BLORA, Patrolihukum.net — Upaya pencarian tiga remaja perempuan yang dilaporkan tenggelam di Sungai Lusi, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, terus dilakukan secara intensif oleh tim SAR gabungan. Di balik proses pencarian yang penuh risiko tersebut, terselip kisah pengabdian dan kemanusiaan dari seorang polisi wanita (Polwan) Polres Blora, Brigadir Polisi (Brigpol) Titis Widya, yang tanpa ragu ikut terjun langsung ke sungai berarus deras.
Brigpol Titis Widya, anggota Satuan Lalu Lintas Polres Blora, terlihat bergabung bersama personel lainnya di Sungai Embung Jetis, Kelurahan Kauman. Meski bukan berasal dari satuan fungsi pencarian dan penyelamatan, Polwan tersebut turut membantu memasang jaring di tengah sungai sebagai bagian dari strategi penyisiran korban yang diduga terseret arus pascahujan deras.

Aksi Brigpol Titis menyita perhatian warga dan rekan-rekan sesama personel. Dengan mengenakan perlengkapan seadanya, ia masuk ke aliran sungai yang cukup deras, berusaha mengamankan posisi jaring agar dapat menahan pergerakan korban yang kemungkinan terbawa arus lebih jauh.
Langkah pemasangan jaring ini dinilai krusial untuk mempersempit area pencarian sekaligus mempercepat proses evakuasi. Kondisi medan yang licin, air keruh, serta arus yang tidak stabil menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.
Kapolres Blora, AKBP Wawan, memberikan apresiasi atas dedikasi dan keberanian seluruh personel yang terlibat, khususnya Brigpol Titis Widya. Menurutnya, keterlibatan Polwan tersebut mencerminkan semangat kemanusiaan dan solidaritas lintas fungsi di tubuh Kepolisian.
“Kami sangat mengapresiasi totalitas yang ditunjukkan seluruh personel, termasuk Brigpol Titis. Meski tugas utamanya di Satlantas, ia tidak ragu turun langsung ke sungai dengan risiko arus deras. Ini bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral untuk membantu sesama,” ujar AKBP Wawan.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih memfokuskan pencarian terhadap tiga korban yang belum ditemukan, masing-masing berinisial C.P.M. (16), A.F. (13), dan S.R. (12). Ketiganya merupakan remaja perempuan yang diduga tenggelam saat berada di sekitar aliran Sungai Lusi.
Pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polres Blora, TNI, BPBD, Basarnas, relawan, hingga masyarakat sekitar. Metode pencarian dilakukan dengan penyisiran darat, penyelaman, serta pemasangan jaring di sejumlah titik rawan.
Polres Blora memastikan proses pencarian akan terus dilanjutkan secara maksimal hingga seluruh korban ditemukan. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati area pencarian agar tidak menghambat kerja tim di lapangan.
“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat. Tim akan terus bekerja dengan mengutamakan keselamatan dan kemanusiaan. Setiap perkembangan akan kami sampaikan secara terbuka,” tambah Kapolres.
Aksi Brigpol Titis Widya menjadi gambaran nyata bahwa tugas kepolisian tidak semata menjaga ketertiban, tetapi juga hadir dalam situasi kemanusiaan, bahkan dengan mempertaruhkan keselamatan diri demi membantu warga yang tertimpa musibah.
(Edi D/)*















