Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Berita

FPU 7 MINUSCA Siap Berangkat Ke Africa Tengah, Kadivhubinter Polri : Misi Perdamaian, Polri Terlatih

badge-check

19 September 2025

LEMBANG || Patrolihukum.net – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga perdamaian dunia melalui partisipasi aktif dalam misi PBB. Hari ini, Divisi Hubungan Internasional Polri melaksanakan upacara tradisi pembaretan sebagai penanda berakhirnya pelatihan pasukan Formed Police Unit (FPU) 7 yang akan bertugas dalam misi MINUSCA (United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission in the Central African Republic).

Kadivhubinter Polri, Irjen Pol. Amur Chandra Juli Buana menyampaikan bahwa pembaretan ini menjadi puncak dari rangkaian pelatihan intensif yang telah dijalani oleh para personel. “Ini adalah FPU 7 MINUSCA yang akan kita kirim ke misi di Afrika Tengah. Insya Allah pada tanggal 25 September akan kita berangkatkan secara resmi dan dilepas langsung oleh Bapak Kapolri,” ungkapnya usai kegiatan.

Dalam pelatihan ini, sebanyak 148 personel turut dilibatkan. Menariknya, terdapat juga 19 peserta asing dari 6 negara yang mengikuti program pelatihan sebagai bagian dari Training of Trainers (ToT), mencerminkan kerja sama internasional yang semakin erat dalam misi perdamaian global.

Irjen Amur juga menekankan pentingnya menjaga reputasi Indonesia dalam setiap penugasan internasional. “Kita doakan bersama, pasukan yang akan kita berangkatkan ini tetap menjaga nama baik bangsa. Berangkat dengan jumlah 148 personel, dan Insya Allah kembali juga dengan jumlah yang sama,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tantangan dalam misi kali ini akan lebih besar dari biasanya. Hal ini dikarenakan pasukan akan bertugas di tengah penyelenggaraan pemilihan umum dan pemilihan presiden di Afrika Tengah—sebuah kondisi yang rentan terhadap konflik dan ketegangan sosial.

“Tugas mereka akan lebih berat karena pemilihan presiden di sana memang penuh dengan konflik. Tapi saya yakin FPU kita yang kita berangkatkan, dengan bekal pelatihan yang sudah disiapkan, pasti akan sanggup dan mampu menjalankan tugasnya, termasuk dalam mengamankan proses demokrasi di negara tersebut,” tegasnya optimis.

Sebagai catatan, FPU Indonesia dikenal dunia sebagai salah satu kontingen terbaik dan paling dapat diandalkan dalam misi PBB. Profesionalisme dan integritas pasukan Indonesia telah menjadi contoh positif dalam setiap penugasan, dan FPU 7 MINUSCA diharapkan kembali mengukir prestasi yang sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polres Lumajang Amankan 10 Terduga Pelaku Penganiayaan Kepala Desa Pakel

18 April 2026 - 11:41 WIB

Personel Kodim 1505/Tidore Bersama Warga Lanjutkan Pengecoran Pondasi Jembatan Garuda

18 April 2026 - 11:34 WIB

PSHT Cabang Lamongan Silahturahmi Dan Audiensi di Polres, Tegaskan Legalitas Organisasi

18 April 2026 - 10:34 WIB

Anomali Perizinan dan Indikasi Maladministrasi: Gedung Industri Rokok di Probolinggo Diduga Beroperasi Tanpa PBG Valid

18 April 2026 - 10:04 WIB

Diduga YSRN Miliki Beking Dan Kebal Hukum, Diminta Kapolda Sulteng Turun Gunung.

18 April 2026 - 06:53 WIB

Trending di Berita