Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Internasional

Satelit Resurs-P Membantu Kinzhal dalam Menghancurkan Su-24MR Ukraina

badge-check

Patrolihukum.net — Pada tanggal 20 Juni, Angkatan Udara Rusia melancarkan serangan mematikan di Ukraina, menggunakan rudal aerobalistik Kinzhal untuk menghancurkan dua hanggar beton yang dirancang untuk pesawat Ukraina. Hanggar-hanggar ini telah diubah untuk meluncurkan senjata Barat, termasuk yang bertujuan untuk operasi di perbatasan Rusia, menurut Overclockers.ru.

Meskipun tersembunyi dengan baik dan dikamuflase, pesawat Su-24 Angkatan Udara Ukraina menjadi target yang cepat bagi rudal-rudal hipersonik. Serangan ini secara telak mengenai pesawat yang terparkir di dalam hanggar perlindungan beton yang ketat di bandara militer Starokonstantinov.

Satelit Resurs-P Membantu Kinzhal dalam Menghancurkan Su-24MR Ukraina

Saluran Telegram Senjata Rusia melaporkan bahwa hanggar tersebut berisi sejumlah pesawat Su-24MP yang telah dimodifikasi untuk mengoperasikan rudal jelajah jarak jauh Anglo-French Storm Shadow.

Menurut portal Voivode, keberhasilan serangan ini dikaitkan dengan peningkatan kemampuan intelijen Rusia, yang didorong oleh satelit baru Resurs-P. Satelit ini telah meningkatkan kemampuan penginderaan jauh permukaan bumi dalam spektrum televisi dan inframerah, sebagaimana dijelaskan oleh pakar militer Yevgeny Damantsev.

Damantsev menyoroti bahwa penambahan Resurs-P ke dalam keluarga satelit Rusia, dengan resolusi hingga 0,7 meter, berperan penting dalam keberhasilan operasi ini. Kemampuan deteksi yang ditingkatkan ini diharapkan dapat mendukung upaya untuk mengidentifikasi dengan tepat lokasi pesawat tempur F-16AM Amerika yang diduga ditujukan untuk Ukraina.

(Redaksi Patrolihukum.net)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Genggam Tangan hingga Napas Terakhir: Kisah Suami Setia Ini Bikin Dunia Menangis

2 Maret 2026 - 15:48 WIB

Genggam Tangan hingga Napas Terakhir: Kisah Suami Setia Ini Bikin Dunia Menangis

Tiga Anggota Polres Lumajang Sumbang Emas SEA Games 2025 Thailand dari Cabang Hockey Indoor Putra

22 Desember 2025 - 14:16 WIB

Tiga Anggota Polres Lumajang Sumbang Emas SEA Games 2025 Thailand dari Cabang Hockey Indoor Putra

Kuasa Hukum dan Aliansi Aktivis Probolinggo Kawal Ketat Kasus Suarni Sapikerep: “Hukum Jangan Mandang Status, Gelar Perkara Harus Transparan”

4 Desember 2025 - 17:00 WIB

Kuasa Hukum dan Aliansi Aktivis Probolinggo Kawal Ketat Kasus Suarni Sapikerep: “Hukum Jangan Mandang Status, Gelar Perkara Harus Transparan”

Konfrontir Berulang Tanpa Hasil: Aktivis Probolinggo Soroti Lambannya Proses Hukum Kasus Suarni vs WNA Pemilik Villa88

27 November 2025 - 10:55 WIB

Konfrontir Berulang Tanpa Hasil: Aktivis Probolinggo Soroti Lambannya Proses Hukum Kasus Suarni vs WNA Pemilik Villa88

Wapres Gibran Serukan Solidaritas Global di KTT G20: Dunia Butuh Kepemimpinan Tegas Hadapi Krisis Multidimensi

26 November 2025 - 18:34 WIB

Wapres Gibran Serukan Solidaritas Global di KTT G20: Dunia Butuh Kepemimpinan Tegas Hadapi Krisis Multidimensi
Trending di Internasional