Patrolihukum.net — Sebuah foto bersejarah yang diambil pada tahun 1931 di daerah Pantai Barat Aceh telah mencuri perhatian publik, memperlihatkan momen dramatis seorang gerilyawan Aceh yang ditahan oleh pasukan Korps Marechaussee te Voet atau lebih dikenal sebagai Marsose. Dalam foto hitam-putih yang langka ini, seorang pejuang Aceh yang namanya tidak diketahui terlihat diikat dan diancam dengan senjata Klewang oleh tentara Marsose.
Marsose, yang merupakan salah satu musuh utama bagi para pejuang Aceh selama periode sebelum kemerdekaan, terlihat dalam foto ini dengan jelas mengenakan seragam khas mereka. Seragam itu mencakup lilitan sapu tangan merah di leher dan simbol jari-jari merah di kerahnya, ciri khas yang telah ada sejak kepemimpinan Kapten Hans Christoffel pada awal abad ke-20.

Foto yang menjadi bagian dari sejarah perlawanan Aceh terhadap penjajah Belanda ini memberikan pandangan yang jarang terlihat dari konflik pada masa itu. Sebuah sumber dari Koninklijke Landmacht melalui Album Sejarah Indonesia, Aceh Sultenate History, menyediakan konteks historis yang lebih mendalam terkait dengan peristiwa tersebut.
Peristiwa ini mengingatkan kita akan perjuangan panjang dan kerasnya para pejuang Aceh dalam menjaga kemerdekaan dan identitas budaya mereka di masa lampau. (**)
















