Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

TNI, AD-AL-AU

Puluhan Prajurit Pasukan Payung TNI Laksanakan Penerjunan KDOL, Siapkan Drop Zone di Morowali

badge-check


					Puluhan Prajurit Pasukan Payung TNI Laksanakan Penerjunan KDOL, Siapkan Drop Zone di Morowali Perbesar

Morowali – Puluhan prajurit Pasukan Payung dari Satuan Korpasgat TNI Angkatan Udara dan Satuan Kostrad TNI Angkatan Darat melaksanakan penerjunan Kelompok Depan Operasi Linud (KDOL) di kawasan Bandara PT IMIP, Morowali, Sulawesi Tengah, Rabu (19/11/2025). Kegiatan ini merupakan bagian penting dari rangkaian Latihan Komando Gabungan (Kogab) TNI Tahun 2025.

 

Puluhan Prajurit Pasukan Payung TNI Laksanakan Penerjunan KDOL, Siapkan Drop Zone di Morowali

Dalam manuver infiltrasi udara tersebut, 23 penerjun Sat Bravo 90 Korpasgat bergabung dengan unsur Detasemen Matra 2/Naga Pasa serta 10 penerjun dari Brigade Infanteri 3 Divisi 3 Kostrad. Mereka diterjunkan menggunakan pesawat CN-295 untuk melaksanakan tugas awal memastikan keamanan serta kesiapan Drop Zone (DZ) sebelum unsur pasukan utama memasuki wilayah latihan.

 

Penerjunan KDOL dilakukan dengan tingkat presisi tinggi pada area yang telah ditetapkan. Setibanya di darat, pasukan segera melaksanakan pengamanan awal, penandaan DZ, serta menyiapkan berbagai perangkat taktis guna mendukung kelancaran operasi lintas udara tahap berikutnya. Kehadiran satuan KDOL ini menjadi elemen kunci dalam membuka jalur infiltrasi dan menjamin kesiapan taktis di lapangan.

 

Pelaksanaan latihan ini juga merujuk pada arahan Presiden yang meminta adanya pengawasan lebih ketat di kawasan tambang terutama di daerah Morowali, Sulawesi Tengah, sehubungan dengan maraknya aktivitas tambang ilegal yang berpotensi mengganggu keamanan dan merugikan negara. Presiden menugaskan TNI untuk meningkatkan kontrol serta memonitor setiap aktivitas di wilayah tersebut dengan mengoptimalkan operasi, latihan, dan pengerahan kekuatan lintas matra.

 

Rangkaian latihan ini sekaligus memperkuat kemampuan TNI dalam operasi lintas udara modern, yang menuntut integrasi erat antara TNI AD, TNI AU, dan berbagai satuan pendukung lainnya. Sinergi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesiapan operasional serta profesionalisme prajurit dalam menghadapi dinamika ancaman masa kini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Koramil 1002-08/Labuan Amas Utara Bersinergi Dampingi Penyaluran Bantuan Banjir

5 Januari 2026 - 15:35 WIB

Koramil 1002-08/Labuan Amas Utara Bersinergi Dampingi Penyaluran Bantuan Banjir

Bangun Hubungan Harmonis, Babinsa Koramil 03/Maba Perkuat Kerja Sama dengan Pemerintah Desa

5 Januari 2026 - 14:29 WIB

Bangun Hubungan Harmonis, Babinsa Koramil 03/Maba Perkuat Kerja Sama dengan Pemerintah Desa

Babinsa Jalin Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos

5 Januari 2026 - 12:25 WIB

Babinsa Jalin Silaturahmi dengan Warga Melalui Komsos

Pastikan Kesiapan Operasional, Dandim 0906/Kkr Lakukan Pengecekan Kendaraan Dinas Prajurit

5 Januari 2026 - 11:59 WIB

Pastikan Kesiapan Operasional, Dandim 0906/Kkr Lakukan Pengecekan Kendaraan Dinas Prajurit

16 Tahun Menjaga Laut Lebanon, LAF Medal Jadi Saksi Pengabdian Terakhir Unsur KRI TNI AL Di UNIFIL

5 Januari 2026 - 11:30 WIB

16 Tahun Menjaga Laut Lebanon, LAF Medal Jadi Saksi Pengabdian Terakhir Unsur KRI TNI AL Di UNIFIL
Trending di TNI, AD-AL-AU