Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Wikramawardana: Pemimpin Kuat di Puncak Kekuasaan Majapahit

badge-check

**patrolihukum.net, 17 Juni 2024** – Wikramawardana, seorang tokoh yang berperan penting dalam sejarah Kerajaan Majapahit, dikenal sebagai Raja ke-5 yang memimpin pada masa krusial dari akhir abad ke-14 hingga awal abad ke-15. Menantu dari Raja Hayam Wuruk, Wikramawardana membanggakan dirinya dengan mempertahankan kedudukannya melalui periode perebutan kekuasaan yang sengit.

Puncak kepemimpinannya ditandai oleh Perang Paregreg pada tahun 1404-1406, konflik internal yang menguji stabilitas Majapahit. Meskipun menghadapi tantangan yang berat, Wikramawardana berhasil memimpin kerajaannya melalui masa pemulihan setelah perang tersebut. Namun, kemunduran Majapahit mulai terasa akibat persaingan internal dan ancaman dari kekuatan-kekuatan baru di Nusantara.

Wikramawardana: Pemimpin Kuat di Puncak Kekuasaan Majapahit

Kematian Wikramawardana pada tahun 1429 menandai akhir dari era kepemimpinannya yang penuh dengan dinamika politik dan sosial. Meskipun Majapahit kemudian mengalami penurunan yang berkelanjutan hingga runtuhnya pada pertengahan abad ke-15, warisan dan kontribusi Wikramawardana tetap terpatri dalam sejarah panjang dan kaya kerajaan Majapahit.

Dengan kepemimpinan yang kuat dan keberaniannya dalam menghadapi tantangan, Wikramawardana tidak hanya mempertahankan kejayaan Majapahit untuk sementara waktu, tetapi juga meninggalkan warisan yang tak terhapuskan dalam sejarah Indonesia.

(Edi D/Red/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ada Negara di dalam Negara, Pihak Perhutani Melarang Penggunaan Kawasan Hutan untuk KDKMP

19 Februari 2026 - 18:38 WIB

Ada Negara di dalam Negara, Pihak Perhutani Melarang Penggunaan Kawasan Hutan untuk KDKMP

Proyek Gedung Koperasi Merah Putih Rp 1,6 Miliar, Transparansi Di Daerah Kabupaten Kediri Dipertanyakan

18 Februari 2026 - 10:39 WIB

Proyek Gedung Koperasi Merah Putih Rp 1,6 Miliar, Transparansi Di Daerah Kabupaten Kediri Dipertanyakan

Tambang Pasir Silika Ilegal di Tuban Beroperasi Terang-Terangan, Hukum Tumpul atau Sengaja Ditumpulkan?

17 Februari 2026 - 21:13 WIB

Tambang Pasir Silika Ilegal di Tuban Beroperasi Terang-Terangan, Hukum Tumpul atau Sengaja Ditumpulkan?

Anggota Satgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar Gotong Royong Bantu Warga Cari Kayu Bakar Untuk Syukuran

17 Februari 2026 - 16:21 WIB

Anggota Satgas TMMD Wiltas Ke-127 Kodim 0912/Kubar Gotong Royong Bantu Warga Cari Kayu Bakar Untuk Syukuran

Saat Lelah Menjadi Cerita, Satgas TMMD dan Warga Makan Siang Bersama

17 Februari 2026 - 03:56 WIB

Saat Lelah Menjadi Cerita, Satgas TMMD dan Warga Makan Siang Bersama
Trending di Berita