil

Cemburu Dipicu Chat Facebook, Suami di Bondowoso Bacok Istri hingga Dirawat di Rumah Sakit

9 Juli 2026 - 15:32 WIB

Cemburu Dipicu Chat Facebook, Suami di Bondowoso Bacok Istri hingga Dirawat di Rumah Sakit
Trending di Hukum dan Kriminal