Surabaya, Patrolihukum.net – Dugaan penyunatan dana reses anggota DPRD Kota Surabaya mulai memicu gelombang protes. Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Madura Indonesia (AMI) menyatakan siap menggelar aksi demonstrasi besar-besaran dengan menyasar kantor DPRD Kota Surabaya hingga kantor Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di tingkat Jawa Timur maupun Kota Surabaya.
Langkah itu dilakukan menyusul mencuatnya dugaan pemotongan dana reses yang disebut-sebut tidak sepenuhnya sampai kepada masyarakat penerima manfaat. AMI menilai persoalan tersebut bukan sekadar pelanggaran etik, melainkan menyangkut hak rakyat dan penggunaan anggaran negara.

Ketua Umum DPP AMI, Baihaki Akbar, SE., SH., menegaskan organisasinya tidak akan tinggal diam apabila dugaan tersebut benar terjadi. Menurutnya, dana reses merupakan hak masyarakat yang seharusnya diterima secara utuh tanpa adanya pemotongan oleh pihak mana pun.
“Ini uang rakyat, bukan uang pribadi. Kalau benar dari Rp22 juta yang sampai ke masyarakat hanya sekitar Rp5,5 juta, lalu sisanya ke mana? Ini sangat keterlaluan dan melukai hati rakyat kecil,” tegas Baihaki, Kamis (28/5/2026).
AMI mengaku tengah menyiapkan aksi massa dalam jumlah besar sebagai bentuk tekanan moral kepada lembaga legislatif dan partai politik agar tidak menutup mata terhadap persoalan tersebut.
“Kami akan turun dengan massa besar. Kami akan datangi DPRD Kota Surabaya, kantor DPW PKB Jawa Timur, dan kantor DPC PKB Surabaya. Kami meminta oknum anggota dewan yang diduga terlibat segera dipecat apabila terbukti bermain-main dengan hak rakyat,” ujarnya.
Selain mendesak adanya sanksi politik, AMI juga meminta aparat penegak hukum dan inspektorat melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan dana reses seluruh anggota DPRD. Audit tersebut dinilai penting guna memastikan anggaran aspirasi masyarakat tidak disalahgunakan.
“Jangan sampai dana aspirasi rakyat dijadikan bancakan. Kalau dibiarkan, masyarakat akan semakin kehilangan kepercayaan terhadap lembaga legislatif,” sambung Baihaki.
Polemik dugaan pemotongan dana reses tersebut kini mulai menjadi perhatian publik luas karena berkaitan langsung dengan penggunaan anggaran negara dan program serap aspirasi masyarakat yang dibiayai dari uang rakyat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak anggota DPRD yang namanya disebut dalam dugaan tersebut maupun pengurus Fraksi PKB DPRD Surabaya belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan yang berkembang dan rencana aksi demonstrasi dari AMI.
Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh penjelasan lebih lanjut dan memastikan keberimbangan informasi sesuai prinsip kode etik jurnalistik. (Bbg/**)
- Razia Gabungan TNI-Polri dan BNN di Lapas Lumajang, Petugas Temukan Benda Berbahaya
- <a href="https://patrolihukum.net/awpr-tebar-kepedulian-di-hari-raya-idul-adha-1447-h-ratusan-paket-daging-kurban-disalurkan-untuk-warga-probolinggo/”>AWPR Tebar Kepedulian di Hari Raya Idul Adha 1447 H, Ratusan Paket Daging Kurban Disalurkan untuk Warga Probolinggo
- Diduga (Hj. RM) Pengusaha Ilegal Loging Tidak Miliki Izin, Tidak Beretika, Pandai Memaki, Mencerminkan Tidak Bermoral.

























4 Komentar