Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

Indonesia dan Jepang Sepakati Lanjutan Pembicaraan Pengembangan Kapal Angkatan Laut

badge-check

Jakarta – Pemerintah Indonesia dan Jepang sepakat melanjutkan pembicaraan terkait pengembangan bersama kapal angkatan laut yang sebelumnya terhenti selama beberapa tahun terakhir. Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan antara Menteri Pertahanan Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Menteri Pertahanan Jepang, Jenderal Nakatani, pada Selasa (7/1).

Indonesia dan Jepang Sepakati Lanjutan Pembicaraan Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Indonesia dan Jepang Sepakati Lanjutan Pembicaraan Pengembangan Kapal Angkatan Laut

Juru Bicara Kementerian Pertahanan RI, Brigjen Frega Wenas, menyatakan bahwa kedua menteri pertahanan sepakat untuk memperdalam kerja sama di bidang pertahanan, termasuk pengembangan bersama kapal angkatan laut, peralatan militer, dan transfer teknologi.

“Pada prinsipnya, kedua menteri pertahanan menyambut baik kerja sama dalam mempromosikan peralatan militer,” ujar Wenas. “Namun, perlu eksplorasi lebih lanjut mengenai detail pengembangan bersama, apakah akan mencakup kapal angkatan laut atau peralatan pertahanan lainnya.”

Pendekatan Pengembangan Bersama

Jepang saat ini tidak dapat mengekspor fregat atau kapal selam jadi karena pedoman transfer peralatan dan teknologi pertahanan yang berlaku. Oleh karena itu, pengembangan bersama menjadi opsi yang paling memungkinkan untuk mewujudkan transfer teknologi ini.

Menurut laporan media Jepang, Menteri Nakatani telah mengajukan proposal untuk melanjutkan pengembangan bersama kapal perusak, yang sebelumnya mengalami kebuntuan selama beberapa tahun terakhir. Kapal ini didasarkan pada desain kelas Monogami, yang sempat menarik perhatian Presiden Prabowo Subianto ketika menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

Kapal kelas Monogami tersebut dirancang dengan keunggulan efisiensi, dapat dioperasikan oleh 90 awak—setengah dari jumlah yang dibutuhkan oleh kapal perusak konvensional.

Namun, negosiasi ini terhenti di era pemerintahan Presiden Joko Widodo karena fokus pemerintah Indonesia saat itu beralih ke pendanaan besar-besaran untuk proyek relokasi ibu kota negara ke Nusantara.

Kerja Sama Global Jepang

Selain Indonesia, Jepang juga mengusulkan pengembangan bersama fregat kelas Monogami kepada Australia dan Jerman. Menurut laporan, pemerintah Canberra diharapkan akan memberikan keputusan akhir mengenai kemitraan ini pada paruh kedua tahun 2025.

Kerja sama pengembangan kapal angkatan laut ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan strategis Indonesia-Jepang di bidang pertahanan. Selain itu, proyek ini juga membuka peluang besar bagi transfer teknologi yang dapat meningkatkan kemampuan industri pertahanan dalam negeri Indonesia.

Kesepakatan ini menandai langkah maju dalam hubungan bilateral kedua negara di sektor strategis, sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk menjaga stabilitas dan keamanan kawasan Indo-Pasifik.

(Edi D/Red/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Laskar Ronggolawe Nusantara Siap Sukseskan Pesta Rakyat Imlek di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban

23 Februari 2026 - 17:28 WIB

Laskar Ronggolawe Nusantara Siap Sukseskan Pesta Rakyat Imlek di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban

Jemput Bola Layanan Kesehatan, RSUD dr. Iskak Tulungagung Hadirkan Cek Gratis di Festival Bazar Rakyat

23 Februari 2026 - 15:57 WIB

Jemput Bola Layanan Kesehatan, RSUD dr. Iskak Tulungagung Hadirkan Cek Gratis di Festival Bazar Rakyat

SP2HP Tak Cukup! Kuasa Hukum Tantang Ketegasan Aparat dalam Kasus Dugaan Percobaan Pembunuhan Jurnalis di Nguling

23 Februari 2026 - 09:57 WIB

SP2HP Tak Cukup! Kuasa Hukum Tantang Ketegasan Aparat dalam Kasus Dugaan Percobaan Pembunuhan Jurnalis di Nguling

Ancaman Aksi 26 Februari, Polsek Nguling Langsung Terbitkan SP2HP ke-2 dan Periksa Saksi

23 Februari 2026 - 09:30 WIB

Ancaman Aksi 26 Februari, Polsek Nguling Langsung Terbitkan SP2HP ke-2 dan Periksa Saksi

Ultimatum Final! LSM dan Jurnalis Jatim Siap Kepung Polsek Nguling 26 Februari Jika Tak Ada Penahanan

23 Februari 2026 - 01:48 WIB

Ultimatum Final! LSM dan Jurnalis Jatim Siap Kepung Polsek Nguling 26 Februari Jika Tak Ada Penahanan
Trending di Kabar Viral