Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Gercep Subsektor Tolbar Mediasi Aduan Dugaan Pencemaran Nama Baik Warga Desa Dongin, MOTO. Damai Itu Indah.

badge-check

Banggai – Tepatnya Pada hari Minggu 26 Januari 2025, Kasubsektor melalui personil piket melakukan mediasi terkait dugaan pencemaran nama baik warga Desa Dongin, Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai, dengan penyelesaian mengedepankan asas kekeluargaan, guna kenyamanan, ketentraman bersama, sebagai wujud dari program Kapolri (restorative justice.) dengan moto damai itu indah,”ucap sumber pada media ini.

Gercep Subsektor Tolbar Mediasi Aduan Dugaan Pencemaran Nama Baik Warga Desa Dongin, MOTO. Damai Itu Indah.

Gercep Subsektor Tolbar Mediasi Aduan Dugaan Pencemaran Nama Baik Warga Desa Dongin, MOTO. Damai Itu Indah.

Bermula dari kesalahan pahaman yang di lakukan salah satu warga mengatakan, kalau salah satu pihak memasak sayur yang di jual tanpa di cuci, sehingga pihak yang merasa dirinya di rugikan atas ucapan tersebut, membuat postingan di media sosial (Medsos) miliknya, yang mempertanyakan terkait penyampaian yang ditujukan pada dirinya, dengan menyertakan nama warga tersebut.

Gercep Subsektor Tolbar Mediasi Aduan Dugaan Pencemaran Nama Baik Warga Desa Dongin, MOTO. Damai Itu Indah.

Sehingga pihak keluarga yang merasa tidak nyaman dengan postingan tersebut, yaitu salah satu anak dari ibu yang namanya di catut dalam postingan, merasa keberatan  dan membuat aduan di Subsektor Tolli Barat, Polsek Toili, yang pada saat itu pula langsung di tindak lanjut oleh petugas piket, Aiptu Kadek Surya bersama rekannya.

Gercep Subsektor Tolbar Mediasi Aduan Dugaan Pencemaran Nama Baik Warga Desa Dongin, MOTO. Damai Itu Indah.

oppo_2

Tidak berselang lama pihak petugas piket langsung mengundang kedua belah pihak hadir di Subsektor Toili Barat, untuk di pertemukan guna menyelesaikan persoalan tersebut, alhasil dengan hati yang tulus dan penuh kasih sayang, kedua belah secara lisan bersepakat damai, yang mana postingan tersebut harus di hapus, berkelanjutan dengan ber jabatan tangan dan pelukan kasih sayang dari seorang ibu kepada anaknya yang sebaliknya pula kasihan sayang anak kepada ibu dan saudaranya, sehingga dengan adanya persolan tersebut sejenak kita merenung dan mengambil hikma dari persolan ini karena damai itu indah,”ungkapnya, dengan nada haru.

Sehingga dengan adanya peristiwa tersebut, dapat mengajarkan kita sebagai sesama umat manusia (mahluk sosial) yang di muliakan, untuk menjaga lisan kita dan harus bijak dalam bermain media sosial ( di medsos) guna menjaga hubungan tali silahturahmi antara sesama warga, demi sebuah keutuhan kedamaian kita hidup dalam bingkai NKRI,”Harga Mati.

Gercep Subsektor Tolbar Mediasi Aduan Dugaan Pencemaran Nama Baik Warga Desa Dongin, MOTO. Damai Itu Indah.

oppo_1059

Oleh sebab itu pula kita dapat melihat Polri Presisi melalui tindakan gerak cepat (Gercep) personil piket Subsektor Toili Barat Aiptu Kades Surya dan rekannya, adalah bukti keberhasilan dari kasubsekto Ipda Haryadi , yang menahkodai Subsektor Toili Barat, sehingga melahirkan generasi yang profesional dan berdedikasi tinggi menjaga perdamaian demi terciptanya kenyamanan bagi seluruh masyarakat Toili Barat,”pungkasnya.

Diharapakan, agar seluruh masyarakat yang ada di wilayah hukum Subsektor Toili Barat, Polsek Toili, agar dapat menjaga lisan kita di tengah masyarakat serta pula dalam menggunakan media sosial kita harus bijak, agar dapat menjaga kedamaian antara sesama umat manusia, adapun dengan setiap persolan marilah kita mengedepankan asas kekeluargaan yang mengedepankan kebersamaan demi terjaganya hubungan silahturahmi kita, ingat kita tidak sekandung se ibu dan se bapak, namun kita tetap saudara, karena kita lahir dari keturunan anak cucu Adam dan hawa, oleh sebab itu kita adalah satu keluarga yang wajib menjaga kerukunan dan kedamaian antara sesama,”tandasnya.

LP. Tina Ria Pakaya/ Korda Sulteng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Barbershop Rutan Kraksaan Jadi Sarana Pembinaan dan Sumber Premi Warga Binaan

22 Mei 2026 - 19:09 WIB

Barbershop Rutan Kraksaan Jadi Sarana Pembinaan dan Sumber Premi Warga Binaan

Pemkab Probolinggo Matangkan Program Relawan Bakti BUMN Melalui East Java Mangrove University

22 Mei 2026 - 19:05 WIB

Pemkab Probolinggo Matangkan Program Relawan Bakti BUMN Melalui East Java Mangrove University

Viral Santriwati Disebut Hamil hingga Melahirkan, Keluarga Tegaskan Terima Sebagai Takdir dan Tak Akan Menuntut Siapa Pun

22 Mei 2026 - 16:08 WIB

Viral Santriwati Disebut Hamil hingga Melahirkan, Keluarga Tegaskan Terima Sebagai Takdir dan Tak Akan Menuntut Siapa Pun

UPT Puskesmas Bantaran Perkuat Layanan Rujukan Gratis untuk Ibu Hamil Risiko Tinggi, Keselamatan Ibu dan Bayi Jadi Prioritas

22 Mei 2026 - 15:37 WIB

UPT Puskesmas Bantaran Perkuat Layanan Rujukan Gratis untuk Ibu Hamil Risiko Tinggi, Keselamatan Ibu dan Bayi Jadi Prioritas

Ditolak Jadi Istri Kedua, Mahasiswi Dilaporkan Hilang Usai Diduga Dilecehkan Pengasuh Pesantren

22 Mei 2026 - 15:31 WIB

Ditolak Jadi Istri Kedua, Mahasiswi Dilaporkan Hilang Usai Diduga Dilecehkan Pengasuh Pesantren
Trending di Hukum dan Kriminal