Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Polri

Polisi Turun ke Lahan Jagung di Tongas, Perkuat Program Ketahanan Pangan Nasional

badge-check

Polisi Turun ke Lahan Jagung di Tongas, Perkuat Program Ketahanan Pangan Nasional Perbesar

PROBOLINGGO – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga tingkat desa. Melalui peran Bhabinkamtibmas, jajaran Polres Probolinggo Kota aktif mendampingi para petani guna memastikan produktivitas pertanian tetap terjaga.

Seperti yang dilakukan Unit Binmas Polsek Tongas, Selasa (9/6/2026). Bhabinkamtibmas Desa Dungun dan Desa Pamatan, Briptu Afiyan Gani H, turun langsung ke lahan jagung binaan milik Yasin di Dusun Sumberan, Desa Dungun, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.

Lahan seluas 600 meter persegi tersebut ditanami jagung dan menjadi salah satu lahan binaan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah.

Selain memantau perkembangan tanaman, petugas juga berdialog dengan petani untuk mengetahui kendala yang dihadapi serta memberikan motivasi agar hasil pertanian dapat terus meningkat.

Kapolsek Tongas Iptu Kumoro Seto mengatakan kehadiran polisi di tengah petani merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.

“Kami ingin memastikan anggota Bhabinkamtibmas hadir, berbuat, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Pendampingan kepada petani merupakan salah satu upaya Polri untuk ikut menjaga keberlangsungan program ketahanan pangan nasional,” kata Iptu Kumoro Seto.

Menurutnya, sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah pedesaan.

Dari hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung milik Yasin yang ditanam pada 8 Maret 2026 tersebut direncanakan akan memasuki masa panen pada 18 Juli 2026. Selama proses budidaya berlangsung, petani tidak mengalami kendala berarti.

“Kami juga membuka ruang komunikasi bagi para petani apabila terdapat permasalahan di lapangan. Nantinya akan kami koordinasikan dengan pihak terkait agar dapat dicarikan solusi bersama,” ujarnya.

Iptu Kumoro menambahkan, Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam mendukung program pembangunan, termasuk sektor pertanian.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Desa Dungun dilaporkan aman, tertib, dan kondusif. (Bambang/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Perkenalan di TikTok Berujung Petaka, Siswi SMP Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual

25 Juli 2026 - 07:53 WIB

Kenalan Lewat Media Sosial, Pria Asal Probolinggo Diduga Hamili Anak Berusia 11 Tahun

25 Juli 2026 - 07:16 WIB

Sinyal Darurat BUMDes di Banggai Diduga Massal Tabrak Perbup No. 43/2021, Praktisi Hukum dan Pegiat Kontrol Sosial Desak APH Usut Tuntas

25 Juli 2026 - 06:29 WIB

Tangkap Dan Penjarakan Seluruh Pengurus Bumdes, Diduga Tabrak Aturan Berdasarkan Perbub No.43 Tahun 2021, Rugikan Negara Dan Rakyat.

25 Juli 2026 - 04:20 WIB

Kapolri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Lestarikan Budaya

24 Juli 2026 - 20:42 WIB

Trending di Polri