Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Raden Walangsungsang, Bapak Cirebon, Menginspirasi dengan Kisahnya yang Penuh Dendam dan Cinta

badge-check

Patrolihukum.net – Raden Walangsungsang, yang juga dikenal sebagai Ki Somadullah, Haji Abdullah Iman, Pangeran Cakrabuana, dan Embah Kuwu Sangkan, telah merajut sejarah dengan kisah hidupnya yang penuh warna. Putra dari Prabu Siliwangi dan Nyi Subang Larang ini tidak hanya dikenal sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai sosok yang membawa perubahan besar.

Menurut catatan dalam Naskah Mertasinga, Pangeran Walangsungsang meninggalkan istana karena kekecewaannya terhadap perlakuan Prabu Siliwangi terhadap ibunya. Bersama dengan saudara perempuannya, Rara Santang, mereka memulai perjalanan yang akhirnya membawa mereka ke tanah yang kini dikenal sebagai Cirebon. Keputusan mereka untuk melangkah keluar dari bayang-bayang istana menjadi titik awal dari berdirinya kota penting ini.

Raden Walangsungsang, Bapak Cirebon, Menginspirasi dengan Kisahnya yang Penuh Dendam dan Cinta

Tidak hanya menjadi pemimpin yang berani, Pangeran Walangsungsang juga dikenal sebagai sosok yang penuh cinta. Meskipun kehidupannya diwarnai oleh dendam dan kekecewaan, ia tetap mampu menemukan cinta sejati. Kisahnya dengan dua wanita dan 10 anak, yang terdiri dari delapan wanita dan dua pria, menjadi bukti bahwa di balik kesedihan dan kesulitan, ada cahaya cinta yang selalu bersinar.

Salah satu momen penting dalam hidupnya adalah ketika ia menikahi Nyimas Indang Geulis, yang melahirkan putri cantik yang kemudian menikah dengan Sunan Gunung Jati. Hubungan ini tidak hanya mengikat dua keluarga besar, tetapi juga menjadi fondasi bagi hubungan yang lebih luas antara Cirebon dan kerajaan-kerajaan tetangga.

Kisah hidup Pangeran Walangsungsang tidak hanya menjadi bagian dari sejarah Cirebon, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang. Melalui kisahnya, kita belajar tentang pentingnya memaafkan, mencintai, dan membangun sesuatu yang baru dari kekecewaan masa lalu. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Segenap Keluarga Besar Media Online *Patrolihukum.net*

1 Januari 2026 - 00:00 WIB

Segenap Keluarga Besar Media Online *Patrolihukum.net*

Kapolres Banggai Ajak Sambut Tahun Baru 2026 Tanpa Pesta, Doakan Korban Bencana Alam di Sumatera

28 Desember 2025 - 17:29 WIB

Kapolres Banggai Ajak Sambut Tahun Baru 2026 Tanpa Pesta, Doakan Korban Bencana Alam di Sumatera

Polisi Amankan Dua Pelaku Tindakan Asusila Melalui TikTok di Toili, Banggai

28 Desember 2025 - 17:14 WIB

Polisi Amankan Dua Pelaku Tindakan Asusila Melalui TikTok di Toili, Banggai

Babinsa Kepanjenkidul Bersama Warga Gotong Royong Renovasi Rumah Warga

27 Desember 2025 - 07:03 WIB

Babinsa Kepanjenkidul Bersama Warga Gotong Royong Renovasi Rumah Warga

HADIRKAN RASA AMAN, SATGAS GAKKUM DAN UNIT K9 POLDA KEPRI PERIKSA BARANG BAWAAN PENUMPANG DI PELABUHAN RORO PUNGGUR

27 Desember 2025 - 06:56 WIB

HADIRKAN RASA AMAN, SATGAS GAKKUM DAN UNIT K9 POLDA KEPRI PERIKSA BARANG BAWAAN PENUMPANG DI PELABUHAN RORO PUNGGUR
Trending di Berita