Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Social

Minim Sentuhan Kebijakan, GP Ansor Kota Probolinggo Santuni Guru Ngaji di Peringatan Isra Mikraj

badge-check


Minim Sentuhan Kebijakan, GP Ansor Kota Probolinggo Santuni Guru Ngaji di Peringatan Isra Mikraj Perbesar

Patrolihukum.net, Probolinggo — Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 Hijriah dimanfaatkan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Probolinggo untuk menegaskan kepedulian sosial terhadap para guru ngaji yang dinilai masih minim perhatian dari pemerintah daerah. Melalui pengajian dan doa bersama, GP Ansor menyalurkan santunan kepada para pendidik keagamaan di tingkat akar rumput.

Kegiatan tersebut digelar di Musholla Al-Hikmah, Kelurahan Jrebeng Wetan, Kota Probolinggo, Rabu (14/1/2026). Acara ini merupakan hasil kolaborasi GP Ansor Kota Probolinggo dengan PT Delta Artha Bahari Nusantara (DABN) serta Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Probolinggo.

Minim Sentuhan Kebijakan, GP Ansor Kota Probolinggo Santuni Guru Ngaji di Peringatan Isra Mikraj

Santunan diberikan kepada para guru ngaji yang selama ini berperan penting dalam mengajarkan dasar-dasar membaca Al Quran dan pembentukan akhlak generasi muda. Mereka dinilai memiliki kontribusi besar dalam pendidikan karakter masyarakat, meski kerap luput dari perhatian kebijakan kesejahteraan pemerintah.

Ketua PC GP Ansor Kota Probolinggo, Salamul Huda, mengatakan peringatan Isra Mikraj bukan sekadar seremoni keagamaan, tetapi juga momentum refleksi nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW, terutama terkait kepedulian terhadap sesama.

“Dalam peristiwa Isra Mikraj, Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat sebagai fondasi utama kehidupan umat Islam. Dari sana, kami merefleksikan bahwa para guru ngaji adalah pihak yang selama ini menanamkan nilai-nilai dasar tersebut. Tanpa mereka, kita semua akan buta terhadap bacaan kitab suci Al Quran,” ujar Salamul Huda.

Menurutnya, perhatian terhadap kesejahteraan guru ngaji seharusnya menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Ia menilai, selama ini para guru ngaji mengabdi dengan penuh keikhlasan, namun belum diiringi dengan dukungan kebijakan yang memadai.

“Seharusnya kepedulian dan kesejahteraan guru ngaji menjadi perhatian serius Wali Kota Probolinggo. Mereka adalah pilar penting dalam pembentukan moral dan akhlak masyarakat,” katanya.

Salamul Huda juga menyinggung kebijakan pemerintah daerah terkait pemberian insentif atau gaji bagi RT dan RW yang dinilainya sudah berada di jalur yang tepat. Namun demikian, ia berharap kebijakan tersebut tidak mengesampingkan peran dan nasib guru ngaji.

“Kebijakan gaji RT dan RW itu sudah baik. Tetapi kami berharap pemerintah juga hadir untuk para guru ngaji di Kota Probolinggo. Akhlak dan moral anak-anak kita terbentuk dari ketulusan mereka yang mengajar tanpa pamrih,” tegasnya.

Ia menambahkan, langkah yang dilakukan GP Ansor bersama mitra kerja hanyalah bentuk kepedulian awal dan belum dapat menggantikan peran negara. Karena itu, Ansor mendorong adanya kebijakan berkelanjutan yang menyentuh kesejahteraan guru ngaji secara lebih sistematis.

Sementara itu, keterlibatan PT DABN dan KSOP Kelas IV Probolinggo dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan dunia usaha dan instansi vertikal terhadap kegiatan sosial-keagamaan di daerah. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan, pemerintah, dan sektor swasta dalam menjawab persoalan sosial di masyarakat.

Acara pengajian dan doa bersama berlangsung khidmat, diikuti oleh pengurus GP Ansor, para guru ngaji, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari mitra kolaborator. Selain santunan, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi dan penguatan nilai kebersamaan dalam memperingati peristiwa penting dalam sejarah Islam tersebut. (Bambang/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketika Kepala Sekolah Bicara Demi Murid: Kritik MBG dari SDN 03 Sumber Sari Menggema

16 Januari 2026 - 07:32 WIB

Ketika Kepala Sekolah Bicara Demi Murid: Kritik MBG dari SDN 03 Sumber Sari Menggema

Irwasda Polda Jatim Tutup Usia, Polri Sampaikan Duka dan Penghormatan

16 Januari 2026 - 06:45 WIB

Irwasda Polda Jatim Tutup Usia, Polri Sampaikan Duka dan Penghormatan

Dispensasi Kawin Tak Lagi Sekadar Administrasi, Pemkab Probolinggo Wajibkan Konseling Keluarga melalui PUSPAGA

16 Januari 2026 - 06:13 WIB

Dispensasi Kawin Tak Lagi Sekadar Administrasi, Pemkab Probolinggo Wajibkan Konseling Keluarga melalui PUSPAGA

Ketergantungan Industri Semen pada Tambang Dinilai Rawan Pelanggaran Izin Pengangkutan di Jawa Timur

15 Januari 2026 - 08:37 WIB

Ketergantungan Industri Semen pada Tambang Dinilai Rawan Pelanggaran Izin Pengangkutan di Jawa Timur

DPC FKDT Probolinggo Periode 2025–2030 Dilantik, Sinergi Madrasah Diniyah dan Pemerintah Diperkuat

14 Januari 2026 - 21:45 WIB

DPC FKDT Probolinggo Periode 2025–2030 Dilantik, Sinergi Madrasah Diniyah dan Pemerintah Diperkuat
Trending di Nasional