Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Pemerintah

Ma’ruf Amin: Minta Kementerian Agama Edukasi Masyarakat Hindari Kasus Hukum saat Umrah

badge-check

Belum lama ini, lima jemaah umrah asal Indonesia dikabarkan tidak bisa pulang ke tanah air. Mereka ditangkap secara sepihak oleh aparat keamanan Arab Saudi ketika duduk-duduk di pinggir jalan. Akibat dituduh melanggar hukum yang berlaku, kelimanya dipenjarakan di Arab Saudi.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin menyatakan bahwa pemerintah melalui Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah sudah memberikan bantuan advokasi.

“Saya terima kasih pada KJRI yang terus memandu, membantu mereka yang menjadi [terkena kasus hukum] apa ya, sehingga tidak bisa kembali karena ada persoalan,” tuturnya dalam keterangan pers usai menyaksikan Pengukuhan Komite Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Kalimantan Kalimantan Barat (Kalbar), di Kantor Gubernur Kalbar, Jalan Jend. Ahmad Yani, Bangka Belitung Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, Rabu (27/03/2024).

Lebih jauh, Wapres mengingatkan pentingnya jemaah umrah memahami aturan atau hukum yang berlaku di Arab Saudi supaya tidak terjerat kasus saat beribadah di tanah suci.

Untuk itu, Wapres pun meminta Kementerian Agama (Kemenag) untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Dalam hal ini, Kemenag dapat berkolaborasi dengan asosiasi penyelenggara umrah ataupun kalangan travel.

“Karena itu, Kementerian Agama saya minta supaya mengedukasi masyarakat yang umrah melalui kerja sama asosiasi umrah atau travel,” pintanya.

Dalam keterangan pers ini, Wapres didampingi oleh Pj. Gubernur Kalbar Harisson, Plt. Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Taufik Hidayat, dan Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kabar Terkini! Kipas Angin Rp11 Juta per Unit Jadi Sorotan, Polemik Anggaran KDMP Rp1,8 Triliun Memanas

16 Juli 2026 - 21:06 WIB

Korupsi Distribusi Batu Bara PLTU Diusut, Nama Menteri ESDM Disebut dalam Pernyataan PDIP

16 Juli 2026 - 18:19 WIB

Inovasi Pendidikan Probolinggo Dilirik Pasuruan, Pembelajaran Multigrade Jadi Sorotan

16 Juli 2026 - 18:04 WIB

Menyoal Gurita Dugaan Korupsi BUMDes Longkoga Barat, Pengurus ‘Kenyang’, Rakyat Gigit Jari

16 Juli 2026 - 16:36 WIB

Diduga Bumdes Longkoga Barat, Ketua Dan Pengurus Yang Kenyang.

16 Juli 2026 - 16:05 WIB

Trending di Berita