Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

TNI, AD-AL-AU

Serda M. Mu’ali Kawal Fogging di Jogoyudan, Warga Diminta Waspada DBD

badge-check

Lumajang.Patrolihukum.Net.//.- Untuk mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), Babinsa Jogoyudan Koramil 0821-01/Lumajang, Serda M. Mu’ali, melaksanakan pendampingan kegiatan fogging di pemukiman warga RW 006, Kelurahan Jogoyudan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Selasa (11/3/2025).

Dalam kesempatan itu, Serda M. Mu’ali menegaskan bahwa TNI melalui Babinsa selalu siap membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan dan ketahanan lingkungan. Ia juga mengajak warga untuk lebih waspada terhadap potensi wabah penyakit, terutama di musim hujan yang meningkatkan risiko perkembangbiakan nyamuk.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian bersama terhadap kesehatan masyarakat. Kami mengimbau warga untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan agar tidak ada tempat bagi nyamuk berkembang biak,” kata Serda M. Mu’ali.

Kegiatan fogging itu dilakukan sebagai langkah antisipatif pemerintah kelurahan bekerja sama dengan instansi terkait guna memberantas nyamuk Aedes aegypti yang menjadi vektor penyebar DBD, dengan menyisir permukiman warga, di titik-titik yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, seperti selokan, genangan air, serta lingkungan sekitar rumah warga.

Lurah Jogoyudan, Setyo Aji, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menambahkan bahwa program fogging ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kelurahan dalam menjaga kesehatan masyarakat. Ia juga mengimbau warga untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), termasuk dengan melakukan langkah 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang-barang bekas yang dapat menampung air.

“Dengan adanya kegiatan fogging ini, diharapkan kasus DBD di wilayah Jogoyudan dapat ditekan, dan masyarakat bisa hidup lebih sehat serta terbebas dari ancaman penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti, selain fogging, partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan sangatlah penting agar upaya pencegahan DBD bisa lebih efektif,” pungkasnya. (Ajeng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polemik Balap Kelereng! Warga Jrebeng Kidul Butuh Solusi, Bukan Pengaduan Tanpa Bukti Adanya Perjudian

19 Juli 2026 - 07:36 WIB

Kapolresta Banggai Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pegunungan Batu Hitam

19 Juli 2026 - 05:43 WIB

Sinergi Rutan Kraksaan, Pramuka, dan TNI Perkokoh Wawasan Kebangsaan Generasi Muda dan WBP

18 Juli 2026 - 21:36 WIB

Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Kodim 1008/Tabalong Gelar Mancing Bersama Penuh Keakraban

18 Juli 2026 - 21:12 WIB

Ledakan Dahsyat Gudang Munisi TNI AD di Madiun, Satu Prajurit Gugur dan Enam Terluka

18 Juli 2026 - 18:03 WIB

Trending di Kabar Viral