Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

TNI, AD-AL-AU

Jalan Pejuang Martinus, Hasil TMMD ke-121, Resmi Dibuka di Desa Kasiau Raya

badge-check

Tabalong – Pembukaan badan jalan penghubung antara Desa Kasiau Raya dan Kasiau akhirnya selesai dan resmi diresmikan dalam acara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-121 Kodim 1008/Tabalong. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Irdam VI/Mulawarman pada Kamis (22/08/2024).

Jalan yang memiliki panjang 2.400 meter dan lebar 6 meter ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk kesulitan masyarakat dalam beraktivitas, terutama dalam mengangkut hasil kebun mereka. Setelah resmi dibuka, jalan hasil kerja sama antara satgas TMMD, stakeholder, dan warga Desa Kasiau Raya ini diberi nama “Jalan Pejuang Martinus.”

Jalan Pejuang Martinus, Hasil TMMD ke-121, Resmi Dibuka di Desa Kasiau Raya

Dandim 1008/Tabalong, Letkol Inf Budi Galih, SAP., MIP, menjelaskan bahwa penamaan jalan tersebut adalah hasil koordinasi dengan Pemda dan pihak terkait lainnya. Nama Martinus dipilih untuk menghormati Hasyim Bin Asnawi, seorang pejuang dari Tabalong yang lahir pada 1 Desember di Desa Nawin, Kabupaten Tabalong.

Martinus, atau Hasyim Bin Asnawi, bergabung dengan pasukan kota Tanjung sejak usia 10 tahun karena dorongan patriotismenya. Pada masa pemerintahan Jepang, ia bergabung dengan Dai Nippon Kaigun Heiho untuk belajar kemiliteran. Pada Januari 1949, bersama pasukan pejuang dari Kelua dan Banua Lawas, Martinus memimpin serangan besar-besaran ke Kota Tanjung dan pasar Tanjung yang dikuasai tentara Belanda. Serangan ini berhasil membebaskan daerah tersebut dari cengkraman Belanda, memaksa pemimpin Belanda dan anak buahnya melarikan diri ke Amuntai.

Penamaan Jalan Pejuang Martinus bukan hanya sebagai pengakuan, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa Martinus yang telah berjuang demi kesejahteraan masyarakat. Diharapkan, keberadaan jalan ini akan menginspirasi semangat patriotisme dan dedikasi untuk terus berkontribusi pada kemajuan desa dan negara.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pererat Silaturahmi, Kodim 1002/HST Bagikan Zakat Fitrah ke Warga dan Panti

19 Maret 2026 - 14:48 WIB

Pererat Silaturahmi, Kodim 1002/HST Bagikan Zakat Fitrah ke Warga dan Panti

Program Lapas Bersih, Koramil Kraksaan Bersama Sejumlah Pihak Razia Lapas Kraksaan

19 Maret 2026 - 12:21 WIB

Program Lapas Bersih, Koramil Kraksaan Bersama Sejumlah Pihak Razia Lapas Kraksaan

Indahnya Berbagi di Bulan Ramadhan, Koramil Labuan Amas Utara Bagi Takjil

18 Maret 2026 - 21:23 WIB

Indahnya Berbagi di Bulan Ramadhan, Koramil Labuan Amas Utara Bagi Takjil

Apel Cuti Lebaran, Personel Kodim 1505/Tidore Diingatkan Utamakan Keamanan Saat Mudik

18 Maret 2026 - 13:24 WIB

Apel Cuti Lebaran, Personel Kodim 1505/Tidore Diingatkan Utamakan Keamanan Saat Mudik

Irjen TNI Pimpin Upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat 54 Perwira Tinggi TNI

18 Maret 2026 - 11:14 WIB

Irjen TNI Pimpin Upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat 54 Perwira Tinggi TNI
Trending di TNI, AD-AL-AU