Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

TNI, AD-AL-AU

TNI Temukan Lokasi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

badge-check


					TNI Temukan Lokasi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Perbesar

Maros – Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Tim Search and Rescue (SAR) TNI Angkatan Udara berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (18/1/2026).

 

TNI Temukan Lokasi Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

Keberhasilan ini merupakan hasil operasi pencarian intensif yang dilaksanakan secara terpadu dengan mengerahkan kekuatan udara dan darat di wilayah dengan medan yang terjal dan ekstrim TNI merespons cepat dengan segera bergerak dan mengerahkan unsur SAR sehingga lokasi jatuhnya pesawat berhasil ditemukan di tengah beratnya medan dan cuaca.

 

Dalam operasi tersebut, TNI AU mengerahkan Helikopter H225M Caracal dari Skadron Udara 8 serta pesawat Boeing 737-200 dari Skadron Udara 5 untuk melaksanakan pencarian melalui udara pada sektor-sektor yang telah ditentukan. Melalui pengamatan udara secara cermat dan berkelanjutan, titik lokasi jatuhnya pesawat akhirnya berhasil diidentifikasi.

 

Setelah lokasi terkonfirmasi, TNI AU segera menurunkan lima prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) bersama satu personel Basarnas menggunakan Helikopter H225M Caracal. Setibanya di lokasi kejadian, tim langsung melaksanakan langkah awal penyiapan evakuasi guna memastikan proses pertolongan dapat dilakukan secara aman dan sesuai prosedur.

 

Selain unsur udara, TNI AU juga mengerahkan unsur darat yang terdiri dari personel Kodau  II, Lanud Sultan Hasanuddin, Yon Parako 473 Korpasgat, dan Yon Arhanud 23 Korpasgat. Tim gabungan ini bersinergi dengan Basarnas, Kodam XIV/Hasanuddin, Kodaeral VIII serta masyarakat sekitar untuk mempercepat dan perkuatan dalam upaya pencarian dan evakuasi di area yang sulit dijangkau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemupukan Berbasis Teknologi, Babinsa LAU Terlibat dalam Uji Coba Drone Brigade Pangan

28 Maret 2026 - 19:12 WIB

Pemupukan Berbasis Teknologi, Babinsa LAU Terlibat dalam Uji Coba Drone Brigade Pangan

Koramil Wonomerto Pelopori Aksi Nyata, Kerja Bakti Desa Binaan Perkuat Solidaritas Warga

28 Maret 2026 - 12:11 WIB

Koramil Wonomerto Pelopori Aksi Nyata, Kerja Bakti Desa Binaan Perkuat Solidaritas Warga

Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11

27 Maret 2026 - 21:41 WIB

Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11

Momen Suasana Lebaran, Babinsa Rebak Rinding Jalin Silaturahmi dengan Warga

27 Maret 2026 - 21:16 WIB

Momen Suasana Lebaran, Babinsa Rebak Rinding Jalin Silaturahmi dengan Warga

Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa Bersama Warga Bersihkan Pemakaman

27 Maret 2026 - 16:37 WIB

Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa Bersama Warga Bersihkan Pemakaman
Trending di TNI, AD-AL-AU