Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Opini

Saiful Laki: Bimtek Hanya Formalitas, Tidak Ada Manfaat Nyata bagi Desa

badge-check

Saiful Laki mengkritik pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Aceh Timur yang dinilainya tidak memberikan manfaat bagi masyarakat dan perangkat desa. Menurutnya, kegiatan Bimtek yang difasilitasi oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Abdesi) Aceh Timur hanya membuang-buang anggaran tanpa hasil yang jelas.

“Bimtek ini tidak pernah berguna bagi masyarakat dan perangkat desa. Sepertinya hanya menghambur-hamburkan uang,” ujar Saiful kepada media pada 2 April 2025.

Saiful Laki: Bimtek Hanya Formalitas, Tidak Ada Manfaat Nyata bagi Desa

Saiful juga menyoroti adanya berbagai kegiatan dan item yang dikerjakan di desa-desa dari 24 kecamatan, yang menurutnya banyak merupakan “di duga titipan” dari Penegak hukum Aceh Timur. Salah satu contoh yang ia sebut adalah penjualan buku-buku terkait Bimtek, yang menurutnya tidak memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.

“Aceh Timur sepertinya tidak mendapatkan fasilitas atau peningkatan kapasitas yang signifikan meskipun anggaran terus dikucurkan setiap tahun. Tidak ada manfaat nyata bagi perangkat desa maupun masyarakat,” lanjutnya.

Saiful meminta pihak Penegak hukum agar tidak lagi memasukkan kegiatan ke dalam anggaran dana desa. Ia menilai bahwa dana desa seharusnya digunakan untuk kepentingan langsung masyarakat, seperti penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang tepat sasaran, pelatihan Bengkel tenaga kerja, serta program-program yang mendorong perekonomian desa.

Selain itu, ia juga meminta Kejari Aceh Timur untuk menghentikan penjualan buku-buku yang tidak relevan bagi desa. Menurutnya, masyarakat kini lebih memilih membaca melalui ponsel dan media digital, sehingga pembelian buku fisik hanya menjadi beban anggaran yang tidak perlu.

“Masyarakat sekarang sudah pintar. Mereka bisa mencari informasi melalui internet, tidak perlu dipaksa membeli buku-buku yang tidak mereka butuhkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Saiful berharap agar Presiden Prabowo dapat mengevaluasi penyaluran dana desa di Aceh Timur. Ia menilai bahwa dana desa rawan dimanfaatkan untuk kegiatan titipan yang tidak berdampak positif bagi masyarakat. Evaluasi yang ketat diharapkan dapat mencegah penyalahgunaan anggaran dan memastikan bahwa dana desa benar-benar digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan warga.

“Kami harap Presiden bisa mengevaluasi penggunaan dana desa di Aceh Timur agar kepala desa tidak terjebak dalam praktik korupsi atau merasa terpaksa menerima kegiatan titipan yang tidak bermanfaat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Demo Tolak Penghentian MBG Menggema, Bang Suli: Jangan Jadikan Suara Rakyat Tameng Kepentingan Kelompok

27 Juni 2026 - 16:06 WIB

Demo Tolak Penghentian MBG Menggema, Bang Suli: Jangan Jadikan Suara Rakyat Tameng Kepentingan Kelompok

Satreskrim Polres Morowali Utara berhasil ungkap dan tangkap pelaku pembunuhan di Desa Era

27 Juni 2026 - 06:04 WIB

Satreskrim Polres Morowali Utara berhasil ungkap dan tangkap pelaku pembunuhan di Desa Era

Perempuan di Sidoarjo Klaim Dirugikan Tuduhan Tanpa Bukti, Siapkan Langkah Hukum

26 Juni 2026 - 18:23 WIB

Perempuan di Sidoarjo Klaim Dirugikan Tuduhan Tanpa Bukti, Siapkan Langkah Hukum

SMP Negeri 1 Sumber Buka Penerimaan Murid Baru Tahun Pelajaran 2026/2027

25 Juni 2026 - 18:24 WIB

SMP Negeri 1 Sumber Buka Penerimaan Murid Baru Tahun Pelajaran 2026/2027

Presiden LIRA Turunkan Tim Semut Merah, Dialog Publik Pancasila di Probolinggo Tetap Berjalan Aman Meski Diwarnai Isu Pembubaran

25 Juni 2026 - 10:36 WIB

Presiden LIRA Turunkan Tim Semut Merah, Dialog Publik Pancasila di Probolinggo Tetap Berjalan Aman Meski Diwarnai Isu Pembubaran
Trending di Kabar Viral