Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Nasional

Idul Adha 1447 Hijriyah, Jumlah Pemotongan Ternak Kurban di Kabupaten Probolinggo Capai 3.899 Ekor

badge-check


Idul Adha 1447 Hijriyah, Jumlah Pemotongan Ternak Kurban di Kabupaten Probolinggo Capai 3.899 Ekor Perbesar

Probolinggo, Patrolihukum.net- Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo mencatat sebanyak 3.899 ekor ternak dipotong selama pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah hingga berakhirnya hari tasyrik, Sabtu (30/5/2026). Ribuan ternak tersebut tersebar di 184 titik pemotongan hewan kurban yang berada di berbagai wilayah Kabupaten Probolinggo.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Diperta Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto mengatakan jumlah ternak kurban tahun 2026 mengalami perubahan komposisi dibandingkan tahun sebelumnya, terutama pada jenis sapi dan domba.

Idul Adha 1447 Hijriyah, Jumlah Pemotongan Ternak Kurban di Kabupaten Probolinggo Capai 3.899 Ekor

“Berdasarkan hasil pendataan sampai hari tasyrik terakhir, jumlah ternak yang dipotong di Kabupaten Probolinggo mencapai 3.899 ekor yang tersebar di 184 titik pemotongan hewan kurban,” katanya.

Dari jumlah tersebut, ternak sapi tercatat sebanyak 689 ekor yang terdiri dari 603 ekor sapi jantan dan 86 ekor sapi betina. Sementara ternak domba mendominasi dengan jumlah 2.499 ekor yang terdiri dari 2.471 ekor domba jantan dan 28 ekor domba betina. Sedangkan jumlah kambing yang dipotong mencapai 711 ekor dengan rincian 703 ekor kambing jantan dan 8 ekor kambing betina.

Menurut Niko, jika dibandingkan dengan tahun 2025, terjadi peningkatan jumlah ternak kurban secara keseluruhan, meskipun pada jenis tertentu mengalami penurunan. “Kalau dilihat per jenis ternak, sapi mengalami penurunan dari 807 ekor pada tahun 2025 menjadi 689 ekor pada tahun 2026. Namun penurunan tersebut diimbangi oleh kenaikan jumlah domba yang cukup signifikan,” jelasnya.

Pada tahun 2025, jumlah domba yang dipotong tercatat sebanyak 1.711 ekor. Sementara pada tahun 2026 meningkat menjadi 2.499 ekor atau bertambah 788 ekor. “Domba menjadi jenis ternak yang paling banyak mengalami peningkatan. Dari 1.711 ekor tahun lalu menjadi 2.499 ekor tahun ini. Ini menunjukkan minat masyarakat untuk berkurban menggunakan domba semakin tinggi,” terangnya.

Sementara itu, jumlah kambing relatif stabil meskipun sedikit menurun. Pada tahun 2025 tercatat sebanyak 796 ekor kambing, sedangkan tahun ini sebanyak 711 ekor. Selain peningkatan jumlah ternak, Diperta juga mencatat kenaikan jumlah lokasi pemotongan hewan kurban. Tahun 2025 terdapat 130 titik pemotongan, sedangkan pada tahun 2026 meningkat menjadi 184 titik.

“Kenaikan jumlah titik pemotongan menunjukkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan ibadah kurban juga meningkat. Pendataan tahun ini lebih luas karena melibatkan panitia kurban dan takmir masjid yang membantu melaporkan data melalui sistem yang telah disiapkan,” tegasnya.

Niko menjelaskan proses pendataan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari dokter hewan, petugas teknis lapangan, inseminator, koordinator kecamatan hingga panitia kurban di masing-masing lokasi.

Melalui pendataan tersebut, Diperta tidak hanya mengetahui jumlah ternak yang dipotong, tetapi juga melakukan pemantauan kesehatan hewan dan pemeriksaan organ dalam setelah penyembelihan.

“Pendataan ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ternak kurban yang dipotong, memantau kesehatan ternak serta memastikan daging yang dibagikan kepada masyarakat aman untuk dikonsumsi,” lanjutnya.

Niko berharap sistem pendataan yang telah berjalan tahun ini dapat terus diperkuat sehingga seluruh lokasi pemotongan hewan kurban di Kabupaten Probolinggo dapat terdata secara lengkap pada pelaksanaan Idul Adha tahun-tahun mendatang.

“Harapan kami ke depan semakin banyak titik pemotongan yang terdata sehingga data ternak kurban di Kabupaten Probolinggo semakin akurat dan dapat menjadi dasar dalam penyusunan program kesehatan hewan maupun pengembangan sektor peternakan,” pungkasnya.(Bambang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Luar Biasa Gercep.Polsek Bualemo Mediasi Dua Desa Usai Tawuran Pemuda, Sepakat Akhiri Perselisihan

31 Mei 2026 - 07:36 WIB

Luar Biasa Gercep.Polsek Bualemo Mediasi Dua Desa Usai Tawuran Pemuda, Sepakat Akhiri Perselisihan

Warga Minta Pemilik Cafe Bandung Dan Pihak Terkait Tunjukan Hasil Visum Atau Rekam Medis Bahwa LC Yang Meninggal Karena Sakit Liver.

31 Mei 2026 - 07:31 WIB

Warga Minta Pemilik Cafe Bandung Dan Pihak Terkait Tunjukan Hasil Visum Atau Rekam Medis Bahwa LC Yang Meninggal Karena Sakit Liver.

Pembelajaran Kelas Rangkap Tingkatkan Prestasi dan Karakter Siswa SDN Ngadisari 2

31 Mei 2026 - 07:29 WIB

Pembelajaran Kelas Rangkap Tingkatkan Prestasi dan Karakter Siswa SDN Ngadisari 2

Pasang Pagar di Lantai Dua, Tukang Bangunan di Blora Tersengat Kabel Tegangan Tinggi dan Terpental

30 Mei 2026 - 23:02 WIB

Pasang Pagar di Lantai Dua, Tukang Bangunan di Blora Tersengat Kabel Tegangan Tinggi dan Terpental

Tramadol hingga Alprazolam Diduga Beredar Bebas di Kebon Jeruk, Warga Khawatir Generasi Muda Jadi Korban

30 Mei 2026 - 14:29 WIB

Tramadol hingga Alprazolam Diduga Beredar Bebas di Kebon Jeruk, Warga Khawatir Generasi Muda Jadi Korban
Trending di Kabar Viral