Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Kabar Viral

Polisi : Isu Begal di Sawojajar Kota Malang Hoax

badge-check

KOTA MALANG – Isu begal kembali berhembus di Kota Malang tepatnya di wilayah Sawojajar. Kali ini kabar tersebut santer dikabarkan pada Minggu dini hari (19/5/2024).

Anggota Polsek Kedungkandang yang menerima informasi kericuhan tersebut bergegas untuk mengambil tindakan.

Polisi : Isu Begal di Sawojajar Kota Malang Hoax

Namun setelah dilakukan penyelidikan isu tersebut kembali terbukti palsu alias hoax.

Kapolsek Kedungkandang AKP Effendy Budi Wibowo menyampaikan bahwa kericuhan yang terjadi di wilayah Sawojajar dan sempat ramai di sosial media tersebut ternyata terjadi karena adanya kesalahpahaman antar beberapa pemuda.

“Jadi awal mulanya saudara B dan saudara A pulang dari nonton kesenian bantengan kemudian berjalan di wilayah Sawojajar 2 depan ruko WOW dan berpapasan dengan sepeda motor yang dikendarai oleh saudara S dan posisinya saat itu saudara S ini melawan arus,” kata AKP Effendy, Senin (20/5).

Masih kata AKP Effendy, kedua pemuda itu
kemudian sama-sama kaget dan salah satu memaki dengan seketika menendang sepeda motor milik saudara A hingga mereka terjatuh.

Tak terima dengan perlakuan itu kemudian rekan A yang betinisial R mengejar S, namun sayangnya tiba-tiba ada seorang yang tak dikenal menendang R dan kemudian meneriakinya sebagai begal.

“Karena mereka berhenti di sekitar warung lesehan akhirnya terjadilah keributan di sana hingga diamankan oleh warga” tegas AKP Effendy.

Atas kejadian tersebut kemudian anggota membawa seluruh saksi dan korban serta orang tua mereka ke Polsek Kedungkandang untuk dimintai keterangan.

“Semua pihak yang terlibat kami ajak ke Polsek Kedungkandang untuk melakukan diskusi dan mereka sepakat untuk berdamai dan semua pihak tidak saling menuntut serta saling menyadari kesalahan yang dibuat oleh masing-masing,” terang AKP Effendy.

Atas kejadian ini, Polisi meminta kepada warga masyarakat agar tidak terprovokasi.

“Jadi informasi begal itu Hoak, yang ada hanya karena keributan karena kesalahpahaman,” tegas AKP Effendy.

Kapolsek Kedungkandang juga menghimbau kepada masyarakat apabila masyarakat Kota Malang mengalami ataupun menghadapi situasi yang membutuhkan kehadiran Polisi dengan segera maka dapat menghubungi layanan 110.

“Segera telpun call center kami, maka kami akan segera datang, ” tutup Kapolsek Kedungkandang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tuban Berseri, GERMAS PEKAD Resmi Hadir Membawa Nilai Keadilan

7 Januari 2026 - 03:25 WIB

Tuban Berseri, GERMAS PEKAD Resmi Hadir Membawa Nilai Keadilan

Dua Kelompok Massa Berseberangan, Kapolres Probolinggo Jamin Aksi Damai Berjalan Aman dan Tertib

5 Januari 2026 - 19:12 WIB

Dua Kelompok Massa Berseberangan, Kapolres Probolinggo Jamin Aksi Damai Berjalan Aman dan Tertib

Warga Kecewa, Pasien BPJS Diduga Tak Dapat Layanan Optimal di Puskesmas Bantaran Probolinggo

5 Januari 2026 - 12:56 WIB

Warga Kecewa, Pasien BPJS Diduga Tak Dapat Layanan Optimal di Puskesmas Bantaran Probolinggo

Drive Thru dan Samsat Keliling Perkuat Kepatuhan Pajak Kendaraan di Lumajang

5 Januari 2026 - 10:04 WIB

Drive Thru dan Samsat Keliling Perkuat Kepatuhan Pajak Kendaraan di Lumajang

Pro dan Kontra Seleksi Direktur Perumdam Tirta Argopuro, Ribuan Massa Dijadwalkan Turun ke Jalan

5 Januari 2026 - 06:10 WIB

Pro dan Kontra Seleksi Direktur Perumdam Tirta Argopuro, Ribuan Massa Dijadwalkan Turun ke Jalan
Trending di Kabar Viral