Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

PTDI dan Intercrus Aero Indonesia Jalin Kerja Sama Kembangkan Advanced Air Mobility

badge-check

**Bandung, 18 Juni 2024** – PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PTDI dan PT Intercrus Aero Indonesia telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk mengembangkan teknologi Advanced Air Mobility (AAM) di Indonesia. Perjanjian ini ditandai dengan kesepakatan strategis antara kedua perusahaan untuk merancang, mensertifikasi, memanufaktur, dan mengkomersialisasi pesawat Intercrus Sola, sebuah pesawat Vertical Take-Off Landing (VTOL) elektrik yang inovatif.

Pesawat Intercrus Sola, dengan kapasitas empat penumpang dan daya angkut 1.200 kg, dirancang untuk mengatasi tantangan transportasi di wilayah metropolitan dengan kecepatan maksimal 150 km/jam dan jarak tempuh hingga 100 km. Ini diharapkan dapat mempercepat perjalanan hingga sembilan hingga sepuluh kali lipat dibandingkan mobil konvensional.

PTDI dan Intercrus Aero Indonesia Jalin Kerja Sama Kembangkan Advanced Air Mobility

Gita Amperiawan, Direktur Utama PTDI, mengungkapkan bahwa kerja sama ini tidak hanya bertujuan untuk mengembangkan layanan taksi udara di Indonesia, tetapi juga untuk meningkatkan efisiensi ekonomi dan memberikan nilai tambah teknologi dalam sektor AAM. “Kami optimis bahwa produk ini akan menjadi solusi terdepan dalam memenuhi kebutuhan penerbangan sipil, logistik, dan pariwisata, serta potensial digunakan untuk kebutuhan militer dan pertahanan,” jelas Gita.

Jeremy Hasian Saragih, Founder & CEO PT Intercrus Aero Indonesia, menambahkan bahwa tim mereka saat ini fokus pada finalisasi desain prototipe pesawat, yang akan segera disertifikasi oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DGCA) Indonesia, dan selanjutnya akan diproses sertifikasi oleh Federal Aviation Administration (FAA) AS.

Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam pengembangan industri penerbangan modern di Indonesia, memperkuat posisi negara dalam pasar global AAM, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan teknologi dan ekonomi nasional.

*Edi D/Red**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polemik Mobil Dinas Baru Wali Kota Probolinggo Memanas, Pegiat Antikorupsi Disorot dan Dikecam Publik

19 Maret 2026 - 14:15 WIB

Polemik Mobil Dinas Baru Wali Kota Probolinggo Memanas, Pegiat Antikorupsi Disorot dan Dikecam Publik

Mobil Dinas Baru Wali Kota Probolinggo Disorot, Pemuda Pancasila: Janji Tinggal Janji

19 Maret 2026 - 13:34 WIB

Mobil Dinas Baru Wali Kota Probolinggo Disorot, Pemuda Pancasila: Janji Tinggal Janji

F-Wamipro Berbagi Berkah Ramadan 1447 H, Bagikan 500 Takjil Dan Sembako Untuk Anggota

19 Maret 2026 - 11:51 WIB

F-Wamipro Berbagi Berkah Ramadan 1447 H, Bagikan 500 Takjil Dan Sembako Untuk Anggota

Penertiban PKL Alun-alun Kraksaan, Satpol PP Kabupaten Probolinggo Kedepankan Pendekatan Humanis

19 Maret 2026 - 11:46 WIB

Penertiban PKL Alun-alun Kraksaan, Satpol PP Kabupaten Probolinggo Kedepankan Pendekatan Humanis

Perbedaan UU LLAJ dan UU Perhubungan Jadi Sorotan Jelang Mudik Lebaran 2026

19 Maret 2026 - 10:20 WIB

Perbedaan UU LLAJ dan UU Perhubungan Jadi Sorotan Jelang Mudik Lebaran 2026
Trending di Berita