Patrolihukum.net – Putra kedua mendiang pelawak legendaris Dono Warkop, Damar Canggih Wicaksono, menorehkan prestasi luar biasa di dunia akademik. Berbeda dengan sang ayah yang dikenal di dunia hiburan, Damar justru berkecimpung di dunia penelitian nuklir dan saat ini bekerja sebagai peneliti di laboratorium nuklir Helmholtz-Zentrum Dresden Rossendorf (HZDR), Jerman.
Kecerdasan yang dimiliki Damar tampaknya merupakan warisan dari sang ayah, yang semasa hidupnya juga pernah menjadi dosen di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Indonesia (UI). Damar memulai perjalanan akademiknya dengan menempuh pendidikan sarjana di Universitas Gadjah Mada (UGM), mengambil jurusan Teknik Nuklir. Ia lulus pada tahun 2009 dengan predikat cum laude, menandai awal karier gemilangnya di bidang sains dan teknologi.

Tak puas dengan gelar sarjana, Damar melanjutkan studi magister di École Polytechnique Fédérale de Lausanne (EPFL), Swiss, pada jurusan yang sama. Ia menyelesaikan jenjang S2 pada tahun 2012, menunjukkan konsistensinya dalam mendalami bidang nuklir. Tidak berhenti di situ, ia kemudian melanjutkan ke jenjang doktoral di kampus yang sama dan berhasil meraih gelar PhD pada tahun 2018.
Dengan perjalanan akademik yang begitu gemilang, Damar kini aktif dalam penelitian di bidang fisika nuklir dan teknologi reaktor. Keterlibatannya di HZDR Jerman membuktikan bahwa anak bangsa mampu bersaing di kancah internasional, membawa nama Indonesia ke tingkat dunia.
Kisah sukses Damar ini menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi di bidang akademik dan teknologi, membuktikan bahwa ketekunan dan kerja keras dapat membawa seseorang mencapai puncak kesuksesan. (***)











