Tabalong – Pembangunan Jembatan Garuda yang berlokasi di Desa Puain Kanan, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, terus menunjukkan progres yang signifikan. Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahapan pemasangan angkur, salah satu bagian paling penting dalam konstruksi jembatan beton yang berfungsi untuk mengikat dan memperkuat struktur agar tetap kokoh, stabil, serta mampu menahan berbagai beban yang akan melintas di atasnya. Tahapan pembangunan Jembatan Garuda sendiri terus berjalan secara bertahap sejak dimulainya pekerjaan konstruksi oleh Kodim 1008/Tabalong bersama masyarakat, minggu (21/06/2026).
Di lokasi pembangunan, personel Kodim 1008/Tabalong bersama warga tampak bekerja dengan penuh semangat dan ketelitian dalam memasang angkur sesuai spesifikasi teknis yang telah ditentukan. Pemasangan angkur menjadi pekerjaan yang sangat krusial karena akan menentukan kekuatan sambungan antara berbagai elemen struktur jembatan beton.

Selain membutuhkan ketepatan pengukuran, proses ini juga memerlukan pengawasan yang cermat guna memastikan seluruh komponen terpasang dengan sempurna. Dengan pemasangan angkur yang tepat, konstruksi jembatan akan memiliki daya tahan yang lebih baik serta mampu digunakan dalam jangka waktu yang panjang.
Komandan Kodim 1008/Tabalong, Letkol Inf Alexander Allan Primadi, S.E., mengatakan bahwa setiap tahapan pembangunan dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas agar manfaat jembatan benar-benar dapat dirasakan masyarakat.
“Pemasangan angkur merupakan salah satu tahapan yang sangat penting dalam pembangunan Jembatan Garuda. Komponen ini berfungsi memperkuat dan mengikat struktur utama sehingga jembatan memiliki kekuatan serta ketahanan yang maksimal. Karena itu, seluruh pekerjaan dilakukan secara teliti dan sesuai standar teknis yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan aksesibilitas masyarakat di wilayah pedesaan.
“Kami berharap kehadiran Jembatan Garuda nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas warga, mempermudah distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta mendukung akses anak-anak menuju sekolah dengan lebih aman dan nyaman. Semangat gotong royong yang terjalin antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan ini,” tambahnya.
Dengan terus bergulirnya pekerjaan sesuai tahapan yang telah direncanakan, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan dapat selesai tepat waktu sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana transportasi yang aman, kokoh, dan mampu mendorong peningkatan perekonomian wilayah Desa Puain Kanan dan sekitarnya,(Pendim1008tbg).
- Eratkan Silaturahmi, Babinsa Bersama Warga Nobar Piala Dunia
- Tetap Mengabdi di Hari Libur, Babinsa Kodim 1002/HST Bersama Warga Bersihkan Lingkungan
- Tim Gabungan Satlap Tri Cakti dan Satgasus Satintelmar Pusintelal Gagalkan Penyelundupan 6 Ton Bijih Timah Ilegal di Bangka, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp 5,6 Miliar






























1 Komentar