Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Nasional

Kolaborasi LKNU Kraksaan dan Baznas Ringankan Beban Keluarga Pasien Kurang Mampu Selama Kemoterapi di RSSA Malang

badge-check

Kolaborasi LKNU Kraksaan dan Baznas Ringankan Beban Keluarga Pasien Kurang Mampu Selama Kemoterapi di RSSA Malang Perbesar

Probolinggo, Patrolihukum.net– Pengurus Cabang Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (PC LKNU) Kraksaan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo memberikan pendampingan dan bantuan kepada pasien asal Dusun Gunung Kenik Desa Betek Taman Kecamatan Gading bernama Sofiatun (15 tahun) yang harus menjalani perawatan lanjutan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Sebelumnya, pasien sempat dirawat di RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo dan dirujuk ke RSSA Malang untuk menjalani kemoterapi. Namun karena keterbatasan ekonomi, pihak keluarga awalnya keberatan menerima rujukan tersebut lantaran khawatir dengan biaya hidup selama menjalani perawatan di luar daerah.

Kolaborasi LKNU Kraksaan dan Baznas Ringankan Beban Keluarga Pasien Kurang Mampu Selama Kemoterapi di RSSA Malang

Ketua PC LKNU Kraksaan Sugianto mengatakan pihaknya langsung bergerak mencarikan solusi bersama Baznas Kabupaten Probolinggo agar keluarga pasien tetap bisa menjalani pengobatan tanpa terbebani biaya selama berada di RSSA Malang.

“Awalnya keluarga terutama bapaknya menolak rujukan ke RSSA Malang karena memikirkan biaya selama mendampingi anaknya di sana. Akhirnya kami carikan solusi dengan berkoordinasi bersama Baznas agar keluarga punya pegangan biaya hidup sementara,” katanya.

Menurut Sugianto, pihak Baznas Kabupaten Probolinggo langsung merespons cepat meskipun saat itu bertepatan dengan hari libur. Bantuan sementara sebesar Rp500 ribu telah diserahkan kepada keluarga pasien. Selain itu, LKNU Kraksaan juga memberikan bantuan sebesar Rp1 juta untuk membantu kebutuhan keluarga pasien selama menjalani pengobatan di RSSA Malang.

“Alhamdulillah, LKNU memberikan bantuan Rp1 juta dan Baznas membantu sekitar Rp500 ribu hingga Rp1 juta. Jadi sementara keluarga sudah memiliki pegangan sekitar Rp1,5 juta untuk kebutuhan ibu dan kakaknya yang mendampingi pasien di RSSA Malang,” terangnya.

Sugianto menjelaskan pihaknya tidak hanya membantu dari sisi pembiayaan, tetapi juga memberikan pendampingan moral dan spiritual kepada keluarga pasien agar tetap kuat menghadapi kondisi tersebut. Keluarga perlu diyakinkan bahwa upaya pengobatan maksimal harus tetap dilakukan demi kesembuhan pasien.

“Kami memberikan pemahaman dari sisi medis, kemanusiaan dan keagamaan. Kami sampaikan bahwa sebagai manusia wajib berusaha maksimal untuk kesembuhan anaknya, sementara hasil akhirnya tetap menjadi kehendak Allah,” tegasnya.

Selain pendampingan psikologis, LKNU Kraksaan juga mengawal seluruh proses rujukan mulai administrasi hingga keberangkatan pasien menggunakan ambulans menuju RSSA Malang.

“Kami mendampingi mulai proses administrasi sampai pemberangkatan ambulans. Setelah dijelaskan dan diyakinkan, akhirnya bapaknya bisa menerima keputusan rujukan sesuai arahan rumah sakit,” jelasnya.

Sugianto menambahkan kolaborasi antara LKNU dan Baznas selama ini terus dilakukan untuk membantu masyarakat kurang mampu, khususnya yang membutuhkan pelayanan kesehatan lanjutan.

“Peran LKNU bersama Baznas adalah memastikan masyarakat kurang mampu tetap mendapatkan pendampingan dan bantuan kemanusiaan. Kami berharap kolaborasi ini terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.(Bambang)

📚 Artikel Terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sindiran Nikita Mirzani tentang Kasus Febrie Adriansyah Viral di Media Sosial

14 Juli 2026 - 17:24 WIB

Sindiran Nikita Mirzani tentang Kasus Febrie Adriansyah Viral di Media Sosial

Usai Disorot Media, Perhutani Tertibkan Kayu Tebangan di Bahu Jalan Desa Sumber

14 Juli 2026 - 13:36 WIB

Usai Disorot Media, Perhutani Tertibkan Kayu Tebangan di Bahu Jalan Desa Sumber

Road to Harlah PKB ke-28, Garda Bangsa Cup 2026 Libatkan 32 Tim Sepak Bola

14 Juli 2026 - 12:00 WIB

Road to Harlah PKB ke-28, Garda Bangsa Cup 2026 Libatkan 32 Tim Sepak Bola

Sertijab Pj Geuchik Meurandeh Dayah Rampung, Sorotan Dana Desa Ternak Tetap Berlanjut

14 Juli 2026 - 10:12 WIB

Sertijab Pj Geuchik Meurandeh Dayah Rampung, Sorotan Dana Desa Ternak Tetap Berlanjut

Pelayanan Puskesmas Bendahara Disorot, Pemerhati Minta Bupati Aceh Tamiang Evaluasi

14 Juli 2026 - 10:02 WIB

Pelayanan Puskesmas Bendahara Disorot, Pemerhati Minta Bupati Aceh Tamiang Evaluasi
Trending di Kabar Viral