Persija Imbau Suporter Menahan Diri Usai Kericuhan di Laga Kontra Persita

Persija Imbau Suporter Menahan Diri Usai Kericuhan di Laga Kontra Persita
banner 468x60

Jakarta | Persija Jakarta menyampaikan keprihatinan atas kericuhan yang terjadi dalam laga tandang melawan Persita Tangerang pada pekan kelima Super League 2026/2027. Klub ibu kota itu juga mengimbau para suporter agar tetap tenang dan menahan diri setelah insiden di area tribun mengganggu jalannya pertandingan. Imbauan tersebut disampaikan menyusul situasi yang berkembang di stadion, dengan harapan keadaan tetap kondusif dan pertandingan dapat diselesaikan.

Pertandingan Persita kontra Persija berlangsung di Banten International Stadium, Serang, pada Sabtu malam, 17 Oktober 2026. Persita keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2. Namun, jalannya laga sempat terhenti ketika keributan terjadi di area tribun. Insiden itu berdampak langsung pada pertandingan karena babak kedua tertunda sekitar 30 menit, sebelum kedua tim kembali melanjutkan permainan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Laga baru dilanjutkan setelah situasi di stadion berangsur terkendali. Jeda tersebut membuat pertandingan berlangsung dalam suasana yang berbeda dari rencana semula, sementara perhatian tertuju pada upaya meredakan keadaan. Persija menyatakan keprihatinan atas kejadian itu dan meminta suporter tidak terpancing oleh situasi, serta menjaga ketenangan setelah pertandingan. Imbauan agar menahan diri menjadi penting agar insiden di tribun tidak berkembang menjadi gangguan lanjutan, baik di dalam maupun di sekitar stadion.

Kericuhan yang menyebabkan penundaan menunjukkan bagaimana kondisi di tribun dapat memengaruhi jalannya sebuah pertandingan. Meski laga akhirnya dapat diteruskan hingga selesai dan Persita mengamankan kemenangan 3-2, peristiwa tersebut menjadi perhatian bagi klub dan para pendukung. Persija menekankan pentingnya menjaga sikap serta mengedepankan ketertiban dalam menyikapi hasil pertandingan maupun insiden yang terjadi. Dengan situasi stadion yang berangsur pulih, pertandingan dapat dituntaskan, tetapi seruan klub agar suporter tetap tenang menjadi pesan utama setelah laga di Serang itu.

Persija menyampaikan pernyataan resmi melalui akun Instagram klub pada Minggu, 18 Oktober 2026, setelah kericuhan terjadi dalam laga kontra Persita. Dalam pernyataan tersebut, klub menyampaikan simpati kepada seluruh pihak yang terdampak oleh insiden. Persija secara khusus menaruh perhatian kepada para suporter yang terluka dan berharap mereka memperoleh penanganan medis yang diperlukan. Klub juga menyampaikan harapan agar para korban dapat segera pulih. Pernyataan ini menjadi bentuk kepedulian Persija terhadap situasi yang dialami suporter serta pihak lain yang terdampak, tanpa mengabaikan pentingnya keselamatan dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola.

Persija turut menegaskan bahwa tindakan kekerasan yang membahayakan keselamatan orang lain tidak dapat dibenarkan. Sikap tersebut menempatkan keselamatan sebagai hal utama, baik bagi suporter maupun semua orang yang berada di sekitar pertandingan. Klub menyampaikan pesan itu di tengah perhatian terhadap kericuhan yang berlangsung setelah pertandingan melawan Persita. Dengan menyatakan simpati sekaligus menolak kekerasan, Persija menunjukkan bahwa dukungan kepada korban perlu berjalan beriringan dengan sikap tegas terhadap perilaku yang berisiko mencederai orang lain.

Harapan agar suporter yang terluka menerima perawatan yang sesuai dan segera pulih menjadi bagian penting dari pesan klub. Persija tidak menyebutkan jumlah korban dalam pernyataan yang dirujuk, sehingga informasi mengenai kondisi mereka perlu disampaikan secara cermat dan tidak ditambah dengan perkiraan. Pernyataan resmi tersebut juga menjadi pengingat bahwa dampak kericuhan dirasakan langsung oleh orang-orang yang hadir dan membutuhkan perhatian. Dalam situasi seperti ini, dukungan terhadap pihak terdampak serta penghormatan terhadap keselamatan publik perlu menjadi perhatian bersama. Sikap menahan diri dan menghindari kekerasan dapat membantu mencegah risiko serupa dalam kegiatan sepak bola berikutnya.

Usai keributan terjadi di sejumlah area tribun dalam laga kontra Persita, Persija mengimbau para suporter untuk tetap tenang dan menahan diri. Klub meminta seluruh pihak tidak bereaksi secara terburu-buru terhadap situasi yang berkembang, serta memberi ruang agar keadaan dapat kembali kondusif. Imbauan tersebut ditujukan sebagai ajakan untuk menjaga ketertiban bersama, bukan untuk memperkeruh suasana atau mendorong munculnya perdebatan baru. Dalam kondisi ketika emosi mudah meningkat, sikap tenang dan pertimbangan yang matang dinilai penting agar situasi tidak berkembang menjadi insiden lanjutan. Persija juga mengajak suporter menunjukkan dukungan dengan cara yang tertib dan bertanggung jawab, baik di dalam maupun di luar stadion.

Klub turut mengingatkan agar suporter tidak mudah terpancing provokasi ataupun informasi yang belum jelas kebenarannya. Beredarnya kabar, potongan rekaman, atau komentar di berbagai kanal dapat memicu kesalahpahaman apabila diterima dan disebarkan tanpa pemeriksaan. Karena itu, para pendukung diharapkan mencermati sumber informasi, tidak menyebarkan hal yang berpotensi menambah ketegangan, dan menghindari tindakan yang dapat mengganggu ketertiban. Sikap menahan diri juga berarti tidak merespons ajakan atau provokasi dengan tindakan yang berisiko memperluas keributan. Dengan demikian, percakapan mengenai pertandingan dapat berlangsung secara lebih tertib, sementara upaya untuk meredakan keadaan tidak terhambat oleh spekulasi maupun reaksi spontan.

Persija menyampaikan seruan tersebut setelah keributan dilaporkan terjadi di beberapa titik tribun. Ajakan menjaga suasana tetap tertib berlaku bagi semua pihak yang berada di lingkungan pertandingan maupun yang mengikuti perkembangan dari luar stadion. Menjaga ketertiban bersama memerlukan perhatian terhadap keselamatan, kepatuhan pada aturan, dan sikap saling menghormati. Suporter diharapkan mengutamakan langkah damai serta menghindari tindakan yang berpotensi memicu gangguan berikutnya. Imbauan ini menjadi pengingat bahwa setiap orang dapat berperan dalam meredakan situasi, termasuk dengan tidak memperbesar kabar yang belum terverifikasi dan memberi kesempatan kepada keadaan untuk pulih. Persija berharap seluruh pihak dapat menahan diri sehingga kejadian serupa tidak terulang dan dukungan terhadap tim tetap berlangsung secara aman serta tertib.

Persija menyatakan tengah mengumpulkan informasi mengenai kericuhan yang terjadi dalam laga kontra Persita. Langkah ini dilakukan agar klub memperoleh gambaran kejadian secara utuh, termasuk mengenai rangkaian peristiwa yang berlangsung di sekitar pertandingan. Persija juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menghimpun keterangan dan memastikan informasi yang diperoleh dapat diverifikasi. Klub belum ingin mengambil kesimpulan sebelum berbagai fakta dan penjelasan dari pihak yang berkepentingan terkumpul. Pendekatan tersebut dinilai penting agar perkembangan penanganan insiden tidak didasarkan pada kabar yang belum terkonfirmasi ataupun potongan informasi yang beredar di ruang publik.

Dalam menyikapi insiden tersebut, Persija menyampaikan bahwa setiap perkembangan akan ditangani secara objektif dan bertanggung jawab. Klub menegaskan pentingnya mengutamakan fakta, sekaligus menghormati ketentuan yang berlaku dalam proses penanganannya. Koordinasi dengan pihak terkait menjadi bagian dari upaya memperoleh pemahaman yang lebih jelas mengenai situasi di lapangan dan memastikan langkah berikutnya memiliki dasar yang memadai. Persija juga mengimbau suporter untuk menahan diri selama informasi terus dihimpun. Sikap tenang dan tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi dapat membantu menjaga suasana tetap kondusif, serta memberi ruang bagi pihak berwenang untuk bekerja sesuai prosedur.

Keterangan mengenai awal ketegangan disampaikan Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Hutapea. Ia menyebut kericuhan bermula dari aksi saling ejek suporter Persija dan Persita. Menurut keterangannya, ketegangan mulai muncul ketika pertandingan memasuki menit ke-25 pada babak pertama. Informasi tersebut memberikan gambaran awal mengenai situasi yang berkembang selama pertandingan, tetapi pengumpulan keterangan dari pihak-pihak terkait tetap diperlukan untuk memahami kejadian secara menyeluruh. Persija menyatakan akan terus mengikuti perkembangan dan berkoordinasi dalam penanganan insiden, dengan tetap berpegang pada fakta serta menghormati aturan yang berlaku.

Baca juga: Laga Seru: Persija Jakarta vs Persib Bandung di Super League 2026/2027 | Temukan Lokasi Nobar Terbaik untuk Laga Persija vs Persib | Persija Harus Bermain di Bali, Tinggalkan Jakarta untuk Hadapi Java United

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60