Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Ini Salah Satu Bukti Dampak IUP Yang Ada Di Tolbar, Banjir Melanda Desa Kamewangi, Di Minta Pemda Jangan Tutup Mata.

badge-check

Tolbar – Pada Jumat 17 Mei 2024, kepada awak media ini beberapa sumber warga Desa Kamewangi Kecamatan Toili Barat Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah, menjelaskan yang mana saat ini telah terjadi banjir yang merendam beberapa rumah warga setempat, ini seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah yang menerbitkan Iup Tampa memikirkan dampak di masyarakat,”jelasnya.

Oleh sebab itu kami berharap agar pemerintah tidak tutup mata dengan persoalan ini, dengan mengambil langkah sikap tegas, karena banjir ini sangat berdampak negatif di masyarakat, terutama para petani yang mana akan terjadinya gagal panen,”tegasnya.

Ini Salah Satu Bukti Dampak IUP Yang Ada Di Tolbar, Banjir Melanda Desa Kamewangi, Di Minta Pemda Jangan Tutup Mata.

Apa lagi saat ini dimusim penghujan, di harapkan pemerintah mampu memberikan solusi kepada masyarakat terutama para petani yang jelas- jelas akan gagal panen, tidak hanya berdiam diri karena yang menerbitkan Iup perusahaan di kecamatan Toili Barat adalah pemerintah, yang tidak berpikir dampak negatifnya,”ucapnya.

Ditempat yang berbeda salah satu sumber kepada media ini yang enggan di publikasikan namanya mengungkapkan, yang mana dampak dari iup yang ada sudah mulai nampak, sekarang apa lagi yang menjadi pembelaan bagi dampak negatif perusahaan yang ada di Toili Barat, jangan hanya karena kepentinga sekelompok orang mengorbankan masyarakat luas,”ungkapnya.

Ada pun saat ini sangat di sayangkan pemerintah Kecamatan Toili Barat terkesan tidak proaktif dalam pengawasan terhadap perusahaan yang beroprasi di wilayah Admitrasi Kecamatan Toili Barat, buktinya terkait perusakan boronjong tidak ada tindak lanjutnya bahkan terkesan ada pembiaran,”tandasnya.

Sampai berita ini tayang beberapa pihak terkait belum bisa dikonfirmasi dan saat ini kondisi air masih merendam badan jalan dan beberapa pemukiman warga.

LP. Red/tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LSM JAKPRO Bongkar Dugaan Mark Up di SPPG Rejing Probolinggo, Minta Audit Total dan Klarifikasi Terbuka

10 Juni 2026 - 08:25 WIB

LSM JAKPRO Bongkar Dugaan Mark Up di SPPG Rejing Probolinggo, Minta Audit Total dan Klarifikasi Terbuka

Arena Sabung Ayam Ngronggot: Simbol Kegagalan Penegakan Hukum di Jawa Timur

10 Juni 2026 - 05:17 WIB

Arena Sabung Ayam Ngronggot: Simbol Kegagalan Penegakan Hukum di Jawa Timur

Polemik Penegakan Hukum di Bojonegoro, Menang Praperadilan Berujung Penangkapan Kembali

9 Juni 2026 - 16:15 WIB

Polemik Penegakan Hukum di Bojonegoro, Menang Praperadilan Berujung Penangkapan Kembali

Polres Banggai Bongkar Jaringan Narkoba di Masama, Sita Sabu Hampir 50 Gram

9 Juni 2026 - 15:11 WIB

Polres Banggai Bongkar Jaringan Narkoba di Masama, Sita Sabu Hampir 50 Gram

Polres Banggai Amankan Pengedar Narkoba Asal Balantak, Simpan Sabu Dalam Pembalut

9 Juni 2026 - 15:04 WIB

Polres Banggai Amankan Pengedar Narkoba Asal Balantak, Simpan Sabu Dalam Pembalut
Trending di Berita