TULUNGAGUNG – Upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terus dilakukan melalui kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) yang digelar di Dusun Persilan, Desa Babadan, Kecamatan Karangrejo. Kegiatan ini menjadi wadah pelayanan kesehatan terpadu yang menyasar berbagai kelompok usia, mulai dari balita hingga lansia.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 50 orang lansia mengikuti pemeriksaan kesehatan rutin yang meliputi pengecekan tekanan darah, konsultasi kesehatan, serta pemantauan kondisi fisik secara umum.

Selain itu, sebanyak 40 balita turut hadir untuk mendapatkan layanan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemantauan tumbuh kembang. Sementara itu, kegiatan posbindu yang difokuskan pada deteksi dini penyakit tidak menular diikuti oleh 30 warga.
Sejak pagi hari, masyarakat terlihat antusias mendatangi lokasi kegiatan. Para kader posyandu bersama tenaga kesehatan setempat tampak sigap melayani peserta secara bergiliran sesuai dengan jenis layanan yang dibutuhkan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pemeriksaan kesehatan, tetapi juga sebagai media edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat.
Bidan Desa Babadan, Yusri Astuti, menjelaskan bahwa Posyandu ILP merupakan bentuk penguatan layanan kesehatan primer yang terintegrasi di tingkat desa.
“Melalui kegiatan Posyandu ILP ini, kami berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang menyeluruh dan berkesinambungan. Tidak hanya fokus pada balita, tetapi juga lansia dan masyarakat umum melalui posbindu. Dengan begitu, deteksi dini terhadap berbagai masalah kesehatan bisa dilakukan lebih cepat,” ujar Yusri Astuti, Rabu (6/5/2026).
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
“Alhamdulillah, partisipasi warga cukup tinggi. Ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan semakin meningkat. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berjalan rutin dan menjangkau lebih banyak warga,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Desa Babadan, Suyitno, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, terutama tenaga kesehatan dan kader posyandu.
“Kami dari pemerintah desa sangat mendukung penuh kegiatan Posyandu ILP ini. Program ini sangat bermanfaat karena mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara langsung. Dengan adanya layanan yang rutin dan terpadu, kami berharap kualitas kesehatan warga Desa Babadan semakin baik,” Kata Suyitno.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah desa untuk terus mendukung program-program kesehatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami akan terus bersinergi dengan tenaga kesehatan dan kader untuk memastikan kegiatan seperti ini berjalan secara berkelanjutan. Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama dalam pembangunan desa,” tambahnya.
Dengan terselenggaranya Posyandu ILP di Dusun Persilan ini, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kondisi kesehatannya serta mampu menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan sejahtera.
Editor : Anwar C
- Tangkap Dan Penjarakan Dugaan Pemilik Cafe Tabrak UU Darurat No. 12 Tahun 1951 Pasal 2 Ayat (1) Dan KUHP Pasal 167 Ayat (1) Serta KUHP Pasal 335 Ayat (1).
- Kemendagri Menyambut Penuh Pelaksanaan Peringatan Hari Pers Sedunia dan Munas SWI
- Rutin Rawat Senjata, Rutan Kraksaan Perkuat Sistem Keamanan Internal


























1 Komentar