Menu

Mode Gelap
TNI AD Berjuang Bersama Rakyat, Kodim 0820 Peringati Hari Juang Ke-79 Polsek Widang Tingkatkan Patroli di Perbatasan Jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Advokat Muda Salamul Huda Nahkodai GP Ansor Kota Probolinggo Masa Khidmat 2024-2029 88 Karateka Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kodim 1009/Tanah Laut Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Ke-79, Dandim Tanah Laut Ajak Rakyat Bersama TNI Jaga NKRI HUT Ke-10 Sanggar Seni Reog Singo Lawu: Dukungan PKB Marelan

Hukum dan Kriminal

5 Nama Disebut di BAP Polisi Karena Dugaan Kekerasan di Lapas Kediri

badge-check

5 Nama Disebut di BAP Polisi Karena Dugaan Kekerasan di Lapas Kediri

KEDIRI – Dugaan penganiayaan oleh petugas Lapas Kelas IIA Kediri memasuki Tahap baru. Ada lima nama yang muncul dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Polres Kota Kediri.

5 Nama Disebut di BAP Polisi Karena Dugaan Kekerasan di Lapas Kediri

Statusnya belum ditetapkan, tapi cukup untuk membuka ruang pembuktian. Eka Faisol Umami (31), mantan narapidana yang melaporkan kasus ini, kembali menjalani pemeriksaan tambahan pada Hari Minggu (22/3/2026). Ia dimintai keterangan untuk memberikan kejelasan kronologi, termasuk dugaan alat yang digunakan dan peran masing-masing pihak.

“Itu, masalah korek itu buat apa, dan baterai HP buat apa, dan siapa pelakunya siapa saja, terus apa itu tindakan pelaku, misalnya memukul itu siapa saja gitu,” ujar Faisol.

Dalam BAP, satu nama disebut menonjol, yakni W, pejabat yang menjabat sebagai Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP).

Faisol menuding W memiliki peran langsung dalam dugaan kekerasan tersebut.

“Inisial W sebagai KPLP telah memukul wajah dan menendang saya sampai terpental ke pintu” katanya.

Selain itu, empat nama lain berinisial D, F, A, dan R juga disebut. Mereka diduga terlibat dengan pola tindakan serupa.

“Inisial D itu memukul saya, inisial F juga memukul, inisial A juga memukul, dan inisial R itu yang membanting saya,” ujar Faisol.

Kasus ini merupakan limpahan dari Polda Jawa Timur dengan nomor LP/B/379/III/2026/SPKT/Polda Jatim. Saat ini, penanganannya berada di Polres Kediri Kota yang masih mendalami keterangan dan menguji konsistensi fakta.

“Hari ini saya memenuhi panggilan untuk melakukan BAP atau tanya jawab, seputar perkara kelanjutan kasus saya dan kronologi kejadian,” ucap Faisol.

Sekitar sepuluh pertanyaan diajukan dalam pemeriksaan tersebut. Faisol mengaku tidak ada tekanan selama proses berlangsung.

“Ada sekitar 10 pertanyaan (dari penyidik). Alhamdulillah lancar-lancar saja semua, tidak ada tekanan,” katanya.

Di sisi lain, kepolisian belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi kepada Kasatreskrim Polres Kediri Kota, AKP Joshua Peter Krisnawan, belum mendapat respons hingga berita ini diturunkan.

Lima nama dalam BAP tersebut belum berstatus tersangka. Namun, penyebutan itu menandai tahap awal dalam proses pembuktian hukum.

Penyidik masih menjadwalkan pemeriksaan saksi tambahan untuk melengkapi berkas perkara. Sementara itu, Faisol menunggu perkembangan lebih lanjut melalui Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).

“Tindak lanjutnya sekarang menunggu surat SP2HP yang kebetulan masih proses, jadi masih menunggu kabar selanjutnya,” tutupnya.

Perkara ini kini berada di tangan penyidik. Arah berikutnya akan ditentukan oleh hasil pendalaman Penyidik apakah berlanjut ke penetapan hukum atau berhenti pada tahap dugaan Saja. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tim Resmob Polresta Surakarta Ringkus Dua Residivis Pelaku Pencurian dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

21 Juni 2026 - 15:47 WIB

Tim Resmob Polresta Surakarta Ringkus Dua Residivis Pelaku Pencurian dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

SPDP: Selembar Surat yang Menentukan Sah atau Tidaknya Penyidikan

20 Juni 2026 - 09:26 WIB

SPDP: Selembar Surat yang Menentukan Sah atau Tidaknya Penyidikan

Diminta Lunasi Rp130 Juta Setelah Bayar 4 Bulan, GRIB Jaya Kediri Dampingi Debitur Adukan WOM Finance ke Polisi

18 Juni 2026 - 23:13 WIB

Diminta Lunasi Rp130 Juta Setelah Bayar 4 Bulan, GRIB Jaya Kediri Dampingi Debitur Adukan WOM Finance ke Polisi

Diduga Para Pengolah Kayu Bantalan Kumea Di Mamosalato Dan Bungku Utara, Miliki Beking Hingga Kebal Hukum.

16 Juni 2026 - 16:42 WIB

Diduga Para Pengolah Kayu Bantalan Kumea Di Mamosalato Dan Bungku Utara, Miliki Beking Hingga Kebal Hukum.

Halo Apa Kabar APH, Dugaan Hutan Mamosalato Dan Bungku Utara Dijarah, Terkesan Adanya Pembiaran.

16 Juni 2026 - 09:32 WIB

Halo Apa Kabar APH, Dugaan Hutan Mamosalato Dan Bungku Utara Dijarah, Terkesan Adanya Pembiaran.
Trending di Berita